Beranda blog Halaman 495

Kuasai Dua Moto, Zidane Juara Trail Standar 4T 155 Pro Region 2

0

OtomotifZone.com– Lamongan. Kelas pertama yang di pertandingan pada Seri 4 Kasal Cup JC Supertrack sirkuit Jato Sanur Lamongan 2-3 September 2023 adalah Trail Standar 4T 155 Pro. Beberapa seri berjalan sosok M. Zidane menjadi penguasa pentas kelas murah ini. Pembalap yang mengibarkan bendera Kaisar Motor Surabaya tersebut benar-benar full fight di Lamongan.

Sesi kualifikasi juga sudah disikat Zidane. Lanjut ke sesi race sejak start tanpa memberikan ruang pembalap lain. Zidane hanya fokus pada line agar tepat dan cepat meninggalkan lawan. “Fokus saya di situ karena kita sama-sama punya spek standar dan mungkin kami akan seimbang bila tidak mempunyai manuver khusus. Jadi saya selepas start langsung cari line terbaik dan mencari awalan terbaik untuk melahap handicap sirkuit Jotosanur. Alhamdulillah moto 1 bisa ambil juara,” ucap pembalap asal Blitar ini. Perhitungan point sudah aman untuk rebut juara Region 2 kelas Trail Standar 4T 155 Pro.

Selalu ada di podium terbaik, Zidane torehkan juara Region 2 kelas Trail Standar 4t 155 Pro.

Rupanya belum cukup bagi Zidane. Moto 2 juga tak bisa dibiarkan begitu saja. Juara Trail Standar 4T 155 Pro kembali di rebut dengan pandangan yang sangat mudah. Dua kali angka 25 dengan rival di bawahnya. Membuat hasil fantastis Zidane berhasil menjadi Juara Region 2 Kelas Trail Standar 4T 155cc Pro.

“Hasil yang penuh petualangan dari kelas-kelas lainnya. Di kelas lain saya selalu mendapat cobaan. Kadang apes kadang Juara. Dan di kelas ini saya lebih konsisten. Hasilnya alhamdulillah bisa menjadi juara Region 2 kelas Trail Standar 4T 155 Pro. Terima kasih semuanya, mekanik, crew dan keluarga,” senyum Zidane.

Selamat hasil kerja kerasnya bersama team RDNG Kaisar Motor Surabaya.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Aldo Bilqis Sembuh Dari Cedera, Siap Gas Di Kasal Cup JC Supertrack Lamongan

0

OtomotifZone.com- Lamongan. Absen di seri 2 dan 3 membuat Aldo Bilqis harus merelakan poin-poin penting balap ini karena mengalami cedera patah tangan kiri ketika  sesi latihan saat seri Tegal . Seri 4 Kasal Cup JC Supertrack sirkuit Jato Sanur Lamongan 2-3 September 2023 Aldo Bilqis sudah siap melanjutkan pertarungan dan kembali berbaur di sesi latihan hari ini.

Pembalap asal Jambi yang kali ini membela tim ibrahimaya tersebut sebenarnya sudah sembuh saat ada event kualifikasi Pon 2024 di Bogor beberapa waktu yang lalu. Seri perjalanan waktu Mungkin kondisi tangannya benar-benar sudah bisa untuk merasakan balap sesungguhnya di Kasal Cup JC Supertrack sirkuit Joto Sanur Lamongan hari ini.

Kembali ada 3 kelas yang akan diikuti oleh Aldo Bilqis yaitu Bebek Standar, Bebek Modifikasi, dan FFA Pemula. Persaingan setelah cedera mungkin tidak mudah bagi Aldo karena rutin Cesar yang memimpin klasemen sementara diikuti oleh Fabio Erlang dan Marvin.
Penulis: Hafid | Foto : Hafid

Yuk Hadiri Event Drag Bike Paling Bergengsi di Banten Akhir Pekan Ini di KP3B Banten!!!!

0
Mendadak Drag
Pembalap Thailand Mulai Memeriahkan Balap Drag Indonesia

OtomotifZone.com – Banten.Yukido Extra Drag Bike Open 201 meter di Sirkuit KP3B, Serang, Banten, terdengar seperti acara yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor. Dengan adanya hadiah yang luar biasa dan kelas-kelas yang menarik, tidak mengherankan jika peserta dari pebalap dan tim papan atas tertarik untuk bergabung.

Bagi mereka yang memiliki minat dalam balap motor, acara ini adalah kesempatan yang bagus untuk menyaksikan aksi balap yang seru dan melihat para pebalap terbaik dalam aksi. Selain itu, dengan mengikuti acara ini, peserta juga memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah dan mendapatkan apresiasi atas keahlian mereka.

Selain itu, acara ini juga memberikan alternatif yang lebih aman bagi mereka yang ingin menggunakan keahlian balap motor mereka tanpa harus turun di jalan raya. Mengikuti acara seperti ini dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan dan mengasyikkan bagi peserta.

Bagi siapa pun yang tertarik, saya sangat menyarankan untuk tidak melewatkan acara ini. Ini adalah kesempatan yang bagus untuk menikmati balap motor yang seru dan mendukung para pebalap favorit Anda. Semoga acara ini sukses dan memberikan hiburan yang luar biasa bagi semua peserta dan penonton.

Lulut Wahyudi Buat Bamsoet Terkesima Modifikasi Retro3W Buatannya

0

OtomotifZone.com-Jogja. Nama Lulut Wahyudi atau di Instagram terkenal dengan Lulut Retro sudah melegenda di penjuru dunia. Nggak percaya? Searching aja di website mana aja deh. Beliau builder, modifikator custom yang sudah ikut kontes lintas dunia asal Jogjakarta yang boleh di katakan seniornya motor modifikasi kelas berat.

Bertemu di acara pengukuhan juga pelantikan pengurus IMI DIY di pendopo Royal Ambarukmo hotel beberapa waktu yang lalu turut serta dihadiri oleh ketua MPR juga ketua IMI Pusat Dr. Bambang Soesatyo. Di sela-sela acara beberapa kendaraan motor sport rekan-rekan penggiat otomotif Yogyakarta memajang motor dan mobil modifikasi di depan pendopo. Dan salah satunya yang sangat membuat takjub adalah modifikasi custom motor roda tiga karya Lulut Wahyudi dari Retro Classic Cycles Yogyakarta.

Lulut Wahyudi berkesempatan duduk bersama Bamsoet di cockpit modifikasinya

“Luar biasa rapi, dijual berapa?” gelak tawa Bamsoet saat di dalam cockpit bersama Lulut Wahyudi. Tatapan kagum melihat modifikasi diluar nalar nan rapi membuat Bamsoet ajung jempol atas karya seni ini.

Bamsoet langsung rasakan R3W karya Lulut Retro di halaman pendopo.

Motor di sulap seperti ala Morgan 3 Wheeler tahun 50an tersebut dinamai Retro 3 Wheeler atau R3W. “Mesin basic Herley Davidson dengan kapasitas 1340cc. Custom penggerak roda, body, sampai chasis. Beberapa komponen lama yang sudah tidak produksi dibuat lagi untuk membuat tampilan R3W ini,” tutur Lulut yang juga penggarap acara pameran Custom bila di Jogjakarta. Dari motor hanya mesin saja sepertinya. Lainnya disulap bak mobil balap jadul

Sebelumnya R3W ini rampung modifikasi langsung tancap gas touring ke pulau Dewata BaliBali sendirian. Sayang sekali acara cukup padat dan OZ belum sempat ulik detail bersama Lulut Retro. Gimana kalau ke bengkelnya ya…

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Pembuktian Kontan di SCR Palopo, Iswandi: Saya Belum Habis

0

OtomotifZone.com – Palopo.Iswandi Muis menunjukkan penampilan yang luar biasa pada Sulawesi Cup Race putaran 4 di Sirkuit Ratona Motorsport, Palopo, Sulawesi Selatan pada tanggal 27 Agustus 2023. Meskipun usianya tidak lagi muda, ia berhasil meraih banyak penghargaan dalam gelaran tersebut. Prestasinya ini membuktikan bahwa ia memiliki kualitas sebagai seorang pebalap modern.

Sulawesi Cup Race Palopo merupakan ajang di mana banyak pebalap muda turun, terutama di lima kelas utama. Namun, Iswandi Muis, yang akrab disapa Wandi, mampu menghadapi tantangan tersebut dan tetap berada di podium kelas utama. Pengalaman yang banyak dan fisik yang masih prima membantu Wandi untuk bisa bersaing dengan para pebalap muda.

” Saya akan terus balap. Saya masih bisa imbangi para pebalap muda. Kita sudah lama balap dan tau bagaimana cara untuk mengatasi itu semua. Jadi saya juga mau buktikan kalau saya belum habis,” ujar Iswandi Muis langsung kepada Otomotifzone

Hal ini menunjukkan bahwa usia bukanlah satu-satunya faktor penentu dalam dunia balap. Keahlian, pengalaman, dan kondisi fisik yang baik dapat membantu pebalap senior seperti Wandi untuk tetap bersaing dan meraih kesuksesan. Penampilannya yang mengesankan di Sulawesi Cup Race merupakan bukti nyata dari dedikasi dan kemampuannya sebagai pebalap yang masih kompetitif.

Pada kelas utama, Iswandi mampu menjuarai kelas Ex MP2 dengan motor garapan Achos dan menjadi juara ke empat. Lalu Wandi juga bisa menjadi juara kedua dikelas SCR3 atau Bebek 2 T 116 STD terbuka bersama Basecamp Coffe 90 Penk Benk

Matic FFA Laksana Mulya Jadi Gosip Otomotif Atas Prestasinya , Berikut Rahasianya

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Tim Laksana Mulya dari Jawa Barat sedang menjadi perbincangan di kalangan pecinta otomotif Indonesia karena motor Yamaha Matic mereka yang berhasil membawa para pebalap Jawa Barat meraih kemenangan di kelas FFA, itu tentu merupakan prestasi yang mengesankan.

Jika para pebalap yang mengendarai motor ini menganggap bahwa motor tersebut mudah dikendarai dan memberikan keunggulan dalam balapan, itu bisa menjadi faktor yang berkontribusi pada keberhasilan mereka. Keunggulan seperti itu dapat membantu pebalap memaksimalkan potensi mereka dan memenangkan balapan.

” Motornya itu tahan mas. Dan nyaman digunakan. Jadi powernya pas sekali saat dikendarai dikelas FFA mas. Jadi saya menganggap motor ini sangat nyaman dan pas,” ujar Putra PA yang kemarin meraih juara 1 dikelas FFA bersama Laksana Mulya.

Selain itu, ketahanan motor dalam menjalani balapan juga merupakan faktor penting. Jika motor ini mampu bertahan dengan baik selama balapan yang berlangsung dalam waktu yang lama, itu dapat memberikan keuntungan bagi pebalap dalam menjaga konsistensi performa selama balapan.

Namun, penting untuk diingat bahwa hasil balapan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk keterampilan pebalap, strategi tim, kondisi lintasan, dan persaingan dengan pebalap lainnya. Meskipun motor yang baik dapat memberikan keunggulan, tetap dibutuhkan usaha, keterampilan, dan dedikasi dari pebalap untuk mencapai keberhasilan di dunia balap.

” Kebetulan kita belum memaksimalkan yang ada mas. Motor ini masih menggunakan pendingin Oil cooler mas. Jadi belum menggunakan Radiator. Kedepannya motor akan seperti ini dulu mas belum akan ada perubahan. Nanti kalau sudah mulai persaingan sengit mungkin kita akan melakukan riset kembali,” tutup Alma selaku mekanik.

Memang kondisi yang biasa ada dalam balap matic FFA adalah motor menggunakan penginin radiator. Tapi motor ini belum menggunakan Radiator sudah bisa bersaing dibarisan depan. Dan kendala juga banyak pada matic FFA adalah kekuatan mesin dan Vbelt. Motor ini terlihat jarang putus Vbelt. Lalu seperti apa spesifikasi mesinnya? Berikut spesifikasinya .

Klep:34/29 batang 4.5
Piston: BRT 68
Struk: 64 mm
Perklep: Koizumi
Rasio:( merk) GF racing
Cvt drajat dan loler: Drajat STD
Kompresi:14:1
Karburator:UMA 34
CDI:BRT 24 step
Ban: Pirelli DRC 90/80-14
Velg:RCB
Knalpot:CLD Shark
Shock :Moto1 custom (UWA Suspension)

Tim Papan Atas 201 Meter dan 402 Meter Menghiasi DB Bodisa Shijiro Amorex

0
bodisa

Otomotifzone.com – BOGOR. Pada perhelatan akbar drag bike Bodisa Shijiro Amorex, yang berlangsung akhir pekan kemarin Sabtu – Minggu, (26-27/8/2023) bertempat di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat. Menjadi ajang pertemuan nama-nama besar berkumpul.

Perhelatan drag bike baik 201 meter dan 402 meter, menjadi wadah untuk mereka kembali berlaga di atas lintasan landasan udara. Pembalap-pembalap top Nasional baik pemula maupun seeded, dan tim-tim beken papan atas sengaja menyambangi gelaran dari Bodisa.

Bodisa
Drag Bike 402 Meter Bodisa Motor Sport

Seperti contoh yang bisa disebutkan adalah, Vano Mahendra, Opick Acil, Fachry Child, Darryl Jess, Adit Bolang, Eza Yudha, Tia Bocil, Osenk Tanxian, Achonk TDC, M. Saiman TDC, R. Cholid Teor, Ryan Me’e, Topik Maulana, Della Yudha, Adhe Oweh, dan masih banyak lainnya untuk deretan nama rider drag bike.

Lalu untuk nama bendera tim, diantaranya Tekno Tuner HS, Happy Turtle, Wahana Baru Motor Bandung, Bonanza 253 Bogor, DND 189 Basah Racing Team, dan beberapa nama besar lainnya lagi.

bodisa
Haji Asep Bahrudin

Ini menjadi sebuah tontonan yang menarik kala itu dihidangkan oleh panitia penyelenggara balapan. Selaku ketua dan pemilik acara, Haji Bahrudin pun memberikan komentarnya.

“Alhamdulillah untuk hasil kemarin, terima kasih untuk yang telah terlibat, dan untuk para pembalap hingga tim yang hadir. Kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik dan bisa memberikan kesan, dan memanjakan mereka semua. Ini juiga berkat kerjasama yang baik luar biasa, antara Bodisa dan para sponsor yang terjalin,” ujar dari Haji Bahrudin kepada Penulis.

Vano Mahendra Tutup Seri Bodisa Sebagai JU, Dibantu oleh DND

0
vano
Vano Mahendra #62

Otomotifzone.com – BOGOR. Gelaran drag bike 201 meter dari Bodisa Shijiro Amorex, akhirnya menemukan akhir perjalanannya. Hajat balap tersebut usai dijalankan pada akhir pekan kemarin, Sabtu – Minggu (26-27/8/2023), bertempat di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat.

Pembalap yang berhasil memenangkan seri kejuaraan dari Bodisa Shijiro Amorex, ialah pembalap asal Jawa Tengah, yang kini telah menggandakan domisilinya di Jakarta, yaitu Vano Mahendra. Ia sukses menjadi pemuncak klasemen hingga akhir seri, dan seri terakhir pun bermain dengan sangat luar biasa sukses.

Vano Mahendra berhak menjadi pemenang juara seri dari gelaran DB Bodisa, dan membawa pulang hadiah utama dari Shijiro Amorex, berkat usaha dan kerja kerasnya semenjak awal seri Bodisa dijalankan.

dnd
DND Garage

“Alhamdulillah mas tetap bersyukur, jangan putus asa, jangan berpuas diri, tetap semangat mas,” singkat, jelas, dan padat dari Vano Mahendra kepada Penulis langsung.

#62 pada seri akhir mendapat dukungan dan tenaga baru, ia mendapat support dari DND Garage 189 Basah Racing Team BJ Trans. Di mana sebelumnya dari Takens H. Luthfi, namun karena berhalangan hadir pada sesi puncak 201 meter Bodisa, Takens menyatakan tidak dapat bertarung bersama Vano. Di mana akhirnya digantikan oleh DND 189 BJ Trans.

Yamaha Mio “SALJU” WBM Ini Curi Perhatian di Kelas Sunmori

0
wahana baru
Yamaha Mio "Salju" Sunmori Matic 200cc

Otomotifzone.com – BOGOR. Ada sebuah kejadian yang menarik dan mencuri perhatian, dalam gelaran drag bike Bodisa Shijiro Amorex, yang telah berlangsung akhir pekan kemarin Sabtu – Minggu (26-27/8/2023), bertempat di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat.

Tepatnya pada kategori balapan nafas panjang, yakni 402 meter. Salah satunya adalah di kelas Sunmori All Matic 200cc. Ini menjadi salah satu kelas yang bisa dikatakan sebagai, kelas favorit pada kejuaraan balap motor drag bike daerah itu. Pasalnya antusiasme dari para pembalap dan tim, sungguh tidak bisa terbendung.

Menjadi perhatian, sebab yang menjadi juara mengagetkan. Sebuah Yamaha Mio berpenampilan standar ini, mampu menjadi juara diantara para kompetitor yang memiliki look lebih darinya. Namun siapa sangka, ternyata backingan dari mesin tersebut bukan kaleng-kaleng, dari salah satu tuner matic kebut Indonesia, Wahana Baru Motor Bandung.

Dalam kelas itu, matic yang diberi julukan “Salju” (Asal Maju), dengan sokongan part Kawahara dari mesin hingga knalpot, dapat menjadi juara pertama dan hampir menyapu bersih podium dari Bodisa Shijiro Amorex.

wahana baru
Popo Dan Jajaran Crew Wahana Baru

“Untuk motor ini spek 200cc biasa Mas, sama aja seperti 201 meter walau mainnya 402 meter. Cuma beda dibagian kompresi, noken, cvt, sama bagian apinya disesuaikan dengan kondisi balapan dan lintasan. Kelas ini dapat 1,2,3, dan 4,” ujar dari Popo selaku Kepala Mekanik WBM Bandung kepada Penulis.

wahana baru
Riders Wahana Baru Motor Bandung

Sebelum melaksanakan kelas tersebut, usut punya usut. Matic WBM ini mendapat sekaligus menjajal sebuah produk baru, dalam balapannya. Yakni menjajal peforma dan ketangguhan dari roller SGO. Hasil dari tersebut disampaikan langsung oleh Popo.

“Untuk roller ini, hasilnya cukup bagus. Dan beda pada roller lainnya yang pernah digunakan. Untuk sekali race sendiri, kita cek hanya bagian catnya saja yang hilang tidak meninggalkan bekas,” ucapnya.

Penampilan Perdana DND Garage Langsung Memukau

0
dnd
DND Garage

Otomotifzone.com – BOGOR. Sebuah tim baru dilingkup otomotif drag bike, telah muncul di tengah persaingan sengit balapannya. DND Garage dengan optimis, ikut serta dan berpartisipasi memeriahkan gelaran drag bike Nasional.

Usut punya usut nyatanya, ini merupakan milik salah satu pembalap ternama yang masih muda, asal pinggiran Ibu Kota, yaitu Depok – Jawa Barat. DND Garage merupakan hasil bentukan dari dragster berbahaya pada masanya, Della Yudha Pratama.

Nama ini tentunya tidak asing dari telinga penggemar drag bike 201 meter dan 500 meter. Tahun ini dirinya membulatkan tekad untuk membentuk tim sendiri, dan berlaga bersamanya. Tidak tanggung-tanggung nantinya, event besar berskala Nasional akan diikutinya.

Pada gelaran Bodisa Shijiro Amorex Drag Bike 201 Meter – 402 Meter, tim besutan Della ini langsung memukau. Selain memborong podium, ia juga berhasil menghantarkan rider Vano Mahendra mengunci juara serinya di Bodisa.

“Alhamdulillah mas hasilnya, penampilan kali ini baik dan sesuai harapan. Kedepannya kita ingin punya rencana main di IDW dan IDC. Untuk motor 201 meter dan 402 meter ada, 201 meter motor point cukup lengkap,” kata Della Yudha #155 kepada Penulis langsung.