Beranda blog Halaman 13

Black Dragbike Seri 1 : Gebrakan Sleep Engine 200cc 4 Klep! Jupiter 200cc WSJ Group x TJS Kediri Jadi Rajanya!

OtomotifZone.com – ​Semarang – Inovasi tanpa batas kembali lahir di lintasan lurus. Seri perdana Black Dragbike 2026 yang berlangsung di Sirkuit NP Skadron 31 AYC Penerbad, Semarang, menjadi saksi bisu kehebatan motor “anyar” garapan TJS Racing Kediri.

​Turun di kelas Bebek 4T TU 200cc Sleep Engine, Jupiter milik WSJ Group Salatiga ini langsung bikin geger. Bukan sekadar motor baru, namun jantung pacunya mengadopsi teknologi 4 klep, berbeda dari pakem Sleep Engine pada umumnya yang masih menggunakan 2 klep.

​Menariknya, motor ini benar-benar “fresh from the oven”. Farid, sang juru racik dari TJS Racing Kediri, mengungkapkan bahwa motor ini baru selesai dirakit satu minggu sebelum event dimulai. Hebatnya lagi, motor ini sama sekali tidak mencicipi aspal untuk sesi setting sebelum turun balap.

​”Motor ini tidak nyetting sama sekali di lintasan. Kita bikin benar-benar berdasarkan data dan hasil Dynotest saja,” ungkap Farid.


​Hasil uji mesin menunjukkan performa yang sangat istimewa. Farid menjelaskan adanya perbedaan grafik power yang signifikan antara mesin 4 klep ini dengan versi 2 klep.

​”Grafiknya naik terus, powernya makin nambah dari 11.000 rpm sampai 14.000 rpm. Ini istimewa sekali, beda jauh dengan hasil dyno Sleep Engine 200cc yang 2 klep,” tambahnya.

​Kepercayaan diri sang mekanik terbukti di lintasan. Arif Ucil, sang eksekutor lapangan, berhasil menjinakkan tenaga liar Jupiter 4 klep ini dengan catatan waktu 07.135 detik. Hasil ini menempatkannya di posisi pertama, mengungguli rival-rival berat.

​Meski sudah meraih podium tertinggi, tim merasa potensi motor ini belum keluar sepenuhnya. Berdasarkan data teknis yang dimiliki, Farid meyakini bahwa Jupiter 4 klep ini masih bisa berlari lebih kencang lagi.

​”Hasil ini sudah cukup baik, Arif Ucil mengeksekusi dengan benar. Namun kalau melihat data yang ada, motor ini harusnya bisa lebih. Angka 7.0 detik sangat mungkin didapat kedepannya,” pungkas Farid dengan optimis.

​Akankah proyek “Sleep Engine 4 Klep” ini akan menjadi standar baru di kancah drag bike tanah air? Kita tunggu aksinya di seri-seri berikutnya!

Black Dragbike Seri 1 : MX-King 200cc Pro Street GR164 Masih Terlihat Di Bangku Podium!

​OtomotifZone.com – Semarang – Persaingan di kelas Bebek Prostreet 200cc Mix Rider pada gelaran Black Dragbike 2026 di Sirkuit NP Skadron 31 AYC Penerbad, Semarang, benar-benar menguras emosi. Motor MX-King 200cc milik GR164 sukses naik ke podium tertinggi setelah terlibat saling kejar waktu terbaik dengan selisih waktu yang sangat tipis di lintasan 201 meter.

​Kemenangan ini diraih oleh Raka Komang yang bernaung di bawah bendera Sahabat Pertamina GR164 JF Dos Muffler. Raka berhasil mengeksekusi lampu start dengan sempurna dan membukukan waktu 07.321 detik, unggul tipis dari Yudies Kurcaci di posisi kedua dengan 07.369 detik.

​Dibalik euforia podium pertama, tersimpan perjuangan keras dari kru tim. Satria Nino, yang mengawal jalannya riset motor ini, mengaku sempat dibuat pusing saat fase prepare sebelum berangkat ke Semarang.
​”Sempat kewalahan pas persiapan kemarin. Beberapa kali sesi setting tidak ketemu catatan waktu yang sesuai harapan. Rasanya benar-benar berat sebelum masuk ke event Black Dragbike ini,” ungkap Satria Nino.

​Namun, berkat tangan dingin mekanik asal Boyolali, Fiqho Putra, serta modal nekat dan keyakinan tinggi, MX-King tersebut akhirnya mampu menunjukkan taringnya di saat yang paling krusial.

Di sisi lain, motor yang sama juga dipacu oleh pembalap belia sekaligus sang juru setting, Andi Ndull. Meski belum berhasil menembus lima besar, Andi yang membawa nama tim Cokro Oleh-Oleh GR164 JF Dos Muffler tampil di urutan keenam.

​Andi mencatatkan waktu 07.421 detik. Catatan ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di kelas Pro Street, di mana selisih antara posisi pertama dan keenam hanya terpaut sekitar 0.1 detik saja.

Keberhasilan GR164 di Semarang kali ini menjadi bukti bahwa riset keras Fiqho Putra dan tim akhirnya membuahkan hasil manis di podium tertinggi.

​Black Dragbike Seri 1 : Power Sedikit Kurang, F1ZR Garapan Fendrix Tejo Melejit Tanpa Ampun!

​OtomotifZone.com – Semarang, Gelaran bergengsi Black Dragbike 2026 resmi dimulai. Seri perdana yang berlangsung di Sirkuit NP Skadron 31 AYC Penerbad, Semarang, langsung menyuguhkan persaingan sengit, terutama di kelas F1ZR 125cc Rangka STD Sunmori Mix Rider.

​Motor Yamaha F1ZR hasil racikan mekanik bertangan dingin, Fendrix Tejo asal Ngawi, sukses mencuri perhatian. Lewat aksi pembalap asal Jawa Timur, Raka Komang, motor yang bernaung di bawah bendera tim ABK Hore-Hore WKP Koh San ABJ x Tejo Racing ini berhasil mengamankan podium tertinggi.

​Raka Komang mencatatkan waktu fantastis dengan E.T. 08.159 (Total Time 08.186 detik). Torehan ini cukup untuk membawanya berada di urutan terbaik dari total 24 starter yang memadati grid kelas Sunmori F1ZR tersebut.

​Menariknya, pencapaian ini diraih tanpa persiapan yang muluk-muluk. Sang mekanik membeberkan bahwa fokus tim sebelumnya sempat terbagi.

​”Motor ini sebenarnya tidak ada persiapan khusus untuk balap di sini, karena kemarin kami lebih fokus menyiapkan motor lain yang juga digunakan untuk berkompetisi di Black Dragbike ini,” ungkap Fendrix.

​Meski sukses menembus catatan waktu 8,1 detik dan meraih kemenangan, tim Tejo Racing tidak lantas berpuas diri. Fendrix mengaku masih ada beberapa catatan teknis yang perlu dibenahi agar performa motor semakin garang di seri-seri berikutnya.

​Berdasarkan masukan dari Raka Komang setelah mencapai garis finis, motor dirasa masih memiliki celah di sektor tenaga.
​”Bangga memang mas dengan catatan waktu 8,1 detik ini. Tapi habis dari sini motor akan langsung diservis total. Pembalap tadi mengeluh motor terasa ‘lemas’ atau kurang menggigit powernya, ditambah ada sedikit kendala di sektor kopling,” jelas Fendrix dengan ramah.

​Dengan hasil ini, F1ZR garapan Tejo Racing Ngawi resmi menjadi ancaman serius bagi para kompetitor di kelas Sunmori 125cc pada musim balap 2026.

8 Hari Lagi! Aspira Premio Drag Series 2026 Putaran 2 Siap Guncang Slawi

OtomotifZone.com – Slawi,  Atmosfer balap drag nasional kembali memanas. Ajang bergengsi Aspira Premio Drag Series (ADS) 2026 akan segera memasuki putaran ke-2 yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Mei 2026 di Sirkuit NP Alun-Alun Hanggawana, Slawi, Tegal, Jawa Tengah.

Hitung mundur resmi menunjukkan hanya tersisa 8 hari lagi menuju salah satu event drag race paling dinanti di Indonesia. Antusiasme para pembalap, tim, hingga pecinta otomotif terus meningkat menjelang gelaran ini.

Sebagai salah satu seri yang konsisten menghadirkan persaingan ketat dan kualitas event profesional, ADS 2026 kembali didukung oleh berbagai brand otomotif ternama seperti GS Astra, Pirelli, KYB, RCB, hingga Uma Racing. Kehadiran sponsor besar ini menjadi bukti bahwa ajang ini memiliki daya tarik tinggi di dunia balap lurus Tanah Air.

Putaran kedua di Slawi diprediksi akan menghadirkan pertarungan sengit di berbagai kelas. Para pembalap terbaik dari berbagai daerah dipastikan turun dengan persiapan maksimal demi meraih poin penting dalam klasemen musim ini.

Selain aksi balap yang menegangkan, event ini juga menjadi ajang berkumpulnya komunitas otomotif serta hiburan bagi masyarakat sekitar. Lokasi strategis di pusat kota Slawi membuat event ini mudah diakses dan berpotensi menyedot ribuan penonton.

Dengan tagline “The Pride of Indonesia Drag Racing”, ADS terus membuktikan diri sebagai salah satu barometer balap drag nasional yang profesional, kompetitif, dan penuh gengsi.

Bagi pecinta kecepatan, momen ini tentu tak boleh dilewatkan. Slawi siap menjadi saksi panasnya duel mesin dan adrenalin di lintasan lurus.

Ayo ke Slawi! Saksikan langsung pertarungan terbaik di Aspira Premio Drag Series 2026 Putaran 2.

Jelang Black Dragbike : Tim MC Joe Manado Siap Gempur Kelas Point Dengan 2 Pembalap Andalannya!

​OtomotifZone.com – Semarang, Peta persaingan balap lurus di Tanah Jawa dipastikan semakin membara. Jelang seri pembuka gelaran akbar Black Dragbike 2026, tim MC Joe Manado mengonfirmasi kehadirannya untuk ikut memanaskan aspal sirkuit. Tidak main-main, tim pendatang baru asal Sulawesi Utara ini datang dengan misi besar.

Membidik gelar Juara Umum di kelas utama.
​Sirkuit Non-Permanent (NP) Bandara Lama Ahmad Yani, Semarang, akan menjadi saksi bisu pembuktian nyali pasukan MC Joe Manado. Mengandalkan duet maut Nanda Kotak dan Kiki Paiko, tim ini turun dengan kekuatan penuh (full squad) demi mengamankan poin di setiap kelas bergengsi yang diperlombakan.

​MC Joe Manado dikomandoi oleh dua bersaudara yang memiliki gairah tinggi di dunia balap, Alan Bayo dan Arnaldo Kamagi. Meski datang jauh dari Manado untuk berlaga di Region 2 (Jawa), mereka menegaskan bahwa kehadiran timnya bukan sekadar penggembira.

​”Kami cukup serius untuk berlaga di Jawa. Persaingan di sini memang ketat, tapi itu justru memotivasi kami untuk menunjukkan kualitas tim dari luar daerah,” ungkap manajemen tim.

​Langkah serius Alan dan Arnaldo dibuktikan dengan manajemen logistik dan teknis yang rapi. MC Joe Manado sudah menyiapkan armada tempur mereka jauh-jauh hari di Magelang. Langkah ini diambil agar motor-motor andalan mereka mendapatkan set-up maksimal dan siap berkompetisi dengan suhu serta karakter lintasan di Jawa.

​Dengan kombinasi mekanik handal, riset motor yang intens, serta ketajaman Nanda Kotak dan Kiki Paiko di atas lintasan, MC Joe Manado diprediksi akan menjadi ancaman serius bagi tim-tim papan atas lainnya di kelas point.

​Akankah wakil Manado ini mampu mengacak-acak dominasi tim lokal di seri pembuka besok? Layak kita nantikan aksinya di lintasan 201 meter Semarang!

​Jelang Black Dragbike : KR-Tech Solo Siapkan Pasukan 3 F1ZR ikuti AG Style dan Sunmori!

​OtomotifZone.com – Solo, Persiapan tim-tim balap menjelang seri perdana Black Dragbike 2026 di Sirkuit Np. Bandara Lama Ahmad Yani, Semarang, semakin memanas. Salah satu delegasi kuat dari Kota Solo, yakni bengkel KR-Tech, dipastikan bakal turun gunung membawa amunisi terbaiknya.

​Di bawah komando Firman Saputra, bengkel yang bermarkas di Solo ini mengonfirmasi akan memberangkatkan setidaknya tiga unit motor berbasis Yamaha F1ZR untuk bertarung di lintasan lurus akhir pekan ini.

​KR-Tech Solo tidak main-main dalam memetakan kekuatan. Untuk sementara, Firman memastikan tiga motor sudah dalam kondisi fix untuk berangkat, dengan komposisi 2 Unit F1ZR untuk kelas AG Style 130cc Dan ​Satu Unit F1ZR untuk kelas Sunmori 125cc.

​”Sementara ini kita sudah fix tiga motor F1ZR yang berangkat. Tapi ada kemungkinan bertambah, kalau settingan Ninja Frame STD 155cc sudah ketemu dalam waktu dekat, total ada empat motor yang kita berangkatkan ke Semarang,” ungkap Firman Saputra kepada awak media.

​Menariknya, persiapan KR-Tech kali ini dibarengi dengan agenda riset komponen terbaru. Firman membeberkan bahwa pihaknya tengah memaksimalkan pembuangan gas sisa menggunakan knalpot garapan OBD Muffler asal Tulungagung milik Mas Obed.

​Knalpot terbaru khusus spek AG Style tersebut baru saja mendarat di bengkel dan langsung dipasang untuk mencari data performa yang paling efisien.
​”Kita sudah prepare sejak Senin kemarin. Kebetulan knalpot dari OBD Muffler untuk AG Style sudah sampai, jadi saat ini kita maksimalkan dulu untuk cari data dan nyari settingan terbaiknya,” lanjut Firman.

​Laga pembuka di Semarang selalu menyajikan atmosfer yang berbeda, terutama dengan karakter aspal bandara yang menantang. Dengan persiapan intensif selama satu minggu penuh, KR-Tech berharap riset knalpot baru dan settingan mesin mereka bisa membuahkan hasil manis di podium.

​”Semoga nanti ada keberuntungan untuk tim kami di Semarang,” pungkas sang komandan KR-Tech tersebut.

​Akankah riset knalpot OBD Muffler dipadukan dengan racikan Firman Saputra mampu merajai kelas bebek goreng? Kita Nantikan Pembuktiannya!

Bang Oden Buka Suara! Riqo Disebut Kunci Masa Depan IMI Bengkulu

OtomotifZone.com – Bengkulu, Bursa calon Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bengkulu kian memanas. Dukungan untuk Riqo Syahputra agar maju memimpin organisasi otomotif tertinggi di daerah tersebut terus mengalir deras. Terbaru, dukungan resmi datang dari tokoh pemuda sekaligus penggiat otomotif, Deni Kurniawan SH, yang akrab disapa Bang Oden.

Munculnya nama Riqo dinilai berada pada momentum yang tepat. Pasalnya, Ketua IMI Bengkulu sebelumnya, Ahmad Irfansyah, memutuskan untuk tidak melanjutkan kepemimpinannya setelah sukses membawa organisasi ke puncak prestasi. Kondisi ini membuat komunitas otomotif di Bengkulu kini mencari figur yang mampu menjaga capaian tersebut sekaligus menghadirkan terobosan baru.

Di mata banyak kalangan, Riqo dianggap sebagai representasi sosok muda yang penuh energi dan ide segar. Ia dinilai mampu menghadirkan inovasi, tidak hanya dalam bidang balap prestasi, tetapi juga dalam membangun solidaritas dan sistem organisasi komunitas otomotif yang lebih kuat dan terstruktur.

Bang Oden menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan di tubuh IMI Bengkulu sudah menjadi kebutuhan mendesak. Menurutnya, memberikan ruang bagi generasi muda adalah langkah penting untuk mendorong kemajuan organisasi dan daerah.

“Sekarang saatnya yang muda maju dan memimpin. Kita berikan ruang serta beri kepercayaan dia (Riqo) untuk memajukan daerahnya,” ujar Bang Oden.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti latar belakang Riqo sebagai seorang pengusaha yang dinilai menjadi modal penting dalam mengelola organisasi sebesar IMI. Jiwa entrepreneurship, kedisiplinan, serta pengalaman dalam mengelola usaha diyakini akan berdampak positif terhadap profesionalisme organisasi.

“Dengan basic-nya sebagai pengusaha yang saya anggap cukup aktif di beberapa bidang, insyaallah Riqo mampu menjalankan roda organisasi ini dengan baik, seperti cara dia menekuni usahanya,” tambahnya optimistis.

Dengan semakin derasnya dukungan dari berbagai elemen, baik komunitas otomotif maupun tokoh pemuda, Riqo Syahputra kini dipandang sebagai salah satu kandidat terkuat dalam bursa Ketua IMI Bengkulu. Ia diharapkan mampu membawa organisasi ke era baru yang lebih inovatif, inklusif, dan berdaya saing tinggi.

Jelang Black Dragbike : Tuan Rumah Tidak Diam! Bara Bere Racing Semarang Siapkan 5 Ninja 2Tak!

Bara Bere Racing Semarang

​OtomotifZone.com – Semarang – Gairah balap lurus di awal musim 2026 semakin memanas. Squad Bara Bere Racing, tim asal Semarang yang kian eksis, dipastikan tidak akan absen dalam gelaran bergengsi Black Dragbike 2026 seri perdana. Bertindak sebagai tuan rumah, tim yang bermarkas di Kota Atlas ini siap menurunkan amunisi terbaiknya di Sirkuit NP Bandara Lama Ahmad Yani, Semarang, Minggu besok(03/05).

​Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 5 unit Kawasaki Ninja 2-tak telah dipersiapkan dengan matang. Formasi tempur kali ini dibagi menjadi dua fokus utama: tiga motor akan bertarung di kelas Sunmori, sementara dua motor lainnya bakal berjibaku di kelas bergengsi Sport 2t 155cc Frame STD.

​Kelima motor tersebut merupakan hasil racikan Mas Bara, mekanik muda bertalenta asal Semarang yang namanya mulai diperhitungkan di kancah balap nasional. Menariknya, kelima motor ini membawahi empat tim berbeda, yang membuktikan kepercayaan besar terhadap tangan dingin sang mekanik.

​Matangkan Persiapan di Pantai Depok
​Demi hasil maksimal di “kandang” sendiri, tim tidak mau setengah-setengah. Tepat hari ini, Kamis (30/04), squad Bara Bere Racing memboyong seluruh armadanya menuju Yogyakarta untuk menjalani sesi setting di landasan pacu Pantai Depok.

​Langkah ini diambil untuk memastikan performa mesin dan feeling pembalap sudah menyatu sebelum lampu start menyala di hari Minggu nanti.

​”Motor ada 5 mas, kemarin kita rakit semua dan hari ini kita dari Semarang menuju Jogja untuk setting motor. Nanti kita evaluasi lagi pasca setting di sini,” ungkap Mas Bara.

​Baginya, sesi simulasi di Depok sangat krusial untuk melihat respons motor secara langsung di lintasan panjang. Evaluasi mendalam akan dilakukan berdasarkan data setting hari ini agar semua kendala teknis bisa teratasi lebih awal.

​”Tentu kita pastikan agar semua motor dalam keadaan on fire saat berkompetisi nanti,” pungkas sang mekanik optimis.

​Dengan persiapan yang begitu serius dan status sebagai tim tuan rumah, patut dinantikan bagaimana aksi eksekutor lapangan Bara Bere Racing dalam menaklukan aspal Bandara Ahmad Yani akhir pekan ini. Apakah mereka mampu menyapu bersih podium di hadapan publik sendiri? Kita lihat saja!

​Jelang Black Dragbike : Dua F1zr Putra Setyowati Sukoharjo Diperkirakan Ikut Hadir!

​OtomotifZone.com – Solo, Geliat balap lurus tanah air kembali memanas. Menjelang seri perdana gelaran bergengsi Black Dragbike 2026, tim papan atas asal Sukoharjo, Putra Setyowati, dipastikan bakal ambil bagian. Tidak tanggung-tanggung, mereka memboyong dua unit motor andalannya untuk menaklukkan aspal Sirkuit Np. Bandara Lama Ahmad Yani, Semarang.

​Kehadiran tim ini diprediksi akan menjadi ancaman serius bagi para kompetitor karena di backup oleh mekanik Kondang Asal Sukoharjo.

​Pada laga pembuka akhir pekan ini, Putra Setyowati akan fokus bertarung di dua kelas bergengsi yang saat ini tengah naik daun. Yaitu Kelas F1zr 125cc Sunmori dan AG Style 2tak 130cc.

​Demi meraih hasil maksimal di Semarang, tim telah melakukan persiapan intensif. Denycs, selaku penanggung jawab teknis kedua motor tersebut, membeberkan bahwa unit pacuannya sudah masuk tahap finalisasi.

​”Sudah beberapa hari ini kita fokus mencari settingan terbaik. Target kita jelas, catatan waktu harus sesuai dengan blueprint yang kita rencanakan agar mampu bertarung ketat dengan kompetitor besok Minggu di Black Dragbike,” ungkap Denycs dengan optimis.

​Lintasan Bandara Lama Ahmad Yani dikenal memiliki karakter aspal yang cukup baik namun menantang dalam hal suhu dan tiupan angin. Hal inilah yang membuat Denycs dan tim mekanik Putra Setyowati bekerja ekstra keras dalam beberapa hari terakhir untuk menyesuaikan final gear dan pengapian.

​Apakah duo motor dari Putra Setyowati Sukoharjo ini mampu memborong trofi di seri perdana? Kita lihat saja aksinya pada hari Minggu nanti!

Peta Kekuatan Mulai Terbaca, Riqo Syahputra Jadi Kandidat Terkuat IMI Bengkulu

OtomotifZone.com – Bengkulu, Bursa pemilihan Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Bengkulu periode 2026–2030 kian memanas. Salah satu nama yang mencuat sebagai kandidat kuat adalah Riqo Syahputra, yang secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk memimpin induk organisasi otomotif di Bumi Rafflesia tersebut.

Kepercayaan diri Riqo bukan tanpa dasar. Melalui serangkaian agenda silaturahmi bersama klub-klub otomotif di bawah naungan IMI Bengkulu, ia mengklaim telah mengamankan dukungan mayoritas pemilik suara.

Dominasi Suara di Musprov
Berdasarkan hasil konsolidasi terakhir, Riqo menyebut dirinya telah mengantongi sekitar 65 persen dukungan dari pemilik hak suara yang sah. Angka ini menjadi modal penting untuk menghadapi Musyawarah Provinsi (Musprov) yang akan datang.

“Terima kasih untuk teman-teman klub dan keluarga besar otomotif di Bengkulu yang sudah memberikan dukungan. Dengan dukungan kurang lebih 60 persen klub, saya semakin percaya diri untuk maju membawa amanat ini. Saya siap membawa perubahan dan memajukan dunia otomotif di Bumi Rafflesia,” ujar Riqo.

Visi Pembenahan dan Kemajuan Otomotif
Lebih dari sekadar target kemenangan, Riqo menegaskan bahwa fokus utamanya adalah membangun ekosistem otomotif yang inklusif, profesional, dan berdaya saing. Beberapa program prioritas yang diusung antara lain:

Pembinaan Atlet: Mendorong peningkatan prestasi pembalap lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Transparansi Organisasi: Mengedepankan tata kelola yang terbuka dan merangkul seluruh komunitas otomotif.

Sinergi Event: Mempermudah perizinan serta koordinasi event balap dan touring guna menggerakkan ekonomi kreatif daerah.

Meski telah mengklaim dukungan mayoritas, Riqo menegaskan pihaknya tetap aktif menjalin komunikasi dengan seluruh pemilik suara. Ia membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya demi kemajuan bersama.

“Seperti amanat yang diberikan mantan ketua Putrawanjaya, kita memiliki tujuan yang sama yaitu membesarkan IMI Bengkulu. Jika dipercaya memimpin periode 2026–2030, saya pastikan semua klub akan merasakan dampak positif dari sinergi ini,” tambahnya.

Dengan peta kekuatan yang mulai terbentuk, Musprov IMI Bengkulu diprediksi akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah baru organisasi otomotif di provinsi tersebut.