OtomotifZone.com-Padang. Setelah dihantam badai issue tidak mengenakan bagi penyelenggara dan Pengprov IMI Sumbar terkait gosip tidak layak dan dan berhembusnya informasi miring membahayakannya sirkuit Kandih Sawahlunto untuk gelaran Kejurnas MotoPrix region A putaran 3 2019, IMI Sumbar langsung membantah dan terbukti memberi jawaban dengan suksesnya gelaran, dan para pembalap yang bercelotehpun mengenyam podium.
Kepastian jaminan amannya gelaran event yang dihelat Sabtu-Minggu, 17-18 Agustus 2019 kemaren juga dipertegas dengan hadirnya COC atau pemimpin Perlombaan langsung turun gunung sebagai penanggung jawab jalan tidaknya event kejurnas region Sumatera, COC adalah komandan langsung layak tidaknya ajang adu kebut aspal ini bisa terselenggara atau tidak, semua ada dipundak sang COC.

Andri Patih, sosok tegas asal Bengkulu yang lahir 39 tahun silam ini memimpin langsung track inspection bersama para juri yang bertugas, track walk pun dilakukan bapak 3 anak yang pernah menjadi pengurus IMI Bengkulu langsung memberi jawaban dan kesimpulan saat briefing peserta setelah sehari sebelumnya melihat sendiri petugas PMK Kodya Sawahlunto melakukan penyiraman aspal baru agar minyak yang keluar dalam aspal bersih, dan free practicepun boleh dilakukan.

“Kekhawatiran para pembalap belum melihat langsung lintasan dan belum melaksanakan latihan resmi karena hanya dapat sepotong video kiriman sirkuit dari sumber yang tidak tahu tujuannya sangat tidak beralasan, karena pengambilan video tersebut kemungkinan saat sedang dilakukan pengerjaan pengaspalan, sangat tidak fair para pembalap menyimpulkan sirkuit tidak aman, terlalu dini mengambil semuah asumsi tak berdasar”, papar Andri Patih.

Tentunya komunikasi intensif juga dilakukan dengan Willy Otra dan Aryantie,2 Juri PP yang bertugas, dan hadirnya Mawan Darmawan sebagai bentuk dukungan persaudaraan kepada rekan yang bertugas membuat semua keputusan yang diambil pemimpin perlombaan terbukti, sepanjang race,MP seri 3 Sumbar 2019 aman dan sukses.
“Hasil pengecekan kami, mulai dari pengecekan track, safety factor track dan segala sesuatu yang berhubungan dengan keselamatan sudah sesuai, siapa yang akan menghalangi race tidak dilepas, terbukti, dan secara meyakinkan, sirkuit Kandih Sawahlunto aman, boleh kritis tapi harus disampaikan dengan cara yang proposional, kita harus kompak dan jalin komunikasi dengan baik, saya sebagai pemimpin perlombaan juga punya beban berat jika gelaran ada kejadian, masa akan melepas race yang penuh resiko, gak lah, safety adalah prioritas”, imbuhnya.
Don’t judge the book by cover, mungkin kalimat tersebut pas pada moment MP Sumbar Minggu kemaren.
Penulis : Edi Batrawan | photo : dok OZ

