OtomotifZone.com – Batam. Doohan Akbarruzaman pada hari Sabtu sempat buat geger karena dirinya mampu menjadi yang tercepat di kualifikasi MP1 dan MP2. Namun pada Race pertama yaitu MP2, dirinya harus mengubur impiannya menjadi juara karena trouble engine. Namun setelah itu pembalap Aldi Gurlanda, ST, MM asal Oku Timur selaku owner Yamaha Bintang Centula ini mampu menjadi juara di kelas MP1 Kejurnas MotoPrix region 1 putaran 4 (22/7) di Sirkuit NP Temenggung Abdul Jamal, Batam.
Di kelas MP2 memang Doohan alami kendala. Padahal kala itu dirinya sedang berada di posisi pertama. Namun apa boleh buat, karena trouble pada mesin membuat pembalap dengan nomor start 9 ini harus mengubur impiannya untuk menjadi juara di kelas MP2.
Belajar dari kesalahan di kelas MP2, dirinya tampil tenang di kelas MP1 dan menjadi juara. Meski pada kelas MP1 persaingan sangat sengit. Datangnya para pembalap pembalap dari luar Sumatera yang sedikit membuat peserta asli region 1 sedikit harus bekerja keras.

“ Aku belajar dari kelas MP2 mas. Pada kelas MP1 aku rubah setingan motor mas. Motor MP1 itu aku beratin gearnya satu mata. Jadi keluar tikungan aku harus kerja ekstra mas. Ini atas keputusan antara mekanik setelah beberapa faktor gagal finish di kelas MP2,” ujar Doohan Akbar langsung kepada OtomotifZone.com
Terlebih persaingan ketat membuat Doohan harus kerja ekstra untuk meraih juara pertama di kelas MP1. Namun dirinya memiliki taktik tersendiri untuk meraih hasil itu. Meski ada beberapa kendala dialaminya di lintasan ketika sedang bertarung.
“ Balapan tadi berjalan ketat ya mas. Sejak awal lap aku baca baca gaya permainan lawan mas. Aku cari tau kekurangan dan kelebihannya mas. Aku harus kerja keras di kelas MP1 terutama ketika meladeni Renggi. Aku tau motor Renggi kuat sementara motor aku kurang kuat karena menurunkan satu mata gear mas. Tapi Alhamdulillah hasilnya mas kita syukuri saja bisa juara pertama,” tutup Doohan
Mantap hal ini membuat persaingan jadi makin panas,.
Penulis : Dewantara | Foto : Dewantara

