Beranda blog Halaman 65

Superprix Boyolali : Tahan Cedera Kaki, Hafid Rasya Tampil Heroik dan Amankan Podium Tertinggi Bebek 2T STD 125cc Novice!

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Perjuangan luar biasa dan bermental baja dipertontonkan oleh pembalap muda asal Jawa Timur, Hafid Fahril Rasyadan atau yang akrab disapa Hafid Rasya. Meski turun balap dengan kondisi fisik yang tidak 100% optimal akibat cedera pada bagian kakinya, pembalap bernomor start 96 ini tetap tampil perkasa pada gelaran Superchallenge Superprix 2026 Seri 2 di Sirkuit Karting Boyolali, Sabtu malam (23/5).

​Memaksa tetap tancap gas di kelas Bebek 2T STD 125cc – Novice, Hafid Rasya yang mengusung bendera tim Toger Anti Virus Racing sukses menuntaskan balapan sepanjang 12 laps tersebut dengan hasil yang sempurna: keluar sebagai yang terbaik di podium pertama!

​Jalannya balapan sendiri berlangsung dengan tensi yang sangat tinggi. Hafid Rasya harus memutar otak dan menguras energinya demi bertahan dari gempuran serta tekanan hebat para rivalnya. Pasalnya, persaingan di barisan 5 besar terhitung sangat rapat dan krusial. Sedikit saja ia melakukan kesalahan atau lengah akibat menahan rasa sakit di kakinya, posisi terdepan dipastikan langsung direbut oleh pembalap di belakangnya.

​Berdasarkan data timing system, Hafid Rasya berhasil menyentuh garis finish pertama dengan gap yang sangat tipis, yakni hanya terpaut 1.579 detik dari pembalap Febrian M Yusuf di posisi kedua, serta dikuntit ketat oleh Nicky Hayden (RMF Trans) di posisi ketiga.

​Di balik aksi heroik Hafid Rasya di lintasan, ada ramuan magis dari sang mekanik handal, Om Wahyu asal Sampang, Madura. Kepada awak media, Om Wahyu membeberkan rahasia keganasan pacuan bebek goreng 125cc milik tim Toger Anti Virus Racing tersebut.

​”Motor ini memang sudah kami persiapkan jauh-jauh hari dan kondisinya sedang on fire saat ini. Sebelum race final ini berlangsung, kami melakukan check-up ulang secara menyeluruh, terutama berfokus di sektor piston dan koplingnya agar performanya tetap stabil dari awal hingga akhir lap,” ungkap Om Wahyu.

​Sang mekanik pun tidak bisa menyembunyikan rasa haru dan bangganya melihat kegigihan sang pembalap di atas sirkuit.

​”Kami sangat bangga dengan Rasya. Meskipun dia tampil dengan keadaan fisik yang kurang sempurna karena cedera, dia membuktikan profesionalismenya dan menuntaskan tanggung jawab ini dengan sangat baik hingga meraih podium juara,” pungkas mekanik asal Madura tersebut.

Superprix Boyolali : Alfi Husni x SAE Racing Team Tanpa Perlawanan Sengit di Kelas Bebek 2T STD 116cc Expert!

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Penampilan luar biasa dipertontonkan oleh Alfi Husni dalam gelaran Superchallenge Superprix 2026 Seri 2 yang berlangsung di Sirkuit Karting Boyolali, Sabtu malam (23/5).

Pembalap andalan SAE Racing Team bernomor start 143 ini sukses mendominasi jalannya balapan di kelas SPR4. Bebek 2T STD 116cc – Expert.

​Sejak lampu start padam untuk memulai balapan sepanjang 15 laps tersebut, Alfi Husni langsung melejit kedepan. Seiring putaran demi putaran, pacuan Bebek Goreng 116cc milik tim SAE Racing Team tampak begitu perkasa dan menyatu dengan gaya balap agresif Alfi. Tanpa menoleh ke belakang, ia terus memperlebar jarak dan membuat para rivalnya bertekuk lutut.

​Meskipun dalam data timing system resmi mencatat gap akhir setelah balapan selesai adalah 1.403 detik, namun dominasi nyata Alfi di lintasan sempat membuatnya memimpin sangat jauh hingga menyentuh angka 2.586 detik atas rival terdekatnya, Aldias Aqsal Ismaya (Dits Racing) yang harus puas finish di posisi kedua.

Sementara itu, melengkapi podium ketiga ada pembalap senior asal Jatim, Tommy Salim (Mierah Royal YK2 ARJ JO).

​Menariknya, meski berhasil finish dengan cukup santai di baris terdepan, Alfi Husni mengaku tidak mau jemawa. Dirinya menegaskan perjuangan belum selesai karena fokusnya langsung tertuju pada sisa race kelas lainnya yang harus diselesaikan pada seri kali ini.

​”Hasil race ini sangat istimewa, pokoknya bisa bikin bangga Bos Sholeh selaku owner SAE Racing Team. Tapi saya belum begitu puas sepenuhnya karena masih ada sisa race lain yang harus diselesaikan. Fokus kita harus tetap terjaga sampai akhir,” ungkap Alfi Husni dengan penuh optimis.

​Kemenangan ini tidak hanya mengamankan 25 poin penuh bagi Alfi Husni di kelas Bebek 2T STD 116cc Expert, tetapi juga membuktikan bahwa kombinasi mekanik handal SAE Racing Team dan ketenangan Alfi di atas sirkuit teknikal Boyolali

AHDC 2026 Goes to School Sambangi SMKN 4 Tasikmalaya, Tebar Edukasi Balap dan Safety Riding

0

OtomotifZone.com – Tasikmalaya, Menjelang gelaran balap di Sirkuit Bukit Peusar, rangkaian Astra Honda Dream Cup (AHDC) 2026 yang digelar PT Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Daya Adicipta Motora (DAM) mengadakan program edukatif “Astra Honda Dream Cup Goes to School” di SMK Negeri 4 Tasikmalaya pada 23 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti lebih dari 200 pelajar dan menjadi bagian dari komitmen Honda dalam menanamkan pentingnya keselamatan berkendara kepada generasi muda.

Program ini juga menghadirkan berbagai sharing pengalaman dari pebalap hingga edukasi seputar dunia balap dan teknologi otomotif yang berguna bagi para siswa. Kehadiran AHDC Goes to School diharapkan mampu memberikan inspirasi kepada pelajar terkait peluang karier, prestasi, hingga pembinaan di dunia motorsport.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMKN 4 Tasikmalaya serta sponsor pendukung AHDC 2026. Selanjutnya, para peserta mendapatkan edukasi Safety Riding dari instruktur DAM yang membahas teknik berkendara aman, pentingnya kesadaran berlalu lintas, serta kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman.

Tidak hanya itu, suasana semakin menarik dengan sesi sharing bersama sponsor AHDC 2026 dan talkshow inspiratif dari pebalap binaan Astra Honda Racing Team yang saat ini tampil di ajang Asia Road Racing Championship, yakni Rheza Danica Ahrens dan Fadillah Arbi Aditama. Keduanya hadir langsung di Tasikmalaya untuk berbagi pengalaman perjuangan dalam meniti karier balap profesional hingga mampu bersaing di level internasional.

General Manager Motorcycle Sales, Marketing & Logistic DAM, Handi, mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk komitmen DAM dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui pendekatan edukasi dan inspirasi.

“Melalui Astra Honda Dream Cup Goes to School, kami ingin memberikan motivasi kepada generasi muda bahwa prestasi di dunia balap dapat diraih melalui proses pembinaan, disiplin, dan semangat yang positif. Kami juga ingin menanamkan pentingnya keselamatan berkendara agar anak muda dapat menyalurkan passion mereka dengan cara yang tepat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, AHM dan DAM berharap Astra Honda Dream Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi balap, tetapi juga mampu menjadi sarana edukasi dan inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berkembang, berprestasi, dan meraih mimpi mereka di masa depan.

Superprix Boyolali : Tangguh! Sauqi Kuasai Bebek 4T TU 130cc Expert Bawa Piala Untuk No Limit!

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Ketat dan penuh tekanan! Jalannya balapan kelas utama SPR2. Bebek 4T TU 130cc – Expert pada putaran kedua Superchallenge Superprix 2026 di Sirkuit Karting Boyolali menjadi panggung pembuktian mental juara bagi M. Syirat Syauqi.

​Pembalap andalan tim asal Medan, No Limit Racing Team, ini sukses menjadi bintang lapangan setelah mengamankan podium tertinggi lewat aksi bertahan yang sangat luar biasa sepanjang 15 lap jalannya balapan.

​Bertahan dari Gempuran Militan Akbar Abud
​Sejak lampu start padam, Syirat Syauqi yang langsung melesat ke depan tidak bisa bernapas lega. Dirinya langsung mendapatkan kawalan super ketat dari Akbar Abud Afdallah (HMS 95 Racing Team Sek) yang terus membuntuti dengan agresif di posisi kedua.

​Praktis, duel sengit antara Aceh vs Jabar ini menjadi tontonan paling mendebarkan. Akbar Abud terus mencari celah di setiap tikungan Sirkuit Karting Boyolali. Namun, kematangan Syirat Syauqi di atas lintasan patut diacungi jempol. Pembalap bernomor start 270 ini tampil sangat rapi dan cerdik dalam menutup setiap jengkal ruang, membuat Akbar Abud kesulitan untuk melancarkan aksi overtake.

​Hingga bendera finish dikibarkan, Syirat Syauqi sukses mempertahankan posisinya dan menyentuh garis finish pertama, unggul tipis 1.464 detik dari Akbar Abud yang harus puas berada di posisi runner-up.

Menariknya, Akbar Abud sendiri mencatatkan Best Lap terkencang di race ini dengan torehan 55.378 detik.

​Keganasan Mesin Racikan MBKW2
​Di balik ketahanan fisik dan mental Syirat Sauqi di atas lintasan, performa motor Bebek 4T TU 130cc milik No Limit Racing Team ini memang sedang dalam kondisi top perform.

​Semburan tenaga motor berkapasitas 130cc ini merupakan buah karya dari markas MBKW2, salah satu tuner legendaris papan atas Indonesia. Racikan mesin yang responsif namun tetap memiliki daya tahan (durability) yang tinggi terbukti ampuh meladeni siksaan 15 lap penuh di sirkuit Boyolali yang teknikal tanpa kendala sedikit pun.

“Sepanjang lap terus menjaga ritme motor dan melaju sesuai Racingline karena celah sedikit bisa kemasukan, pokoknya terbaik untuk hari ini bisa persembahan podium untuk tim No Limit “, ucap Sauqi

​Selamat untuk M. Syirat Syauqi dan No Limit Racing Team atas kemenangan dramatisnya di Boyolali!

Motoprix 2026 Riau Hadirkan 5 Kelas Utama dan 11 Supporting

0

OtomotifZone.com – Jakarta, Gelaran Pertamax Turbo Aspira Premio Motoprix 2026 Putaran 3 dipastikan berlangsung meriah pada 30-31 Mei 2026 di Sirkuit Permanen Sport Center Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau. Event balap motor bergengsi ini kembali hadir membawa persaingan panas antar pembalap terbaik Sumatera dan nasional.

Anova Motorsport selaku penyelenggara telah menyiapkan total 16 kelas yang akan dilombakan, terdiri dari lima kelas utama dan 11 kelas supporting. Kehadiran berbagai kategori tersebut menjadi bukti bahwa Motoprix tetap menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang prestasi bagi para rider muda hingga senior.

Lima kelas utama yang menjadi pusat perhatian yakni Bebek 4T Tune Up 150cc Expert, Bebek 4T Tune Up 150cc Novice U23, Bebek 4T STD 150cc Rookie U16, Bebek 4T STD 150cc Beginner U13, serta Matic STD 131cc Open. Kelas-kelas ini diprediksi menghadirkan pertarungan sengit karena menjadi kategori favorit para tim papan atas.

Sementara itu, 11 kelas supporting juga siap meramaikan persaingan lintasan. Mulai dari Bebek 4T hingga Bebek 2T dan kelas Matic Open dipastikan menjadi hiburan menarik bagi penonton yang hadir langsung di sirkuit. Tidak hanya itu, beberapa kelas lokal Riau turut dibuka guna memberikan ruang bagi talenta-talenta daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Panitia juga telah membuka pendaftaran peserta yang dipusatkan di Green House Cafe, samping Islamic Center Bangkinang, Jalan DI Panjaitan No.6 Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28463. Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi Wendy Sofyan di nomor 0812-7759-3330.

Dengan antusiasme tinggi dari para pembalap dan tim, Pertamax Turbo Aspira Premio Motoprix 2026 Putaran 3 dipastikan menjadi salah satu event balap paling dinantikan di wilayah Riau dan Sumatera.

Benteng Pertahanan Kuat Reykat Yusuf Juara Bebek 4T TU 150 Novice Superprix Boyolali

0

OtomotifZone.com – Boyolali. Kelas Bebek 4T TU 150cc Novice adalah perjalanan race kedua di hari Sabtu Round 2 Superchallenge Superprix sirkuit Boyolali 23 Mei 2026. Menguasai waktu terbaik sesi kualifikasi, Reykat Yusuf mendapatkan keuntungan dari usahanya yakni start di baris terdepan.

Start mulus membuatnya langsung mencari line terbaik. Bukan perkara mudah. Namun dia berusaha kuat mempertahankan posisi dari tekanan jarak dekat Jordan Badaru. Full lap perjuangan untuk ada sebagai pemimpin barisan berhasil ia amankan sebagai juara.

Reykat tampak bahagia dengan MX King tunggangan baru di team Dit’s Racing Palangkaraya tersebut. Tunggangan cocok dengan gaya pacu pembalap yang cukup lama memakai spek sayap tunggal beberapa tahun belakangan.

Superprix Boyolali: Pecah Telur! Aldias Aqsal Bawa Bebek 2T STD DITS Racing Garapan NTO2 Racing Naik Podium Runner-Up

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Pertarungan sengit tersaji di kelas utama SPR3. Bebek 2T STD 125cc – Expert pada putaran kedua ajang Superchallenge Superprix 2026 yang berlangsung di Sirkuit Karting Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (23/5).

​Di balik gemilangnya performa Alfi Husni (SAE Racing Team) yang sukses mengamankan podium tertinggi, ada cerita yang tak kalah membanggakan dari perebutan posisi runner-up. Motor berbendera DITS Racing yang digeber oleh Aldias Aqsal Ismaya sukses “pecah telur” dengan mencicipi podium terbaiknya untuk pertama kali.

​Keberhasilan ini menjadi catatan luar biasa mengingat Aldias Aqsal statusnya baru pertama kali memacu motor tersebut di atas lintasan kompetisi resmi. Di bawah kawalan mekanik bertangan dingin, Bahtian Eka dari bengkel NTO2 Racing asal Karanganyar, Jawa Tengah, motor ini langsung menjelma menjadi ancaman serius bagi para rival tangguh di kelas para raja (Expert).

​Bagi Bahtian Eka, hasil di Putaran 2 Boyolali ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat emosional sekaligus membuktikan kualitas risetnya.

​”Motor ini pertama kali dinaiki sama Aldias, dan bersyukur langsung bisa perdana naik podium meski di posisi kedua. Ini tentu pencapaian yang luar biasa bagi kami,” ungkap Bahtian dengan nada bangga.

​Di balik melesatnya performa motor bebek goreng DITS Racing ini, ternyata ada proses panjang dan kolaborasi teknis yang matang di dapur pacu.

Pengembangan sektor pembuangan dipercayakan kepada ABJ Exhaust. “Persiapan tentu sudah lama kita siapkan. Dalam riset motor ini, kita juga dibantu oleh ABJ Exhaust. Motor sebenarnya sudah ketemu enaknya, namun menurut saya masih bisa dimaksimalkan lagi. Di event ini, kita sekaligus mencari data dan input berharga dari pembalap,” jelas Bahtian.

Selain itu untuk menyalurkan tenaga responsif khas motor 2-tak ke roda belakang, NTO2 Racing mengandalkan komponen berkualitas tinggi. Sektor final gear mempercayakan gear aluminium lansiran Donta Part. “Terbukti ampuh, selama proses riset sampai dipakai balap ekstrem hari ini, gear-nya masih sangat kuat dan tangguh,” tambahnya.

​Jalannya Balapan yang Menegangkan
​Berdasarkan data hasil resmi (Provisional Result), balapan yang berlangsung selama 15 lap tersebut berjalan sangat ketat. Aldias Aqsal terus menempel ketat Alfi Husni hingga garis finish.

​Aldias menyentuh garis finish di posisi kedua, hanya terpaut tipis 0.274 detik saja dari sang juara pertama. Hasil ini menjadi modal sasis dan mesin yang sangat positif bagi DITS Racing dan NTO2 Racing untuk menatap seri-seri selanjutnya di musim kompetisi 2026.

​Selamat untuk DITS Racing, Aldias Aqsal, dan NTO2 Racing Karanganyar atas podium pertamanya!

Superprix Boyolali : Sempat Trouble di FPQ, Alfi Husni Tampil Tanpa Celah Rajai Kelas Bebek 2T STD 125cc Expert

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Penampilan luar biasa ditunjukkan oleh pembalap andalan SAE Racing Team, Alfi Husni, dalam gelaran Superchallenge Superprix 2026 Seri 2 yang berlangsung di Sirkuit Karting Boyolali (23/05/2026). Bertarung di kelas bergengsi Bebek 2T STD 125cc – Expert, Alfi sukses mengunci podium tertinggi setelah menyajikan performa yang nyaris tanpa celah.

​Kemenangan ini terasa begitu spesial sekaligus dramatis. Pasalnya, pada sesi Free Practice & Qualifying (FPQ) sebelumnya, Alfi sempat didera nasib sial. Akibat adanya kendala teknis pada mesin (engine trouble), ia hanya mampu mengitari sirkuit sebanyak 3 lap saja. Namun, mental juara berbicara. Begitu lampu merah padam di sesi Final Race, Alfi langsung “ngejet” memimpin jalannya balapan.

​Sentuhan Magis Bima Aditya Tetap Beringas
​Di balik melesatnya motor bebek goreng SAE Racing Team, ada tangan dingin sang mekanik legendaris, Bima Aditya. Meski tidak bisa mendampingi langsung di sirkuit dan hanya memantau jalannya race secara daring dari bengkel The Stroke55, racikan mesin Mas Bima terbukti masih sangat beringas dan tak tertandingi di lintasan sepanjang 1.200 km tersebut.

​Alfi Husni sukses menyelesaikan 15 lap penuh, Tak hanya meraih posisi pertama, Alfi juga mencatatkan waktu putaran terbaik (Best Lap Tm) dengan torehan 55.704 detik.

​Ia berhasil meredam gempuran sengit dari Aldiaz Aqsal Ismaya (Dits Racing) di posisi kedua dengan margin kemenangan yang sangat tipis, yakni hanya 0.274 detik.

​Keberhasilan ini tentu membawa kebahagiaan mendalam bagi seluruh skuad tim, tak terkecuali sang mekanik yang meramu kuda besi tersebut dari jauh.
​”Motor yang kami bikin Alhamdulillah bisa membuat bangga bos Sholeh selaku owner dari SAE Group Racing,” tandas Mas Bima Aditya dengan nada puas.

​Dengan hasil gemilang di Putaran 2 Boyolali ini, Alfi Husni berhak membawa pulang poin penuh sebesar 25 poin dan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pembalap yang wajib diwaspadai di sirkuit tanah air.

Casytha Manahadap Buka 3 Kelas Tambahan di Seri Perdana Purbalingga, Panggungnya Para Local Hero!

0

​Otomotifzone.com, Purbalingga – Gelaran balap motor paling bergengsi di Jawa Tengah, Casytha Manahadap Road Race Seri 2026, siap menabuh genderang perang untuk Putaran 1. Event pembuka ini dipastikan akan menghentak Sirkuit Non-Permanen (NP) Alun-alun Purbalingga pada hari Sabtu dan Minggu, 30-31 Mei 2026.

​Untuk menambah tensi persaingan sekaligus memberikan wadah bagi talenta lokal, Manahadap Management secara resmi merilis 3 Kelas Tambahan. Langkah ini menjadi angin segar sekaligus kesempatan emas bagi para local hero untuk unjuk gigi dan membuktikan kualitas mereka di hadapan publik sendiri.

​Fokus pada Karesidenan Banyumas dan Dulongmas, Berikut adalah detail 3 kelas tambahan yang wajib diantisipasi:
​1. Bebek 2Tak STD 125cc (Lokal Karesidenan Banyumas).
​2. Bebek 4Tak TU 130cc / Ex MP2 (Lokal Karesidenan Banyumas)

  1. Bebek 4T STD 150cc Beginner (Lokal Kares Dulongmas)

​Dengan dibukanya kelas-kelas lokal ini, dipastikan tensi sirkuit akan semakin panas sejak hari pertama. Persiapkan pacuan terbaik, setingan karbu maupun injeksi yang presisi, karena ini saatnya membuktikan siapa penguasa lintasan sesungguhnya di Bumi Perwira!

​Pantau terus perkembangan informasinya dan jangan sampai kelewatan jadwal pendaftarannya!

Gebrakan Baru Seri Perdana Casytha Manahadap Road Race 2026 Purbalingga: Kelas 2-Tak Resmi Masuk Kategori Poin!

0

​OtomotifZone.com – Purbalingga, Gelaran balap motor paling bergengsi dan yang paling ditunggu-tunggu di Jawa Tengah, Casytha Manahadap Road Race 2026, siap membuka tirai musim kompetisi baru. Alun-Alun Purbalingga resmi ditunjuk sebagai tuan rumah untuk menyelenggarakan Putaran 1 yang akan berlangsung pada tanggal 30–31 Mei 2026.

​Sebagai barometer balap aspal di Jawa Tengah, Manahadap Management selaku promotor tidak pernah berhenti berinovasi. Pada musim 2026 ini, mereka langsung menghadirkan kejutan besar di seri pembuka lewat regulasi perebutan poin juara umum yang dipastikan bakal membuat tensi persaingan semakin memanas.

​Haryo Plotro, perwakilan panitia dari Manahadap Management, membocorkan bahwa ada peta persaingan yang sedikit berbeda jika dibandingkan dengan musim lalu. Perubahan regulasi ini sengaja dilakukan untuk merespons tingginya animo pembalap dan pecinta mesin “ngebul” di tanah air.

​”Tahun ini kelasnya sedikit berbeda dari tahun kemarin untuk kategori yang dipoin kan. Tahun ini kita rubah sedikit, kita masukkan kelas 2-tak sebagai kelas poin, baik untuk kategori Novice maupun Open (Seeded),” jelas Haryo Plotro saat dikonfirmasi mengenai regulasi terbaru.

​Langkah ini dinilai sangat tepat mengingat kelas bebek goreng maupun underbone 2-tak saat ini sedang berada di puncak popularitas. Dengan dimasukkannya kelas 2-tak ke dalam perhitungan poin utama, para pembalap papan atas kini dituntut untuk tidak hanya piawai menjinakkan motor 4-tak, tetapi juga harus sakti di atas motor 2-tak demi mengamankan takhta juara umum di akhir musim.

​Daftar Kategori Kelas yang Dilombakan
​Untuk Putaran 1 di Purbalingga, Manahadap Management total membuka 29 kelas yang terbagi ke dalam 9 kategori utama.

​Dengan jargon khas #singpentingwaniterus, seri perdana di Purbalingga ini dipastikan akan diserbu oleh ratusan starter dari berbagai penjuru daerah, sekaligus menjadi ajang pembuktian awal bagi tim-tim besar daerah untuk memamerkan riset mesin terbaru mereka.