OtomotifZone.com – Jakarta, Marc Marquez mengakui bahwa dirinya sebenarnya sudah cukup puas dengan posisi kedua saat Sprint Race MotoGP Brazilian Grand Prix 2026. Namun, kesalahan kecil yang dilakukan Fabio Di Giannantonio di lap-lap akhir justru membuka jalan bagi Marquez untuk meraih kemenangan perdananya musim ini.
Balapan yang digelar di Autodromo Internacional Ayrton Senna berlangsung dramatis, terlebih setelah sempat tertunda akibat ditemukannya lubang besar (sinkhole) di lintasan utama.
Sejak awal, Di Giannantonio tampil dominan usai старт dari pole position. Sementara itu, Marquez memilih bermain aman dan sempat berada di posisi ketiga, terutama karena ia merasa karakter sirkuit ini bukan yang paling cocok dengan gaya balapnya.
Setelah berhasil melewati Fabio Quartararo, Marquez mulai mendekati Di Giannantonio secara perlahan. Meski tekanan terus diberikan, peluang untuk menyalip terlihat semakin menipis hingga akhirnya momen penentu datang jelang akhir balapan.

“Sejujurnya hari ini posisi kedua sudah cukup. Tapi saat saya melihat dia melakukan kesalahan, saya langsung mencoba menyerang,” ungkap Marquez dikutip dari Crash
Kesalahan kecil Di Giannantonio, yang hampir kehilangan grip depan dan melebar, dimanfaatkan dengan sempurna oleh Marquez untuk mengambil alih posisi terdepan.
Meski berhasil menang, Marquez tetap menilai Di Giannantonio sebagai ancaman utama di balapan utama hari Minggu nanti.
“Saya pikir pebalap yang harus dikalahkan besok tetap Fabio, karena dia tampil sangat baik,” tambahnya.
Selain duel di lintasan, perhatian juga tertuju pada kondisi trek. Lubang besar yang ditemukan di lintasan utama memaksa panitia melakukan perbaikan darurat sebelum balapan dimulai.
Marquez pun mengaku khawatir jika kerusakan tersebut melebar ke racing line.
“Kami berdoa kondisi tetap seperti ini. Lubangnya memang di luar racing line, jadi kami masih bisa balapan. Tapi kalau sampai masuk ke racing line, itu akan mustahil untuk balapan,” tegasnya.
Kekhawatiran serupa juga disampaikan oleh Joan Mir, yang menilai para pebalap cukup beruntung karena posisi lubang tidak berada di jalur utama.
Dengan kemenangan ini, Marquez kembali menunjukkan tajinya dalam perebutan gelar. Namun, ia masih harus mengejar selisih poin dari pimpinan klasemen sementara, Pedro Acosta, yang meski hanya finis kesembilan di Sprint Race tetap memimpin kejuaraan.
Balapan utama MotoGP Brasil dipastikan akan berlangsung semakin panas, dengan kondisi trek yang masih menjadi tanda tanya besar bagi seluruh pebalap.




