Otomotifzone.com – Bengkulu. Pada gelaran Kejurnas Motoprix 2018 Region 1 seri 1 cuaca bersahabat (3/3) di Sirkuit Permanen Padang Panjang , Manna, Bengkulu. Terlihat awan terang memayungi sirkuit permanen tersebut. Ini membuat pembalap harus persiapkan segala hal termasuk jenis ban pada kuda pacunya. Salah pilih bisa fatal akibatnya untuk pembalap itu sendiri. Cuaca Cerah, Tedy Permana percaya ban Slick IRC Fasti 1.
Pembalap asal tim INDELA Racing Team ini percaya akan kehebatan dari ban IRC tersebut. Untuk cuaca cerah dan teriknya matahari, dirinya pilih jenis ban IRC Fasti 1 atau sering disebut ban Slick milik IRC tersebut. Pembalap asal Karawang Jawa Barat pasang jenis ban Slick ini di kedua kuda pacunya.

“ Kita akan coba pakai slick. Bos juga mau lihat karena ini cuaca terik. Jadi kita gunakan ban Slick sebab kemarin Tedy pakai fasti 2 yang bisa terbilang tersisa 50 % kemampuannya dia bisa. Akhirnya diputuskan untuk gunakan Fasti 1,” ujar Imran Zafella, selaku manajer dari tim INDELA Racing Team.
INDELA Racing Team juga ingin membuktikan kemampuan ban Fasti 1 di Sirkuit Permanen. Karena di salah satu event sebelumnya gelaran event yang di helat di Sirkuit Permanen para pembalap belum percaya diri dengan ban Slick. Menurut sang manajer mengenai ketepatan tekanan angin yang menjadi permasalahan pembalap dan belum mengetahui datanya.
“ Kita gunakan ban Slick baru dari IRC ini. Untuk tekanan angin kita naikan dari Fasti 2. Fasti 2 kita gunakan 18 untuk bagian depan dan 19 di bagian belakang. Sedangkan di ban Slick kita naikan satus tep yaitu 19 di bagian depan dan belakang ita pakai 20,” tutup sang manajer.




