BerandaAgendaMotorPrix Region 1: Jadwal Kepri Belum Pasti, Bangkinang Sudah Menanti

MotorPrix Region 1: Jadwal Kepri Belum Pasti, Bangkinang Sudah Menanti

OtomotifZone.com – Padang. Sedianya jadwal putaran ke-4 Kejuaraan Nasional Balap Motor atau lebih populer disebut Kejurnas MotorPrix digelar Pemprov IMI Kepulauan Riau (Kepri) pada Sabtu-Minggu, 30 April-1 Mei 2016. Tentunya jadwal sesuai agenda event yang diajukan masing-masing Pengprov IMI dan telah disepakati untuk musim kompetisi tahun ini.

Namun ternyata menemui kendala pelaksanaan. Ada beberapa hal yang menjadi hambatan. Pertama, lokasi main yang biasa dijadikan sirkuit non permanen buat road race di Temenggung sempat dibekukan izin pemakaiannya. Ini gara-gara accident yang terjadi saat event Drag Bike dua tahun lalu. Ketika itu, peserta ngetes motor besutan di luar trek dan kecelakaan hingga merenggut nyawanya.

“Masalah itu sebetulnya sudah clear dengan panitia. Tapi pihak berwenang belum kasih izin lagi dijadikan lokasi balap motor disana, gak ada tempat lain,” jelas Usep RS, Ketua Harian Pengprov IMI Kepri ketika dikontak.

Belakangan diperoleh informasi, lokasi tersebut sudah bisa digunakan kembali. Buktinya, klub Toge sebagai Panitia Penyelenggara MotorPrix di Kepri telah setor uang muka sebagai tanda jadi untuk sewa tempat.

Masalah kedua pun muncul jelang pelaksanaan event. Kalau ini penyebabnya kapal penyeberangan roro (roll on roll off). “Masalah roro untuk angkutan kendaraan sedang naik dok dan hanya ada satu, itupun nyampe Batam hari Jum’at malam,” ungkap Usep yang mengaku telah minta pertimbangan dari PP IMI.

Masalah ketiga adalah mahalnya biaya yang dikenakan pihak ADSP (Angkutan Danau Sungai dan Penyeberangan) untuk menyeberangkan ‘kuda besi’ pembalap MotorPrix. “Waduuh, mahalnya bawa motor balap sampai ke Kepri, berapa juta harus kami keluarkan supaya sampai disana,” keluh Suhandi Anggriawan, pemilik tim Suhandi Padang 88 WHK Sari Murni dari Sumbar.

Akhirnya, seri keempat dengan berbagai pertimbangan diundur pelaksanaannya. Pasalnya jadwal kejurnas tidak mudah untuk dibatalkan begitu saja. Bagi klub yang mengajukan agenda event, bisa kena sanksi selama 3 tahun tidak boleh gelar event kejurnas dan klub bisa dibekukan. Inilah beratnya beban kejurnas.

Jadwal Kejurnas MotorPrix Kepri diundur usai Lebaran nanti menjadi putaran ke-7 atau seri pamungkas belum pasti. Perlu konfirmasi dari klub penyelenggara. Selama dua hari terakhir ponsel Riky Simanjuntak dari klub Toge yang berniat jadi promotor tidak aktif. Hanya dapat informasi, lokasi Temenggung sudah booking, meski tanggal event belum ditentukan. Walaaah..!

Sedangkan putaran berikutnya telah menanti di Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau pada Sabtu-Minggu, 7-8 Mei 2016. “Lokasi yang dijadikan trek, dimana lagi kalau bukan di sirkuit permanen Sport Centre Bangkinang, eks arena PON XVIII tahun 2012 silam,” ucap pasti Ramli Anova yang menjadi event organizer.

Seminggu kemudian, seri keenam giliran Sumatera Utara tanggal 14-15 Mei 2016. Problemnya, sampai kini lokasi sirkuit belum bisa dipastikan dimana? Stabat yang biasanya jadi lokasi balap tak layak buat event kejurnas karena lokasinya berada dekat gedung yang sering mengadakan pesta adat. Praktis Sabtu dan Minggu ramai.

Nah, alternatif lain ada di Kisaran, tempat yang sama seperti tahun 2015 lalu. “Gak mungkin kita main di Kisaran untuk kejurnas, trek cuma letter L. Kami lagi ajukan di Komplek Pertamina, Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, tapi belum dijawab sampai sekarang, padahal waktu tinggal dua minggu lagi. Kalau gak dapat izin juga dalam beberapa hari ini, kami nyerah deh,” keluh kesah Constantin Pasaribu, Ketua Penyelenggara dari Crane Club Indonesia ketika dikonfirmasi.

Nah lho! Kalau batal bisa kena sanksi dong? Dan jumlah seri menjadi berkurang. “Kami sudah berusaha mencari lokasi terbaik. Kalau memang kena sanksi juga, macam mana lagi,” pasrah abang Tantin.

Padahal seri ketujuh telah menanti di Aceh, 21-22 Mei 2016. Lokasi sirkuit bukan lagi di komplek stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. “Kali ini Aceh Timur yang mau adakan, lokasinya di komplek Perkantoran Bupati Idi,” ujar Raymond Pasha, Korwil IMI Aceh Timur.

Musim kompetisi balap motor tahun 2016 dibuat 7 seri. Dari 10 provinsi yang ada di region 1 pulau Sumatera, yang tidak mengambil jatah penyelenggara antara lain; Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung.

Jika Kepri ingin gelar event usai lebaran nanti, waktunya terlalu dekat dengan pelaksanaan Pra PON XIX Subang, 26 Juli. Praktis pembalap tak punya waktu luang untuk persiapan. Kita tunggu saja apa yang terjadi?

Penulis : Noverry Darwin | Foto : Een AsLeandra

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot