OtomotifZone.com – Jakarta, Pebalap Daniel Munoz hampir saja mencuri kemenangan pada balapan Moto2 Brasil yang berlangsung Minggu (22/3). Rider Italtrans Racing Team tersebut tampil impresif, terutama di lap-lap akhir saat mencoba mengguncang dominasi Daniel Holgado.
Sepanjang balapan, Holgado memang memimpin sejak lap awal. Namun memasuki dua hingga tiga lap terakhir, Munoz mulai menunjukkan agresivitasnya. Ia berhasil menyalip dan sempat mengambil alih posisi pertama, menciptakan tensi tinggi jelang finis.
Sayangnya, upaya tersebut tak bertahan lama. Holgado mampu merespons cepat dan kembali merebut posisi terdepan di lap berikutnya. Meski gagal mempertahankan pimpinan, Munoz tetap bersyukur bisa mengamankan posisi kedua.
“Start saya tadi luar biasa—mungkin salah satu yang terbaik sepanjang karier saya. Saya sempat mencoba mengambil alih pimpinan saat dua lap tersisa, tapi pada akhirnya saya tetap sangat puas dengan performa ini,” ujar Munoz usai balapan.
Perjuangan Munoz di lap-lap akhir pun layak mendapat apresiasi. Dengan determinasi tinggi, ia terus menekan Holgado dan berusaha mencari celah untuk menjadi yang terbaik.

“Mungkin itu adalah salah satu start terbaik dalam hidup saya. Saya sudah bekerja sangat keras untuk momen ini, apalagi musim lalu adalah salah satu periode tersulit dalam karier balap saya. Tapi hasilnya luar biasa—tim melakukan pekerjaan yang sangat baik. Mereka selalu mengingatkan saya untuk tetap fokus dan menikmati balapan,” lanjutnya.
Munoz juga mengakui bahwa kondisi lintasan menjadi tantangan tersendiri, terutama di momen krusial lap terakhir.
“Balapan hari ini sangat sulit, terutama karena kondisi lintasan jauh lebih menantang dibanding hari-hari sebelumnya. Di lap terakhir saya mencoba menyalip Dani, tapi ban depan saya sudah habis. Jadi saya memilih untuk bertahan di posisi kedua—ini tetap hasil yang bagus untuk saya,” jelasnya.
Menutup pernyataannya, Munoz menyampaikan rasa terima kasih kepada tim dan orang-orang terdekatnya.
“Terima kasih untuk semua—keluarga saya, Antonio, Mario, Jorge, Roger. Terima kasih atas segalanya,” tutup Munoz.
Hasil ini tetap menjadi pencapaian penting bagi Munoz, yang menunjukkan performa kompetitif dan mental kuat dalam menghadapi tekanan di level tertinggi Moto2.

