Beranda blog Halaman 32

FR Action Event, 23 tahun Jadi Kepercayaan Honda Dream Cup

0

OtomotifZone.com – Jakarta, Nama FR Action Event kembali menjadi sorotan di dunia balap nasional. Timming system senior Indonesia milik Om Farid tersebut kembali dipercaya menangani ajang Honda Dream Cup dan kini sudah memasuki tahun ke-23 menjadi bagian dari event balap bergengsi Honda tersebut.

Di tengah berkembang pesatnya teknologi balap dan banyaknya timming system baru di Indonesia, FR Action Event tetap berdiri kokoh sebagai salah satu pionir yang ikut memajukan dunia balap Tanah Air.

FR Action Event dikenal sebagai timming system pertama yang hadir di Indonesia saat balap road race mulai menggunakan teknologi pencatat waktu modern. Pada masa itu, teknologi timming system menjadi sesuatu yang sangat penting untuk menentukan catatan waktu pebalap secara akurat saat melintas di lintasan.

Om Farid Pentolan FR Action Event

Sosok Om Farid menjadi figur penting di balik perkembangan teknologi timming system balap nasional. Pengalamannya yang panjang membuat FR Action Event dipercaya menangani berbagai event besar di Indonesia hingga saat ini.

“FR itu timming system paling senior di Indonesia. Dulu pertama kali road race ya Om Farid yang bawa timming system. Saya aja jadi timming system tahun 1998, tapi beliau sudah duluan,” ujar Arie Banda dari Hotlaps Management yang juga merupakan salah satu pelaku timming system di Indonesia.

Kepercayaan Honda kepada FR Action Event pun bukan tanpa alasan. Konsistensi, pengalaman, dan profesionalisme membuat FR terus dipercaya menjadi pengelola timming system pada event-event One Make Race Honda selama lebih dari dua dekade.

Tak hanya Honda, FR Action Event juga pernah menangani sejumlah event besar nasional lainnya. Beberapa di antaranya adalah OMR Yamaha, OMR Suzuki, event U Mild hingga ajang IRS.

Pengalaman panjang tersebut menjadikan FR Action Event sebagai salah satu bagian penting dalam sejarah perkembangan balap motor Indonesia. Hingga kini, keberadaan mereka tetap menjadi simbol profesionalisme dan dedikasi dalam mendukung kemajuan motorsport nasional.

Knalpot 125Z Logo “P” Viral di Dunia Balap, Pekajaman Racing Muffler Makin Diminati Tim Besar

0

OtomotifZone.com – Jakarta, Nama Pekajaman Racing Muffler tengah viral di kalangan pecinta balap motor Tanah Air. Knalpot 125Z dengan logo huruf “P” yang khas kini ramai diperbincangkan karena performanya yang disebut mampu mendongkrak tenaga motor secara signifikan di lintasan balap.

Produk knalpot asal Sleman, Yogyakarta tersebut memang sudah lama dikenal di dunia racing nasional. Bengkel produksinya berada di kawasan dekat Stadion Maguwoharjo dan terus berkembang menjadi salah satu produsen knalpot racing yang diperhitungkan.

Pekajaman memproduksi berbagai jenis knalpot untuk motor 2-tak, 4-tak hingga motor matic. Produk buatannya kini banyak digunakan tim balap road race, drag bike hingga GTX yang mengincar performa mesin lebih buas di lintasan.

Di balik kesuksesan Pekajaman Racing Muffler terdapat sosok Fitri Nugroho atau yang lebih dikenal dengan nama Potter Pekajaman. Perjalanan Potter terbilang menarik, mulai dari pebalap liar hingga kini menjadi salah satu mekanik papan atas Indonesia.

Berbekal pengalaman panjang di dunia balap, Potter kemudian menciptakan produk knalpot Pekajaman yang fokus pada peningkatan performa motor balap. Hasilnya pun mendapat respons positif dari banyak mekanik dan tim besar yang mempercayakan motornya menggunakan knalpot berlogo “P” tersebut.

Popularitas knalpot Pekajaman semakin terlihat pada gelaran SuperPrix di kelas UB130 2T. Menariknya, lima pebalap terbaik pada kelas tersebut diketahui menggunakan knalpot Pekajaman di motornya.

Kesuksesan itu juga diungkapkan oleh pebalap Alfi Husni usai meraih hasil gemilang di kelas Underbone 2Tak 130cc.

“Alhamdulillah, kelas Underbone 2Tak 130cc ini bisa kita rebut. Sebuah kebanggaan bersama SAE Group bisa menjuarai kelas yang sangat bergengsi ini. Terima kasih banyak untuk Bos Sholeh dan semua kru yang sudah terlibat. Spesial juga untuk Pakdhe Kate yang sudah menyiapkan motor ini sebaik mungkin hingga tampil perkasa di lintasan,” ungkap Alfi Husni penuh emosional.

Dengan performa yang terbukti kompetitif di berbagai ajang balap nasional, knalpot Pekajaman kini semakin identik dengan motor-motor kencang di lintasan. Logo “P” yang menempel pada knalpot 125Z pun kini bukan sekadar simbol, melainkan sudah menjadi identitas performa bagi banyak tim balap Indonesia.

Astra Honda Dream Cup 2026 Tasikmalaya Berakhir Meriah, Pebalap Terbaik Indonesia Unjuk Gigi dan Berikut Hasilnya!!!

0

OtomotifZone.com – Tasikmalaya, Gelaran Astra Honda Dream Cup 2026 putaran Tasikmalaya resmi berakhir pada Minggu (24/5) di Sirkuit Bukit Peusar. Ajang balap bergengsi yang menjadi wadah pembinaan pebalap muda Indonesia tersebut berlangsung meriah dengan menghadirkan persaingan sengit dari para pebalap dan tim terbaik Tanah Air.

Ribuan penonton memadati area sirkuit untuk menyaksikan aksi para rider yang tampil ngotot sejak sesi latihan, kualifikasi hingga balapan final. Atmosfer kompetitif begitu terasa di setiap kelas yang diperlombakan, dengan aksi saling salip dan perebutan posisi yang berlangsung ketat sepanjang race.

Para pebalap tampil maksimal demi meraih podium tertinggi sekaligus membuktikan kemampuan mereka di salah satu ajang road race paling prestisius di Indonesia. Tidak hanya menjadi arena persaingan, AHDC 2026 Tasikmalaya juga kembali menjadi ajang pembinaan dan pencarian bibit-bibit potensial balap motor nasional.

Sejumlah nama berhasil tampil dominan dan keluar sebagai juara setelah melalui pertarungan ketat sepanjang balapan. Konsistensi performa, strategi tim, hingga kemampuan menjaga ritme balap menjadi kunci keberhasilan para rider dalam mengamankan kemenangan.

Berikut hasil lomba Astra Honda Dream Cup 2026 Tasikmalaya:

Putaran Pertama Belum Berjalan, Putaran 2 ADS Palembang Sudah Siap!!!

0

OtomotifZone.com – Palembang, Atmosfer balap lurus Sumatera Selatan dipastikan bakal memanas pada akhir pekan 20-21 Juni 2026. Ajang bergengsi Aspira Premio Andalas Drag Series (ADS) 2026 Putaran 2 Sumatera Selatan siap digelar di Sirkuit Jakabaring Sport City Palembang dengan menghadirkan pertarungan seru dari berbagai tim dan pembalap drag race maupun drag bike terbaik.

Event yang mendapat dukungan dari berbagai pihak ini dipromotori oleh Pro-Motorsport bersama Barelang Motorsport (BMS). Tidak hanya menjadi ajang adu cepat, ADS Round 2 juga diprediksi menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit potensial balap lurus di wilayah Sumatera dan sekitarnya.

Pada hari Sabtu, 20 Juni 2026, fokus pertandingan akan berlangsung untuk kelas Drag Race mobil. Sebanyak 13 kelas dipersiapkan mulai dari bracket 8,5 detik hingga kelas monster diesel dan pro N/A. Persaingan dipastikan berlangsung ketat karena hadiah jutaan rupiah telah menanti para juara.

Sementara itu pada Minggu, 21 Juni 2026, giliran kelas Drag Bike yang akan memanaskan lintasan Jakabaring. Total 16 kelas dipersiapkan, mulai dari bracket time, sport TU, bebek TU, hingga kelas matic yang saat ini menjadi salah satu kategori paling diminati para starter muda.

Tak hanya perebutan podium per kelas, panitia juga menyediakan hadiah juara umum ADS serta juara umum matic yang tentunya akan menjadi incaran tim-tim papan atas. Dengan sistem dan regulasi yang telah dipersiapkan, event ini diharapkan berlangsung kompetitif sekaligus sportif.

Antusias peserta pun mulai terlihat menjelang pelaksanaan event. Sejumlah tim dari berbagai daerah di Sumatera dikabarkan sudah melakukan persiapan matang untuk tampil maksimal di putaran kedua ADS 2026 ini.

Selain menjadi hiburan otomotif bagi masyarakat Palembang, gelaran ini juga diharapkan mampu mendongkrak gairah dunia balap lurus daerah sekaligus menjadi sarana positif bagi para pecinta otomotif untuk menyalurkan bakat mereka di arena resmi dan aman.

Pendaftaran peserta sendiri sudah dibuka. Untuk kelas ADS drag bike dibanderol Rp 500 ribu hingga 20 Juni 2026, sedangkan kelas supporting Rp 450 ribu. Sementara pendaftaran drag race mobil dikenakan biaya Rp 600 ribu hingga 19 Juni 2026.

Dengan persaingan sengit, hadiah menarik, dan hadirnya pembalap-pembalap potensial, Aspira Premio Andalas Drag Series 2026 Round 2 Sumatera Selatan dipastikan menjadi salah satu event balap lurus paling ditunggu di pertengahan tahun ini.

Sirkuit Brasil Kembali Bermasalah, MotoGP Goiania Ditutup Lagi untuk Perbaikan Aspal

0
Foto: gold and Goose Photography/ LAT Images/ via Getty Images

OtomotifZone.com – Jakarta, Gelaran MotoGP Brasil 2026 di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, kembali menuai sorotan setelah masalah aspal yang sempat mengacaukan akhir pekan balapan ternyata belum sepenuhnya terselesaikan. Sirkuit yang menjadi tuan rumah kembalinya MotoGP ke Brasil setelah lebih dari dua dekade itu kini harus kembali ditutup untuk menjalani perbaikan tambahan pada permukaan lintasan.

Masalah sudah muncul sejak awal akhir pekan balapan MotoGP Brasil beberapa waktu lalu. Hujan deras menyebabkan banjir di area sirkuit pada sesi latihan, sebelum balapan sprint tertunda cukup lama akibat munculnya lubang besar di lintasan utama yang harus segera diperbaiki.

Tak berhenti di situ, balapan grand prix utama bahkan harus dipersingkat beberapa saat sebelum start karena permukaan aspal di tikungan 11 dan 12 mengalami kerusakan serius.

Pihak pengelola sirkuit kemudian melakukan investigasi dan menemukan bahwa lubang di lintasan utama disebabkan oleh kerusakan sistem saluran pembuangan lama yang terdampak hujan deras. Sementara itu, kerusakan aspal disebut terjadi karena proses curing atau pematangan aspal yang tidak berjalan sempurna.

Usai MotoGP berlangsung, sirkuit Goiania ditutup lebih dari satu bulan untuk menjalani perbaikan. Bahkan ajang Porsche Cup lokal terpaksa ditunda akibat proses renovasi tersebut.

Namun masalah baru kembali muncul saat sirkuit digunakan untuk balapan stock car pekan lalu, yang menjadi event pertama setelah MotoGP digelar di Goiania. Media lokal Brasil melaporkan kerusakan aspal kembali terjadi, terutama di area Tikungan 5.

Sekretaris olahraga dan rekreasi negara bagian, Welington Peixoto, menjelaskan bahwa proses perbaikan sebenarnya hanya membutuhkan waktu tiga hari. Namun, proses pematangan aspal membutuhkan waktu lebih lama agar hasilnya benar-benar maksimal.

“Perbaikan aspal berlangsung tiga hari, tetapi aspal perlu waktu untuk curing. Justru proses curing inilah yang tidak berjalan dengan benar dan menyebabkan kerusakan,” ujarnya.

Meski masih akan digunakan untuk beberapa agenda balapan dalam waktu dekat dengan perbaikan sementara demi alasan keselamatan, sirkuit Goiania dijadwalkan kembali ditutup pada Juni mendatang untuk pengerjaan ulang permukaan lintasan.

Kondisi ini pun memunculkan kritik terhadap proses homologasi lintasan oleh FIM. Banyak pihak mempertanyakan kelayakan sirkuit sebelum digunakan MotoGP, terlebih sejumlah pembalap juga meminta agar tes resmi dilakukan terlebih dahulu di sirkuit baru guna mendeteksi potensi masalah sebelum balapan berlangsung.

MotoGP sendiri dijadwalkan kembali menggelar seri Brasil musim depan, bersamaan dengan debut seri baru di Argentina.

Kia Perkuat Layanan Aftersales Lewat Kia Total Care, Hadirkan Ownership Experience Lebih Seamless

0

OtomotifZone.com – Jakarta, Kia terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan ownership experience menyeluruh bagi konsumen di Indonesia melalui penguatan layanan purna jual atau aftersales. Langkah ini dilakukan untuk menjawab meningkatnya perhatian konsumen terhadap kenyamanan penggunaan kendaraan serta efisiensi biaya kepemilikan jangka panjang.

Melalui program Kia Total Care, pabrikan asal Korea Selatan tersebut menghadirkan berbagai layanan yang dirancang memberikan rasa tenang bagi pelanggan, mulai dari perawatan berkala, garansi kendaraan, hingga dukungan khusus untuk kendaraan elektrifikasi.

“Aftersales adalah bagian dari janji Kia kepada konsumen. Kami ingin memastikan setiap pelanggan merasakan kepastian dan kenyamanan, bukan hanya saat membeli mobil, tetapi sepanjang masa kepemilikan,” ujar Harry Yanto selaku VP Operations Kia Sales Indonesia.

Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Kia menghadirkan program Kia Total Care khusus bagi pengguna Kia Carens dan Kia Sonet terbaru. Program ini mencakup gratis biaya jasa perawatan berkala hingga empat tahun serta garansi kendaraan hingga tujuh tahun atau 200.000 kilometer.

Kia menilai kombinasi layanan tersebut mampu memberikan kepastian sekaligus efisiensi biaya kepemilikan kendaraan bagi konsumen, sehingga pengguna dapat lebih nyaman dalam melakukan perawatan rutin tanpa terbebani biaya jasa servis.

Selain itu, Kia juga memberikan garansi kendaraan lainnya untuk beberapa model unggulan. Kia Carnival dan Kia EV9 GT-Line mendapatkan garansi kendaraan hingga lima tahun atau 150.000 kilometer.

Tak hanya kendaraan, Kia turut menghadirkan garansi suku cadang hingga 12 bulan atau 20.000 kilometer untuk seluruh unit Kia yang dipasarkan di Indonesia.

Dalam mendukung perkembangan kendaraan elektrifikasi, Kia juga memperkuat layanan untuk kendaraan listrik dan hybrid melalui garansi baterai hingga delapan tahun atau 160.000 kilometer. Fasilitas ini berlaku untuk model EV seperti Kia EV9 maupun kendaraan hybrid seperti Kia Carnival Hybrid.

Dukungan tersebut menjadi bagian penting dari upaya Kia dalam meningkatkan rasa aman konsumen terhadap penggunaan kendaraan elektrifikasi sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap ekosistem EV di Indonesia.

Menurut Kia, seluruh layanan purna jual yang dihadirkan bermuara pada satu tujuan utama, yakni memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan premium yang benar-benar menyeluruh. Konsumen tidak hanya memperoleh kendaraan dengan desain modern dan teknologi canggih, tetapi juga kepastian layanan yang mendukung penggunaan kendaraan dalam jangka panjang.

“Aftersales bukan hanya soal servis berkala, tetapi bagaimana Kia terus mendampingi konsumen sepanjang masa kepemilikan kendaraan. Kami ingin memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman penggunaan yang nyaman, praktis, dan didukung layanan yang konsisten sesuai standar global Kia,” tutup Harry Yanto.

*Syarat dan ketentuan berlaku.

Hasil Keseluruhan Matapanah Rookie Dragbike 2026 Magetan

0

OtomotifZone.com – Magetan, Berikut adalah hasil Keseluruhan dari kejuaraan Hut Bhayangkara Matapanah Rookie Dragbike 2026 yang berlangsung di sirkuit Np Jalan Pasar Sayur, 23 Mei 2026 :

Wahhh! Knalpot Pekajaman Antar Lima Besar Kelas Underbone 2T 130cc Naik Podium Superprix Boyolali

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Persaingan di kelas Bebek 2T TU 130cc (Underbone) pada gelaran Superchallenge Superprix 2026 Putaran 2 di Sirkuit Karting Boyolali benar-benar menyuguhkan tontonan yang berkelas. Bertarung di kelas para “raja” ini jelas bukan perkara mudah. Selain fisik pembalap yang harus prima, persiapan kuda besi yang optimal menjadi harga mati untuk bisa menembus urutan terbaik.

​Kabar menariknya, barisan depan yang berhasil mengamankan posisi lima besar terbaik diisi oleh motor-motor yang dibilang sangat kompetitif. Usut punya usut, kelima motor podium tersebut ternyata kompak mengandalkan senjata yang sama pada sektor pembuangan, yaitu Knalpot Pekajaman Muffler Yogyakarta.
​Kolaborasi Dua Mekanik Top dan Riset “P Besar”

​Keberhasilan ini tidak luput dari tangan dingin dua mekanik papan atas Indonesia, yaitu Pakdhe Heru Kate Montormaboer dan Bapak Ari Vreinz. Kedua mekanik legendaris inilah yang racikan motornya sukses menyapu bersih podium 5 besar di Sirkuit Boyolali.

​Dari hasil kolaborasi dan riset rutin bersama Potter Pekajaman, lahirlah knalpot khusus berspesifikasi kompetisi untuk Underbone 2tak 130cc yang kini berlabel “P Besar”. Hasil riset ini terbukti ampuh membuat motor menghasilkan muntahan power yang luar biasa di lintasan.

​Dominasi ini dibuktikan langsung oleh pembalap asal Jabar, Alfi Husni (SAE Racing Team), yang sukses meraih podium tertinggi setelah melahap 15 laps & mencetak Best Time 54.347 detik.

​”Memang sih kak, knalpotnya enak powernya kerasa sesuai dengan karakter motor ini. Motor yang dibikin Pakdhe Kate ini bikin saya enjoy dan tampil pede, soalnya motornya makin narik aja powernya, terbukti!” ungkap Alfi Husni dengan puas setelah balapan.

​Menyusul di posisi kedua ada Lucky Hendriansya (HMS 95 Racing Team) disusul oleh duo Dits Racing, Wilman Hammar dan Aldiaz Aqsal Ismaya di posisi ketiga dan keempat. Sementara posisi kelima digenapi oleh pembalap tuan rumah Jateng, Andreas Lukito.

Superprix Boyolali : Balas Dendam Sempurna! Alfi Husni Ngamuk dan Tak Terbendung di Kelas Underbone 2Tak 130cc

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Setelah sempat menelan pil pahit akibat crash di kelas Bebek 4T TU 150cc Expert, Alfi Husni langsung mengamuk dan meluapkan motivasi tingginya di kelas para raja.

Pembalap bernomor start 143 ini sukses tampil superior dan melejit tanpa lawan pada final kelas Underbone 2Tak 130cc dalam gelaran Superchallenge Superprix 2026 Seri 2 di Sirkuit Karting Boyolali, Sabtu malam (23/5).

​Bermain dengan ritme yang cepat namun pasti, Alfi memperlihatkan kematangan strateginya di atas lintasan. Pada lap-lap awal, posisinya memang sempat menempel ketat dengan barisan pembalap di belakangnya. Bukan tanpa alasan, Alfi sengaja bermain taktis demi menjaga kondisi ban dan berusaha untuk tetap tenang mengatur ritme balap agar kesalahan di kelas sebelumnya tidak terulang.

​Strategi tersebut terbukti sangat jitu. Begitu memasuki pertengahan race, Alfi Husni tanpa babibu langsung menekan tuas gas sedalam-dalamnya. Pacuan Underbone 130cc miliknya melesat bak peluru meninggalkan para rival. Dominasi Alfi begitu nyata hingga ia berhasil menciptakan gap yang sangat renggang mencapai 2,5xx detik dari pembalap di posisi kedua, hingga akhirnya finish bersih tanpa ada perlawanan sengit di lap-lap akhir.

​Kegagalan di kelas 150cc Expert sebelumnya justru menjadi bahan bakar utama dan motivasi berlipat gila bagi Alfi untuk merebut takhta tertinggi di kelas Underbone ini. Hasilnya pun berbuah manis dengan raihan podium pertama.

​Ditemui seusai prosesi podium, Alfi Husni tidak bisa menyembunyikan rasa syukur dan bangganya bisa menebus kesalahan dengan mempersembahkan trofi juara di kelas bergengsi ini.

​”Alhamdulillah, kelas Underbone 2Tak 130cc ini bisa kita rebut. Sebuah kebanggaan bersama SAE Group bisa menjuarai kelas yang sangat bergengsi ini. Terima kasih banyak untuk Bos Sholeh dan semua kru yang sudah terlibat. Spesial juga untuk Pakdhe Kate yang sudah menyiapkan motor ini sebaik mungkin hingga tampil perkasa di lintasan,” ungkap Alfi Husni dengan penuh emosional.

​Racikan magis legendaris dari Pakdhe Kate pada mesin Underbone SAE Racing Team malam ini sukses mengobati kekecewaan tim, sekaligus menegaskan bahwa Alfi Husni tetaplah salah satu raja dua tak paling berbahaya di sirkuit Boyolali.

Seri 1 Moto3 Junior Catalunya, Race 1 Ramadipa Sudah Berikan Gebrakan !!!

0

OtomotifZone.com – Spanyol. Tahun pertamanya ikut di kelas Moto3 Junior pembalap pengganti Veda Ega Pratama di kelas ini adalah Muhammad Kiandra Ramadipa. Mungkin sudah tahu dengan performanya tahun lalu di kelas yang ada dj bawahnya, Rama sudah tunjukkan hasil positif.

Masih di tim yang sama yakni tim Junior Talent di mana tim ini menaungi talenta yang cukup banyak baik dari asia maupun Eropa. Dan di race pertama ini Rama sudah membuat kejutan di mana kejutan itu adalah performanya yang sempat diragukan di lap awal.

Rama agak kesulitan di menit-menit awal dan dia stay di posisi 8, 9 atau 10. Tapi 4 lap jelang perlombaan selesai perlahan Rama naik kelima besar dan puncaknya 2 lap sebelum selesai Rama malah bisa memimpin jalannya balap. Perlu di lihat ulang performa pembalap dengan spek Honda NSF agak sulit menembus Barisan depan saat Veda menggenjot spek ini tahun kemarin.

Tapi yang terlihat dari ini Ramadipa bisa memaksimalkan tunggangan melawan tim-tim besar dengan motor KTM. Dan terlihat saat memimpin balap bagaikan sebuah momen yang tak terduga dan membungkam para netizen yang ikut berkomentar di live streaming bahwa Ramadipa bisa kencang dan melawan.

Satu lap perlombaan selesai rupanya situasi lima pembalap terdepan sangat dekat bagaikan gerbong. Rama kehilangan momen. Titik pengereman kacau akibatnya bisa dimanfaatkan oleh pembalap lain dan ini merupakan pelajaran baginya untuk balapan ke depan bahwa konsentrasi satu lap gelang finish dan benar harus lebih hati-hati. Ini sekedar pandangan, entah ada faktor lain mungkin seperti ban habis bisa juga.

Rama (32) Bertarung sengit dari 10 besar…

Tekanan rider Eropa benar-benar sudah terasa. Dan akhirnya pun Rama finish di posisi kelima karena serangan dari dua pembalap dan dua tim besar bertarung dengan menembus pertahanan Rama. Bukan hasil yang buruk namun ini juga sudah hasil yang bisa dibanggakan mengingat tahun pertamanya dengan spek motor yang berbeda dengan tahun kemarin. Kita lihat di Race 2 nanti.