OtomotifZone.com-Solo. Pertandingan adek-adek kelas Bebek 125cc Standar Pemula (MP6) sedikit konyol menggemaskan. Seru dan susah di tebak.. Motoprix Manahan Solo 23 Oktober 2016 bercerita..
M Adenanta bersama Honda Simple Concept Ole B-Pazz KYT yang langsung tancap gas dari grid 1 di prediksi susah terkejar karena sudah mematok gap dengan M Rifky. Memimpin selama seperempat race di R2 terlalu bersemangat bocah Magetan ini tersungkur dan tercatat di urutan belakang.

Kontan pembalap di belakang nemu dompet. Tabeng motor bernomor 22 team Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera Racing tak lain M Rifky ambil alih posisi. Tepat sekali karena Rifky sedang berupaya kejar point Mario SA. Tema Rifky vs Mario lah aslinya judul di kelas ini, sama-sama mengejar juara umum MP6. Lha Mario kemana??

Apes di alami anak ini. Lap awal di R3 terseret dan tertahan sejenak Rio Andrian yang terjatuh di sampingnya setelah overtake andalan pemula B team Sidrap MPM Honda KYT Nissin IRC Trijaya tersebut. Susah payah mengejar rombongan depan lagi-lagi Mario terlibat duel dengan Herjun AF dan out tersangkut karung pembatas. Tinggal beberapa lap tak cukup waktu untuk masuk posisi 3 besar. Malah Rio Andrian dan Adenanta yang jatuh di awal lap berjuang dari bawah berhasil masuk ke posisi 2-3. Susah di tebak dan prediksi tak terduga.
Tinggal konsentrasi di final. Rifky 90 dan Mario S.A 78..
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

