Beranda blog Halaman 148

Pembuktian Tuntas! Chessy Meilandri Juara Bebek 2T Pemula di Motoprix Subang

OtomotifZone.com – Subang, Ajang Kejurnas Motoprix Region B putaran 3 yang digelar (20/7) di Sirkuit Gery Mang Subang, Jawa Barat, menjadi panggung pembuktian bagi pebalap muda asal Jawa Barat, Chessy Meilandri. Lewat performa luar biasa di kelas Bebek 2T Pemula, Chessy sukses mendikte jalannya balapan sejak awal lap hingga menyentuh garis finis pertama!

Kemenangan ini tidak hanya soal kecepatan, tapi juga soal pembuktian diri. Chessy yang selama ini terus berkembang akhirnya berhasil naik podium tertinggi dan membungkam semua keraguan.

“Motor aku yang ini luar biasa, Om. Nyaman banget dan power-nya luar biasa. Motor juga awet sampai akhir lap. Ini sekalian pembuktian kalau saya bisa podium pertama. Terima kasih kepada tim yang sudah siapkan motor untuk saya,” ungkap Chessy Meilandri kepada tim OtomotifZone.com.

Performa dominan Chessy tak lepas dari racikan motor yang tepat. Kombinasi motor kuat dan gaya balap agresif namun tenang membuat lawan-lawannya kesulitan mengejar.

Dengan hasil ini, nama Chessy semakin patut diperhitungkan di jajaran pebalap muda berbakat di kelas bebek 2T pemula. Kemenangan ini sekaligus menegaskan, pebalap muda asal Jabar ini siap bersaing di level lebih tinggi.

Hanya 3 yang Bertahan! Asep PEA Juara Matic 150 TU di Tengah Hujan Korban

OtomotifZone.com – Subang, Balapan kelas Matic 150 TU di Kejurnas Motoprix Region B putaran 3 (20/7) di Sirkuit Gery Mang Subang, Jawa Barat berubah jadi ajang bertahan hidup. Dari 12 pebalap yang memulai lomba, hanya 3 yang berhasil menyentuh garis finis!

Satu per satu pebalap harus menghentikan balapan, mayoritas karena masalah teknis pada motor—mulai dari overheat, kehilangan tenaga, hingga mogok total. Tapi di tengah kekacauan itu, nama Asep PEA justru bersinar terang. Tanpa disangka, pebalap ini sukses menyelesaikan balapan dengan gemilang dan naik ke podium tertinggi.

“Saya tidak menyangka bisa juara. Tapi tetap disyukuri saja hasil yang didapat. Kalau bicara motor, ya motor saya tahan sampai finish,” ujar Asep PEA kepada OtomotifZone.com dengan senyum penuh lega.

Kemenangan Asep bukan soal kecepatan semata, tapi juga soal daya tahan dan konsistensi. Saat lawan-lawan bertumbangan, Asep tetap tenang dan fokus menjaga ritme—mengandalkan motor yang stabil dan tidak dipaksakan terlalu keras.

Balapan ini jadi pengingat bahwa di kelas 150 TU yang penuh tenaga dan tekanan, daya tahan motor dan strategi balap tak kalah penting dari kecepatan. Dan hari itu, Asep PEA membuktikannya.

Motoprix Subang : Strategi Dingin, Lutfi Bocil Juara Matic 130 STD Pemula!

OtomotifZone.com – Subang. Kelas Matic 130 STD Pemula di Kejurnas Motoprix Region B putaran 3 (20/7) jadi salah satu pertarungan paling sengit di Sirkuit Gery Mang Subang, Jawa Barat. Tapi di tengah panasnya persaingan, nama Lutfi Bocil, pebalap asal Bandung, justru muncul sebagai bintang paling bersinar.

Dengan strategi penuh ketenangan, Lutfi berhasil menekuk lutut lawan-lawannya dan merebut podium tertinggi di kelas yang sarat gengsi ini. Meski banyak pebalap tampil ngotot sejak awal, Lutfi tetap tenang dan tidak terpancing duel agresif yang justru berisiko.

“Pertarungan di kelas Matic 130 STD Pemula ini sangat ketat, Mas. Motor-motornya sama rata. Saya jalani balap dengan tenang. Kayak tadi Adi Koces sempat memaksa dan tidak sabar, akhirnya dia malah jatuh. Saya main sabar saja. Motor Adi sebenarnya di atas saya, cepat banget naiknya. Kalau motor saya agak lama naik power-nya, tapi saya fokus main aman,” ungkap Lutfi Bocil kepada tim redaksi OtomotifZone.com.

Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Dari lap pertama, semua pebalap terlihat berebut posisi depan. Lutfi pun harus cerdik dalam membaca celah dan menahan emosi agar tidak melakukan kesalahan fatal. Kuncinya? Sabar dan tenang.

Di saat lawan terlalu agresif, Lutfi justru menjaga ritme balapnya. Hasilnya, beberapa rival utama seperti Adi Koces justru gagal finis karena terlalu memaksakan diri. Ini jadi bukti bahwa balap bukan sekadar adu cepat, tapi juga adu cerdas dan adu mental.

Dengan kemenangan ini, Lutfi semakin diperhitungkan sebagai pebalap muda potensial di kategori matic pemula. Penampilannya di Subang jadi bukti nyata: mental juara tidak selalu soal motor tercepat, tapi siapa yang paling siap menghadapi tekanan.

Tak Tersentuh! Ziven Rozul Sapu Bersih Race 1 dan 2 Novice Motoprix Subang

OtomotifZone.com – Subang, Ziven Rozul tampil tanpa cela di Race 2 kelas Novice Kejurnas Motoprix Region B putaran 3, yang berlangsung Sabtu (20/7) di Sirkuit Gery Mang Subang, Jawa Barat. Pebalap andalan Yukido Raceteam ini benar-benar melenggang mulus dari awal hingga finis—tak tersentuh lawan, tak tersentuh drama.

Setelah menangi Race 1, Ziven kembali menunjukkan dominasinya dengan menyapu bersih podium pertama di Race 2. Motor yang ditungganginya, hasil racikan Kupret, terbukti bukan hanya kencang tapi juga tahan banting dalam kondisi lintasan panas dan kompetisi ketat.

“Sengaja saya lepas dari awal, Om. Aku mau lepas dari rombongan supaya bisa kasih jarak. Kondisi sirkuit panas, jadi saya push di awal, dan di pertengahan main aman supaya mesin tetap awet,” ujar Ziven kepada tim redaksi OtomotifZone.com dengan nada tenang tapi penuh percaya diri.

Ternyata, di balik kemenangan ini ada evaluasi penting yang dilakukan tim mekanik. Prima, punggawa Yukido yang diutus Kupret, mengungkapkan bahwa ada ubahan teknis pada sektor rasio transmisi setelah Race 1.

“Kemarin kita lihat ada yang kurang pada motor. Rasio, khususnya gigi 2 terasa terlalu panjang. Jadi kita ubah rasionya dengan yang lebih ringan untuk respons yang lebih cepat,” jelas Prima.

Hasilnya? Sempurna. Motor makin lincah keluar tikungan dan konsisten menjaga kecepatan. Kombinasi racikan teknis yang tepat dan strategi balap brilian dari Ziven membuahkan hasil manis: dua kemenangan dari dua race!

Dengan performa seperti ini, Ziven Rozul layak disebut sebagai salah satu pebalap paling menjanjikan di kelas Novice musim ini.

Motoprix Subang : Adendum Mendadak, Mesin Dirombak Kilat! Farrel PZ Menang Spektakuler Race 2

OtomotifZone.com – Subang. Drama terjadi jelang Race 2 Kejurnas Motoprix Region B putaran 3 (20/7) di Sirkuit Gery Mang Subang, Jawa Barat. Adendum regulasi yang muncul secara mendadak memaksa sejumlah tim untuk melakukan penyesuaian besar-besaran, termasuk tim H. Lanosin Oku Timur Bintang Centula 41RK Erdeve yang menurunkan pebalap muda berbakat, Farrel Putra Zaidane.

Alhasil, motor Farrel harus dibuat ulang secara dadakan! Bukan sembarang ubah, sektor vital seperti head mesin, noken as, hingga setting mesin dirombak habis hanya dalam waktu semalam. Tapi siapa sangka, dari situ justru lahir kejutan besar—Farrel tampil menggila dan sukses merebut juara pertama kelas Beginner Race 2!

“Kemarin ada adendum dadakan. Ada regulasi head dengan maksimal besar sesuai ketentuan. Otomatis saya merubah head dengan head standar yang sesuai regulasi. Jadi bagian head itu ubah semua, dari noken as dan settingannya diubah semua,” ungkap Taufik TMS, sang ayah sekaligus tuner andal Farrel, kepada tim OtomotifZone.com.

Taufik yang dikenal sebagai sosok tenang namun tajam dalam membaca regulasi dan kebutuhan mesin, langsung tancap gas menyulap mesin yang sesuai regulasi baru. Meski dibuat kilat, motor justru menunjukkan performa luar biasa—meluncur bak jet darat di lintasan Subang!

Aksi Farrel pun tak kalah mencengangkan. Di tengah ketatnya persaingan kelas Beginner, pebalap muda ini mampu tampil konsisten, agresif, dan menjaga ritme hingga akhirnya menyentuh garis finis di posisi terdepan.

Kemenangan ini jadi bukti bahwa tantangan teknis bukan penghalang, melainkan pelecut semangat. Farrel dan tim membuktikan bahwa dengan strategi tepat, kolaborasi solid, dan keberanian adaptasi, apapun bisa terjadi di lintasan balap.

Motoprix Subang: Evaluasi Berbuah Manis! Akbar Abud Menang Telak di Race 2 Usai Suspensi Dibenahi

OtomotifZone.com – Subang. Akbar Abud tampil luar biasa di Race 2 kelas Expert Kejurnas Motoprix Region B putaran 3 yang berlangsung Sabtu (20/7) di Sirkuit Gery Mang Subang, Jawa Barat. Setelah hanya mampu finis di posisi kedua pada Race 1 akibat kendala suspensi, pebalap andalan Efje Racing ini membalikkan keadaan dengan kemenangan dominan di Race 2!

Kunci kebangkitan Abud? Evaluasi besar-besaran di sektor suspensi. Perubahan total pada kaki-kaki motornya terbukti sangat efektif, membuat performanya meningkat drastis. Tak tanggung-tanggung, Abud bahkan menciptakan jarak cukup jauh dari posisi kedua, menunjukkan dominasinya di lintasan.

“Kaki-kaki motorku sudah dibenahi hasil evaluasi Race 1. Terima kasih bos, mekanik saya Bang Zafran dan Bang Kobo sudah kasih motor terbaik untuk Race 2. Motor saya enak sekali dibanding Race 1, kaki-kaki motor saya sudah tidak ada masalah,” ungkap Akbar Abud penuh rasa syukur kepada tim redaksi OtomotifZone.com.

Motor yang ditunggangi Abud merupakan racikan tangan dingin Racetech Performance milik Leon Chandra. Untuk putaran kali ini, beberapa kru dari Racetech turut hadir langsung mengawal dan memastikan settingan motor benar-benar maksimal. Ada Bang Zafran alias Yudi dan Rizal Kobo, yang turun tangan langsung menangani sektor kritikal.

“Hasil evaluasi dari Race 1, motor mendapat penanganan khusus dari suspensi dan mapping. Set up suspensi depan dan belakang kita ubah semua demi kemenangan di Race 2,” jelas Yudi.

Dengan hasil ini, Akbar Abud tidak hanya meraih kemenangan, tapi juga membuktikan ketangguhan mental dan kerja tim solid di balik layar. Ia membuktikan, evaluasi tepat dan semangat pantang menyerah bisa membalikkan nasib dalam sekejap.

Abimanyu Salip Gila di Lap Lap Terakhir! Race 2 Rookie Motoprix Subang Meledak

OtomotifZOne.com – Subang. Sirkuit Gery Mang Subang, Jawa Barat kembali menjadi saksi lahirnya aksi spektakuler di pentas Kejurnas Motoprix Region B putaran 3 (20/7). Adalah Abimanyu, pebalap muda berbakat sekaligus putra dari mantan pebalap nasional Dedy Permadi, yang sukses mencuri perhatian di Race 2 kelas Rookie.

Setelah hanya mampu finis ketiga di Race 1, Abimanyu menjawab rasa penasaran publik dengan kemenangan penuh drama di Race 2. Aksinya benar-benar membuat penonton terpukau—bahkan berteriak histeris—saat dirinya secara brilian mengambil alih posisi pertama dari Danadyaksa Wida Pangestu di lap-lap akhir.

Awalnya, Abim masih berada di posisi kedua dan terlihat cukup sulit mengejar Danadyaksa. Namun dengan ketenangan serta ketajaman insting balap, Abim memanfaatkan celah kecil yang terbuka saat memasuki dua tikungan terakhir. Ia langsung menyusul dan memimpin hingga garis finis!

“Saya berterima kasih besar kepada owner, para sponsor, dan tim pastinya yang sudah berusaha maksimal mempersiapkan motor saya untuk Race 2. Terima kasih juga untuk orang tua saya,” ungkap Abimanyu kepada OtomotifZone.com sesaat setelah turun dari podium dengan wajah penuh haru.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa mental dan kemampuan Abim sebagai pebalap muda tidak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi dengan latar belakang sebagai anak pebalap legendaris, darah balap seolah mengalir deras dalam dirinya.

Dengan hasil ini, Abimanyu semakin diperhitungkan dalam perebutan gelar Rookie terbaik musim ini.

Fisichella KW Jadi Ratu Matic! Juara di Tengah Drama Motor di Motoprix Subang

OtomotifZone.com – Subang, Fisichella KW sukses mengukuhkan diri sebagai ratu di kelas Matic 130 STD Wanita dalam Kejurnas Motoprix Region B putaran 3 yang berlangsung Sabtu (20/7) di Sirkuit Gery Mang Subang, Jawa Barat. Meski balapan penuh drama, pebalap dengan nomor start 184 ini tetap berhasil keluar sebagai juara.

Mewakili tim SAPI EDAN RACING TEAM X FEZE, Chella tampil dengan semangat luar biasa meski tunggangannya tidak dalam kondisi ideal. Sejak hari pertama, ia mengaku belum benar-benar menyatu dengan karakter motor, khususnya di sektor kaki-kaki.

“Motor itu dari kemarin sampai saat ini saya bisa raih podium ada kendala. Kaki-kaki motornya saya belum ketemu feeling-nya. Jadi saya merasa ada saja kendala dan saya belum tahu mau motor ini dibawa seperti apa. Tapi alhamdulillah dengan hasil hari ini,” ungkap Chella kepada tim redaksi.

Meski belum menemukan rasa percaya penuh pada handling motornya, performa mesin terbukti menjadi penopang utama. “Kalau masalah mesin tidak ada kendala. Motornya kuat dan bagus. Hanya kaki-kaki saja, kayaknya dari saya belum bisa mengerti karakternya,” lanjutnya.

Kemenangan ini membuktikan ketangguhan mental Chella sebagai pebalap. Di tengah keterbatasan feeling dan kendala teknis, ia tetap mampu fokus dan mengendalikan balapan hingga meraih podium tertinggi. Sebuah pencapaian yang layak disebut sebagai bukti konsistensi, kerja keras, dan keberanian seorang pebalap wanita di lintasan kompetitif.

Motoprix Subang : Comeback Sensasional! Azara Juara Bebek 2T 125 STD Usai Tertinggal Jauh

OtomotifZone.com – Subang, Penampilan luar biasa ditunjukkan Azara di kelas Bebek 2T 125 STD dalam Kejurnas Motoprix Region B putaran 3 yang berlangsung Sabtu (20/7) di Sirkuit Gery Mang Subang, Jawa Barat. Siapa sangka, pebalap dengan nomor start 29 ini berhasil mencetak kejutan besar dengan meraih gelar juara setelah sempat tertinggal jauh di belakang.

Balapan awalnya tak berjalan mulus bagi Azara. Ia sempat tercecer dan hanya berada di posisi ketiga, dengan jarak cukup jauh dari dua pebalap terdepan — salah satunya adalah Abdul Gofar yang sempat mendikte jalannya lomba.

Namun seperti pepatah, “balapan belum usai sebelum bendera finis dikibarkan.” Perlahan namun pasti, Azara mulai menemukan ritme dan performa motornya terus meningkat. Masalah teknis yang sempat menghambatnya — akibat setelan karburator yang terlalu basah — justru mulai teratasi seiring meningkatnya suhu udara.

“Ya Mas, saya awal-awal lap agak kesulitan karena motor saya kebasahan. Kemarin saat kualifikasi motor saya kekeringan jadi tidak jalan. Perubahan dilakukan tim, motor dibasahi settingan karburatornya. Tapi awal-awal motor saya malah kebasahan. Nah, sudah jalan, udara makin panas dan motor saya mulai menemukan performanya. Makanya saya baru bisa maju di lap-lap akhir,” ungkap Azara kepada OtomotifZone.com.

Kesempatan datang saat Gofar mengalami kendala, membuat Azara naik ke posisi dua. Tidak berhenti di situ, ia terus menekan hingga berhasil menyalip Rajo yang saat itu memimpin, dan mempertahankan posisi pertama hingga garis finis.

Kemenangan ini jadi bukti bahwa di dunia balap, segalanya bisa terjadi. Konsistensi, mental baja, dan dukungan teknis dari tim menjadi kunci sukses Azara menaklukkan Sirkuit Gery Mang Subang dengan comeback luar biasa!

Motoprix Subang: Strategi Cerdas di Kandang Sendiri! Abdul Gofar Juara Bebek 2T 116 STD di Subang

OtomotifZone.com – Subang, Tampil di kandang sendiri, Abdul Gofar menunjukkan kelasnya sebagai pebalap berpengalaman. Dalam gelaran Kejurnas Motoprix Region B putaran 3 yang berlangsung Sabtu (20/7) di Sirkuit Gery Mang Subang, Jawa Barat, Gofar tampil dominan dan sukses mengunci kemenangan di kelas Bebek 2T 116 STD.

Pebalap jangkung asal Jawa Barat itu tak memberi celah bagi lawan-lawannya. Sejak lampu start menyala, Gofar langsung mendikte jalannya balapan. Ia mampu menjaga ritme dan mempertahankan jarak aman hingga garis finis.

Balapan kali ini bukan hanya soal kecepatan, tapi juga kecerdasan membaca kondisi. Di bawah panas ekstrem Subang, Gofar tak asal tancap gas. Ia mengatur strategi demi menjaga keawetan mesin motor 2T miliknya yang terkenal sensitif di suhu tinggi.

“Saya dari awal sudah ada strategi yang saya susun. Tadi di balapan saya hanya push 9 lap awal saja. Pas saya lihat jaraknya jauh, saya main aman saja, Mas. Mengingat mesin ini, jadi saya harus awet-awet mesin saja. Jadi sisa lap saya nggak push,” ungkap Gofar kepada tim redaksi.

Bukan hanya faktor strategi, faktor familiaritas juga berperan penting. Gofar sangat mengenal karakter Sirkuit Gery Mang Subang, dan motor andalannya dari Medal Gemilang DRF Performance Racing Team juga sudah sering ia pakai di trek ini.

Gabungan antara strategi matang, pemahaman lintasan, dan pengalaman membawa Gofar naik podium tertinggi di rumah sendiri. Sebuah kemenangan yang bukan hanya hasil dari gas pol, tapi juga dari kecerdasan balap yang tak terbantahkan.