OtomotifZone.com – Subang. Drama terjadi jelang Race 2 Kejurnas Motoprix Region B putaran 3 (20/7) di Sirkuit Gery Mang Subang, Jawa Barat. Adendum regulasi yang muncul secara mendadak memaksa sejumlah tim untuk melakukan penyesuaian besar-besaran, termasuk tim H. Lanosin Oku Timur Bintang Centula 41RK Erdeve yang menurunkan pebalap muda berbakat, Farrel Putra Zaidane.
Alhasil, motor Farrel harus dibuat ulang secara dadakan! Bukan sembarang ubah, sektor vital seperti head mesin, noken as, hingga setting mesin dirombak habis hanya dalam waktu semalam. Tapi siapa sangka, dari situ justru lahir kejutan besar—Farrel tampil menggila dan sukses merebut juara pertama kelas Beginner Race 2!

“Kemarin ada adendum dadakan. Ada regulasi head dengan maksimal besar sesuai ketentuan. Otomatis saya merubah head dengan head standar yang sesuai regulasi. Jadi bagian head itu ubah semua, dari noken as dan settingannya diubah semua,” ungkap Taufik TMS, sang ayah sekaligus tuner andal Farrel, kepada tim OtomotifZone.com.
Taufik yang dikenal sebagai sosok tenang namun tajam dalam membaca regulasi dan kebutuhan mesin, langsung tancap gas menyulap mesin yang sesuai regulasi baru. Meski dibuat kilat, motor justru menunjukkan performa luar biasa—meluncur bak jet darat di lintasan Subang!

Aksi Farrel pun tak kalah mencengangkan. Di tengah ketatnya persaingan kelas Beginner, pebalap muda ini mampu tampil konsisten, agresif, dan menjaga ritme hingga akhirnya menyentuh garis finis di posisi terdepan.
Kemenangan ini jadi bukti bahwa tantangan teknis bukan penghalang, melainkan pelecut semangat. Farrel dan tim membuktikan bahwa dengan strategi tepat, kolaborasi solid, dan keberanian adaptasi, apapun bisa terjadi di lintasan balap.

