BerandaRacing Roda 2ONEPRIX 2019 Putarn 2 : Motor Overheat, Wahyu Nugroho Juara Novice Race...

ONEPRIX 2019 Putarn 2 : Motor Overheat, Wahyu Nugroho Juara Novice Race 1

OtomotifZone.com – Tasikmalaya. Penampilan maksimal Wahyu Nugroho dikelas Novice ONEPRIX 2019 putaran 2 yang berlangsung (4/8) di Sirkuit Bukit Puesar Tasikmalaya, Jawa Barat. Pembalap cilik yang juga wakilkan Indonesia dikancah Asia ini mampu pertahankan mesin sampai finish. Meski motor sempat alami overheat.

Mengawali balapan di posisi 5, Wahyu mampu keluar tikungan pertama di posisi ke empat. Lap demi lap dirinya terus perbaiki dan mampu pimpin jalannya balapan. Meski sudah berada di posisi pertama, Wahyu tetap perbaiki waktu disetiap lapnya dan membuat jarak dengan rombongan di belakang.

“ Lepas start itu saya mencoba maju kedepan mas. Tapi banyak pembalap yang menusuk dan akhirnya saya keluar R1 itu posisi empat. Saya terus focus dan perbaiki waktu saya dan berhasil saya berada di posisi depan,” ujar Wahyu Nugraha langsung kepada OtomotifZone.com.

Lanjutnya,” Tapi mas saya gas terus motor tapi sempat over hit mesinnya. Saya rasakan di lap lap akhir rasa motor berbeda tidak seperti lap lap awal. Tapi saya langsung save mesin karena mesin saya overheat. Lima lap akhir itu mas kejadiannya,”

Memang motor yang ditunggangi Wahyu ini sudah membuat dirinya nyaman. Oleh sebab itu dirinya mampu menjadi juaranya. Terlebih pendukung Dedy Fermadi di tim membuat dirinya lebih baik dengan evaluasi besar yang diberikan.

“ Motor saya ini kemarin kekuatan mas. Jadi saya tidak nyaman bawanya. Lalu saya lakukan perubahan pada mesin yang membuat motor lebih lembut. Terlebih dukungan Mas Dedy mas bisa buat saya kedepan. Sebab saya harus merubah gaya balap saya dengan main di event ini,” tutup adik Wawan Tembong.

Memang kita tau, Wahyu ini merupakan pembalap yang juga turun di Asia Road Racing Championship 2019 dengan turun di kelas Underbone 150 cc. Yang mana pastinya gaya balap berbeda dengan main motor Bebek di Indonesia. Sirkuit lebih kecil dari Asia membuat dirinya harus sedikit merubah pola piker balapnya.

Ini lah peran Dedy Fermadi yang juga buka sekolah balap. Yang mana di tim Bahtera juga membantu rider rider mengevaluasi terutama gaya balap dan pola balap disetiap racenya.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot