Beranda blog Halaman 971

Perawatan Sepeda Motor di Rumah Selama Masa PPKM

0

OtomotifZone.com – Bandung. Pada masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), mobilitas akan sangat terbatas sehingga sepeda motor yang biasa digunakan untuk beraktivitas sehari-hari jarang digunakan oleh masyarakat.

Dengan lebih banyak waktu dirumah, masyarakat bisa memanfaatkan waktu luang untuk berbagai kegiatan lain yang positif. Salah satunya adalah melakukan perawatan berkala pada sepeda motor kesayangannya.

Sub Departement Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora, Ade Rohman mengatakan, pemilik sepeda motor bisa melakukan pengecekan dan pembersihan ringan pada beberapa komponen. Hal ini agar kendaraan tetap dalam kondisi yang prima meskipun tidak digunakan dalam waktu lama.

Pengguna sepeda motor wajib mengetahui beberapa komponen yang perlu dilakukan perawatan dan memahami cara pemeriksaannya dengan benar. Berikut beberapa bagian sepeda motor yang perlu diperiksa agar kondisi motor tetap terjaga dengan baik, diantaranya:

Perawatan Sepeda Motor

1.  Sistem Bahan Bakar
Periksa sistem saluran bahan bakar, mulai dari bagian tutup tangki & tangki bahan bakar. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan jika ada kebocoran bahan bakar maka akan tercium oleh hidung. “Jika ada kebocoran, hindari dari percikan api dan segera menghubungi AHASS terdekat agar segera bisa dilakukan tindakan perbaikan,” kata Ade.

2.  Oli Mesin
Periksa ketinggian oli mesin menggunakan stik oli pada kondisi sepeda motor diletakkan diposisi standar tengah (Main stand). Kapasitas oli normal jika permukaan oli masih berada diatas garis lower dan dibawah garis upper pada ujung stick oli. Saat melakukan pemeriksaan kapasitas oli, posisi stik oli tidak boleh di ulir kedalam. Selain itu periksa juga apakah ada kebocoran oli di sekitar mesin atau tidak.

3.  Sistem pengereman
Pada sistem rem yang umum digunakan ada 2 model yaitu Rem Hydroulik dan Rem Tromol. Bagi sepeda motor yang sudah menggunakan rem hydroulik, periksa ketinggian level minyak rem apabila kapasitas minyak rem berkurang ini bisa disebabkan dari kanvas rem yang sudah mulai tipis. Apabila hal ini terjadi, lanjutkan dengan melakukan pemeriksaan ketebalan kanvas rem melalui indikator keausan kanvas rem yang ditunjukkan dengan garis pada sisi kanvasnya.

Pada sistem pengereman tromol, dapat dilakukan pemeriksaan jarak main bebas handle rem dimana ukuran standarnya adalah 10-20mm. Lakukan penyetelan jarak main bebas jika jarak menyimpang, dengan cara memutarkan mur penyetelnya pada ujung kabel remnya.

Dan terakhir, pastikan periksa juga ketebalan kanvas remnya dengan melihat indicator keausan pada bagian lengan ayun rem tromolnya pada saat dilakukan pengereman.

4.  Kondisi Ban
Periksa kondisi tekanan angin dan keausan ban agar berkendara lebih aman dan nyaman serta mendapatkan performa yang maksimal dalam berkendara. Pada umumnya, tekanan angin normal ban depan : 200 kPa/29 psi dan ban belakang : 225 kPa/33 psi.

Ade menambahkan, sementara untuk memeriksa keausan ban luar, bisa dilihat dari indikator keausan ban yang terdapat pada alur ban tersebut. Indicator tersebut biasanya disematkan di alur ban sejajar dengan tanda segitiga pada samping ban luar.

Perawatan Sepeda Motor

5.  Kondisi Accu/Battery
Untuk beberapa tipe sepeda motor Honda, pada bagian speedometer sudah dilengkapi dengan indikator tegangan battery. Pengendara bisa langsung melihat dan memeriksa tegangan accu pada sepeda motor.

Kondisi battery, bisa dikatakan Baik jika memiliki tegangan >12.4 volt. Sementara itu untuk sepeda motor yang belum dilengkapi dengan indikator tegangan battery, bisa melakukan pemeriksaan dengan menggunakan cara sederhana yaitu dengan memfungsikan electric starter. Apabila masih mumpuni dilakukan bisa diartikan kondisi accu dalam kondisi baik.

“Disarankan, jika sepeda motor jarang digunakan secara rutin hidupkan sepeda motor untuk melakukan pengisian tegangan accu supaya agar tidak drop,” ujar Ade.

6.  Bersihkan Sepeda Motor & Berikan Pelumas Pada Bagian yang Bergerak.
Jika sepeda motor selalu parkir di ruang terbuka, bersihkan motor dari debu dan kotoran lainnya secara rutin. Selain itu, setelah motor terkena hujan baiknya motor dicuci untuk menghindari karat pada komponen sepeda motor.

Perawatan Sepeda Motor

Setelah dilakukan pembersihan, lumasi bagian-bagian komponen yang bergerak, diantaranya standar tengah, pillion step, grip gas, lubang kunci, rantai mesin (untuk sepeda motor jenis Cub dan Sport).

Untuk menjaga agar sepeda motor tetap prima, pemilik sepeda motor perlu melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala. Di masa PPKM ini, konsumen dapat memanfaatkan layanan servis kunjung kerumah (Home Service).

Konsumen dapat memanfaatkan layanan Home Service ini dapat melalui 2 cara yaitu menghubungi langsung AHASS terdekat atau melalui aplikasi Daya Auto yang dapat diunduh melalui Google Play Store dan App Store.

Editor : Suhendri Wibowo | Sumber : DAM

Dani Pedrosa Resmi Wild Card Di MotoGP Styria. Apa Targetnya?

0

OtomotifZone.com – Austria. Melalui website resmi Red Bull KTM menegaskan jika test rider mereka Dani Pedrosa, dipastikan bakal jadi turun sebagai wild card musim ini. Kabar itu disinyalir setelah beberapa bulan menjadi perbincangan hangat, soal kepastian the Little Samurai akan come back balapan.

Fix di seri 10 MotoGP sirkuit Styria, Austria, 6-8 Agustus 2021 mendatang setelah libur tengah semester. Pembalap yang menyatakan pensiun di kejuaraan dunia MotoGP akhir 2018 lalu langsung bergabung dengan KTM Factory musim 2019 menyatakan siap. Sebenarnya beberapa kali tawaran KTM untuk mencoba wild card di salah satu seri Pedrosa menyatakan benar-benar enggan balap lagi. Tapi tak menutup kemungkinan akan mencoba jika merasa ingin coba rasakan suasana kompetisi.

Dan di kandang Red Bull nanti akan menjadi catatan khusus kembalinya Pedrosa mencicipi adu kecepatan, dengan 20-an rider kencang MotoGP lainnya saat ini.

Dani Pedrosa resmi wild card di MotoGP Styria 2021

“Sangat menarik untuk menjadi bagian dari proyek ini sejak awal dengan KTM di MotoGP dan dapat berbagi pengalaman saya dengan mereka. Selangkah demi selangkah kami melakukan yang terbaik yang kami bisa dan sekarang menarik lagi untuk balapan karena memberi Anda perspektif yang berbeda dibandingkan dengan tes normal. Sudah lama sejak balapan terakhir saya dan tentu saja, mentalitas untuk GP sangat berbeda dengan tes. Fokus saya untuk GP adalah mencoba menguji hal-hal yang kami miliki di motor dalam situasi balapan,” ujar Pedrosa.

“Saya ingin memahami permintaan yang mungkin dimiliki pengendara untuk sesi dan fitur teknis yang berbeda. Menonton dari rumah saya dapat merasakan peningkatan pada motor dan balapan, tetapi untuk memahami lebih banyak tentang MotoGP sekarang, teknologi baru dan cara balapan menggunakan strategi melawan yang lain, kami akan menggunakan wildcard ini. Sulit untuk berbicara tentang harapan saya setelah begitu lama jauh dari kompetisi. Itu semua mungkin cocok dengan mentalitas balap atau mungkin tidak, tetapi kami akan mencoba menikmati akhir pekan sebanyak yang kami bisa, ” kata pembalap yang mengawali karir di MotoGP 2006 silam.

Target atau harapan tak penting. Fans lebih senang melihat sosok Dani kembali terlihat di lintasan atau di layar televisi.

Penulis : Hafid | Foto : motocyclisimo & motorbikemag

Pahami Jenis-Jenis Rambu Lalu Lintas Sejak Dini

0

OtomotifZone.com – Bandung. Memahami pentingnya keselamatan berkendara tidak hanya untuk dewasa pengguna sepeda motor saja, namun anak-anak dibawah umur seperti yang masih duduk dibangku Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar, hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) juga harus diberikan pemaparan mengenai edukasi safety riding.

Sebelum menginjak dewasa, anak-anak diharapkan sudah memahami terkait pengetahuan safety riding. Karena pada dasarnya anak-anak harus memahami mulai dari persiapan sebelum dibonceng seperti menggunakan Helm, Jaket, dan Masker untuk selalu #Cari_Aman.

Selain itu, pengenalan dan pembelajaran mengenai rambu-rambu lalu lintas kepada anak-anak sangat penting dilakukan sejak dini untuk meningkatkan keselamatan berkendara. “Pada dasarnya rambu lalu lintas memiliki beberapa aspek, diantaranya peringatan, larangan, perintah atau petunjuk bagi pengguna jalan,” buka Ludhy Kusuma selaku Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora (DAM).

Dalam memberikan edukasi safety riding kepada anak-anak, Instruktur Safety Riding DAM selalu memberikan pengetahuan kepada seluruh anak-anak atau peserta webinar mengenai jenis-jenis rambu lalu lintas yang ada di jalan raya, mulai dari arti warna rambu, arti warna trafic light, arti marka jalan, hingga cara menyebrang yang aman dan benar.

“Belajar rambu lalu lintas merupakan hal dasar yang harus diajarkan kepada anak-anak sejak dini sehingga setelah anak-anak besar nanti mereka dapat hidup tertib di jalan raya, dan dapat selalu #Cari_Aman selama di perjalanan” ujar Ludhy.

Editor : Suhendri Wibowo | Sumber : DAM

Terry Tabuni Pembalap Muda Asli Papua Pertama Turun Balap Di Kabupaten Mimika

0
Terry Tabuni

OtomotifZone.Com – Timika. Pada gelaran  Jasti Putra Latber Timika 2021 yang berlangsung disirkuit JR-103 jalan poros trans Nabire-Timika, minggu (18/7), remaja 16 tahun Terry Tabuni putra asli Papua yang turun balap,sempat membuat penulis kagum dan penasaran, pasalnya ia turun pada kelas eksebisi, yang mana kelas tersebut dihuni oleh mantan pembalap yang sekedar ikut mencari keringat.

Informasi yang penulis dapatkan dari salah satu exrider Kota Timika menjelaskan bahwa ia merupakan pembalap muda Papua pertama yang baru ikut balap di Kabupaten Mimika dan sebelumnya belum pernah ada,pastilah semakin membuat penulis penasaran dan ingin melihat permainannya dilintasan.

IMI Papua/Korwil siap mengakomodir dan memonitoring Pembalap asli Papua
IMI Papua/Korwil siap mengakomodir dan memonitoring Pembalap asli Papua

Hadir sebagai pembalap baru pastinya Terry tidak begitu lihai melibas setiap rintangan line sirkuit yang ada seperti aksi para legendanya yang bermain dikelas tersebut, namun jangan salah meski bermain dengan para seniornya, remaja yang duduk dikelas XII SMK Kuala Kencana Timika ini tidak grogi memainkan kuda besinya melewati racing line yang dibuatnya cukup rapih namun tidak kaku,sekelas Terry tentulah wajar jika tidak dapat mengimbangi permainan yang ada, bermodalkan jam terbang masih seujung kuku sebab belum lama mengenal dunia balap dan belum punya pengalaman balap sama sekali, tetapi keinginan besar serta percaya diri ia berani mencoba tampil meski dikelas tambahan.

Ortu dan rekannya mendukung prestasi Terry
Ortu dan rekannya mendukung prestasi Terry

’’Saya hobby dan suka dengan balap motor sejak kecil, coba belajar dan latihan untuk belajar balap sudah setahun ini, sejak diperbolehkan latihan disirkuit ini saya dapat banyak pengalaman dan mau coba ikut event,ini pertama kali saya ikut balap, orang tua dan teman-teman mendukung saya untuk ikut latber ini, saya juga masih dipinjamkan motor untuk ikut satu kelas untuk cari pengalaman,harapan saya seterusnya bisa terus ikut balap dan bisa ikuti beberapa kelas dan punya prestasi seperti kakak-kakak, lainya keinginan saya bisa ikut dengan tim, main diluar papua atau sampe asia kalau bisa’’,harapnya.

Melihat semakin jarang ditemui pembalap muda Papua yang turun dipentas balap regional Papua saat ini kabid olahraga roda dua IMI Papua,Noy Ayomi merespon dan mendukung keinginan Terry Tabuni dan pembalap asli papua lainnya untuk berprestasi dijalur balap.

Noy Ayomi: PengProv prioritaskan prestasi putra Papua
Noy Ayomi: PengProv prioritaskan prestasi putra Papua

’’Kami akan tetap mengakomodir bahkan pengprov akan terus memonitoring mereka terutama yang berprestasi maupun yang aktif mengikuti event prestasi yang ada, untuk itu korwil sebagai perpanjangan tangan dari Pengprov untuk dapat mendata maupun melaporkan pembalap asli papua, dengan mengedepankan pengurusan KTA maupun KIS buat mereka’’ungkap,Ayomi.

Kita aminkan ya Otozoner, keinginan Terry Tabuni untuk dapat berprestasi lebih dibalap Papua kedepannya.

Penulis|Foto : Alpacino

F1 Inggris Nol Point, Max Verstappen Kesal Atas Ulah Lewis Hamilton

0

OtomotifZone.com-Inggris. Seperti yang otozoner lihat pada lap awal F1 sirkuit Silverstone, Inggris 18 Juli 2021 insiden keras terjadi antara Max Verstappen dan Lewis Hamilton membuat balapan harus di start ulang. Alasannya Max mengalami kecelakaan cukup keras menabrak tembok pembatas. Sampai akhirnya out dari balapan..

“Senang aku baik-baik saja,” melihat dari tweetnya. “Sangat kecewa dengan dikeluarkan seperti ini. Hukuman yang diberikan tidak membantu kami dan tidak adil terhadap langkah berbahaya yang dilakukan Lewis di trek.Menonton perayaan saat masih di rumah sakit adalah perilaku yang tidak sopan dan tidak sportif, tetapi kami bangkit.” Lata pembalap Red Bull Racing tersebut.

Senggolan terjadi kala Lewis akan overtake Max dan keduanya melaju bersebelahan. Akan tetapi roda depan Lewis menyenggol roda belakang Max Verstappen yang membuat ban pembalap Belanda tersebut lepas dan dengan kecepatan tinggi menabrak ban pembatas.

Walau di hukum 10 detik Lewis mampu juara di kandang . Berbagai tanggapan dari pihak Red Bull Racing menyayangkan insiden ini karena Max bisa punya kesempatan menambah pundi angka. Kini 8 poin jarak mereka di klasemen sementara. Lewis mempersingkat 50 angka dalam 1 seri.

Penulis : Hafid | Foto : F1

Irwan Ardiansyah Buat Sirkuit Baru Untuk IAMA

0

OtomotifZone.com-Jogja. Kalangan balap baik grasstrack, motocross sampai road race siapa yang tak kenal tempat IAMA atau Irwan Ardiansyah Motocross Academy di Jogjakarta. Tempat training balap milik Irwan Ardiansyah tersebut pada bulan ini sedang membuat sirkuit baru yang mungkin sudah pada tahap finishing.

Berlokasi di dekat Stadion Sultan Agung, Bantul, sirkuit ini cukup mantab karena memiliki luas juga panjang yang ideal untuk berlatih motocross. “Total luas 3,5 hektare dan memiliki panjang 1,5km. Berbeda dengan yang di Maleha yang bertipe Supercross, sirkuit ini jenis motocross. Jadi biar komplit ada SX dan MX nya,” terang ayah Sheva Ardiansyah dan Ryan Ardiansyah ini.

Mungkin rasanya lebih komplit tempat training IAMA. Karena selain trek supercross dan motocross juga sering latihan trek pasir di pantai. Tapi harus di ingat, sirkuit ini bukan untuk umum. Khusus untuk mereka yang sekolah di Irwan Ardiansyah Motocross Academy saja. Karena tempat tersebut di kontrak pribadi oleh Irwan Ardiansyah.

Penulis : Hafid | Foto : Istimewa

Lahirkan Anak Ke-3: Peslalom Jatim Hembuskan Nafas Terakhir

0

OtomotifZone.com – Sidoarjo. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un. Kabar duka kembali menyelimuti dunia otomotif. Yuanita FA, peslalom wanita dari Sidoarjo, Jawa Timur, istri dari peslalom Hamzah Purwandoyo (Ipung) meninggal dunia, Senin (19/6). Menurut kabar yang didapat Otomotifzone.com, wanita yang menjabat sebagai ketua bidang di IMI Women in Motorsport Indonesia ini menghembuskan nafas terakhirnya setelah berjuang melahirkan anak ke-3.

Yuanita FA bersama suami tercinta Ipung Hamzah saat mengikuti kejuaraan slalom di Meikarta Lippo Cikarang, Oktober 2020 lalu

Kami seluruh redaksi Otomotifzone.com mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah diampuni dosa-dosanya, diterima semua amal baiknya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan dan keikhlasan.

Selamat Jalan Nita…

Penulis: Hendra Sonie | Foto: IG Yuanita

Yamaha Scorpio 2007 Bandung : Polisi Terkena Racun Modif

0

OtomotifZone.com – Cirebon. Apa jadinya jika ada Polisi terkena racun modif bergenre custom, seperti terlihat pada wujud Yamaha Scorpio rakitan tahun 2007 ini. Aldiliyanto Tri Anggan, sosok yang berprofesi sebagai anggota Kepolisian berasal dari Bandung, Jawa Barat, namun bertugas di Aceh, tertarik dengan ubahan motor model chopper.

Profil pemilik motor berkelir merah candy ini diceritakan oleh Muhammad Hilfi, punggawa Kabla Kustom, bengkel modifikasi di Jl. Raya Lemahabang, No. 16, Lemahabang, Kabupaten Cirebon. Menurut Hilfi, pak Polisi ini terkena racun modif karena temannya yang lebih dahulu order motor custom di gerai milik Hilfi tersebut.

Modifikasi model chopper bikin Pak Polisi tertarik

“Yang punya motor ingin agar Yamaha Scorpio miliknya itu dirombak dengan bentuk chopper, karena tampilannya cukup berkesan gentle. Apalagi desain bentuk khas chopper memang dirasa sangat unik dan lebih klasik,” cuap Hilfi, pemilik dan builder Kabla Kustom.

Semua bagian asli bawaan motor terpaksa ganti baru dan ulang lagi konstruksinya. Kerangka tulang alias sasis dibikin anyar full frame, mulai dari rangka depan dan belakang lalu mounting dan yang lainnya dengan model rigid alias tanpa ada sokbreker belakang. Untuk bahan sasisnya ini, Hilfi gunakan dari besi seamless ukuran 25,5 mm dan dengan tebal 3 mm.

Sasis Yamaha Scorpio bikin ulang full frame

Wadah penampung bahan bakar atau tangki dibentuk model bulat agak kecil, bahannya pakai plat galvanis ukuran 1,2 mm. Kemudian untuk setang, Hilfi terapkan dari bahan seamless dengan ukuran sekitar 22,5 mm. Bentuk setang dirancang sesuai acuan chopper namun tidak terlalu tinggi, dan masih nyaman saat dibawa riding.

Setang chopper dibikin tidak tinggi tapi nyaman dibawa riding

Alas duduk pengendara dan boncenger alias jok, di desain model berundak dan terdapat senderan di bagian belakangnya dengan ditambah besi sissy bar. Sehingga posisi jok belakang nampak lebih tinggi dari bagian depan.

“Untuk perangkat detail lainnya yang menempel di motor, disesuaikan juga model acuan khas chopper. Seperti wadah kelistrikan model tabung di bagian tengah, serta knalpot yang menjulang tinggi hampir sejajar dengan jok belakang,” kata Hilfi, dengan logat kental ala Cerbon ini. Hehehe

Knalpot menjulang tinggi khas chopper, sejajar jok belakang

Kelar digarap, motor ini justru langsung di kirim ke Bandung. Anggan yang masih berdinas di Aceh, tentu belum bisa merasakan sensasi naik motor chopper idamannya itu. Namun hasil yang didapat meski hanya dari kiriman foto si Kalajengking ini, sudah membuatnya puas.

“Mungkin suatu saat nanti pas ada kesempatan untuk pulang kampung, si pemilik bisa seliweran naik chopper yang jadi impiannya itu,” kekeh Hilfi.

Perangkat rem belakang aplikasi model cakram

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

Data modifikasi :

Sokbreker depan : Ori Scorpio

Pelek depan : DID 1.60×21

Pelek belakang : DID 2.50×17

Ban depan : Swallow 300-21

Ban belakang : Swallow 450-17

Rilis Film Pendek Pertama: BMW Kolaborasi dengan BAFilms.

0

OtomotifZone.com – Jakarta. BMW Astra merilis film pendek pertama berjudul Elipsis hasil kerja sama dengan BAFilms. Acara peluncuran film ini dilakukan secara online pada 15 Juli 2021 lalu, dengan menyesuaikan kondisi terkini selama pandemi Covid-19.

Dalam sambutannya Fredy Handjaja selaku CEO BMW Astra mengatakan, “Elipsis adalah film perdana BMW Astra. Kami mengangkat tema keluarga dan kenangan sebagai salah satu ekspresi kasih kami kepada para penonton.”

Fredy Handjaja, CEO BMW Astra

“Semoga karya ini bisa menjadi surat cinta yang hangat dan jujur bagi para keluarga yang telah BMW Astra layani selama ini dan menjadi kisah yang bergema di hati para penonton. Kami berharap melalui film ini, semangat BMW Astra untuk selalu bersama pelanggan melalui beli, servis, dan jual, dapat pula hadir di ruang keluarga Anda,” tambah Fredy.

Salah satu adegan dalam film

Elipsis diproduksi oleh BAFilms dan disutradarai serta ditulis oleh Billy Aldo. “Elipsis berkisah tentang sebuah keluarga yang memiliki tradisi tahunan untuk pergi ke suatu tempat, dimana hanya mereka yang tahu. Di sana mereka menikmati pemandangan dan cerita yang tersimpan di dalamnya. Meskipun indah, mereka diselimuti oleh kedukaan yang belum terselesaikan.”

Billy Aldo, sutradara

Film pendek ini dapat ditonton melalui kanal Youtube BMW Astra atau melalui tautan https://bit.ly/ellipsis-bmwastra.

Penulis: Hendra Sonie | Foto: BMW

Edukasi Penanganan Dini Terpapar Covid-19: BMW Astra Gandeng Profesor dari Unair.

0

OtomotifZone.com – Surabaya. BMW Astra menggelar webinar bersama Prof. Djoko Santoso, dr., Sp.PD, K-GH, Ph.D., FINASIM, Ketua Senat Akademik Universitas Airlangga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang apa yang perlu dilakukan jika terpapar Covid-19.

Fredy Handjaja, CEO BMW Astra menyampaiakan,”Kondisi pandemi sekarang ini terasa semakin dekat sekali dengan kita, semakin banyak saudara, teman dekat kita, dan orang di sekitar kita terpapar dan terinveksi Covid-19.”

“Selain itu, di masyarakat juga banyak beredar banyak informasi terkait obat dan cara penanganan yang membingungkan,” lanjutnya.

“Oleh karena itu, kami menghadirkan ahli untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang apa penanganan dini yang bisa kita lakukan bila kita terpapar Covid-19 supaya kita dapat menghadapinya dengan lebih tenang dan dapat memilih keputusan yang tepat. Pada sesi ini para peserta juga bisa bertanya langsung kepada Prof. Djoko Santoso. Namun, bagi yang terlewat bisa melihat rekaman webinar ini di di kanal Youtube BMW Astra ( https://youtu.be/4UpDdwDqe-c ),” jelas Fredy.

Pada webinar tersebut Prof. Djoko Santoso, menjelaskan mengenai sejarah virus corona yang ternyata sudah ada sejak tahun 1960 dan mengapa kasus baru bisa sampai melonjak hingga 14 kali lipat sekarang ini sejak kasus tertinggi pada bulan Februari 2021 lalu.

Prof. Djoko Santoso mengatakan kalau penyakit yang disebabkan oleh virus SARS Cov-2 (Covid-19) sebenarnya dapat sembuh sendir,i namun pada kondisi tertentu pada orang bergejala dan populasi tertentu yang rentan terkena diberi terapi oleh dokter lantaran berpotensi menimbulkan komplikasi berat yang gejalanya ditunjukkan dengan adanya demam, batuk, nyeri tenggorokan, gangguan penciuman, lemas atau letih, nyeri kepala, nyeri otot.

Fredy Handjaja, CEO BMW Astra (bawah) bersama Prof. Djoko Santoso, dr., Sp.PD, K-GH, Ph.D., FINASIM, Ketua Senat Akademik Universitas Airlangga (kanan atas) saat webinar edukasi penanganan dini covid-19.

Lalu apa yang harus dilakukan bila terpapar? Yang utama adalah mengecek saturasi oksigen dengan alat Oxymeter. Nilai normalnya 96-100%. Sebaiknya segera konsultasikan ke dokter jika di bawah rentang normal. Bila saturasi dibawah 92% maka sudah membutuhkan bantuan suplai oksigen.

Untuk menghadapi pandemi ini ada tiga hal penting yang perlu kita lakukan. Pertama, penerapan protokol kesehatan yang sesuai standar WHO menjadi bagian dari kebiasaan kita, dengan begitu kita juga berkontribusi terhadap negara untuk membantu menyukseskan program.

Kedua, mari kita sukseskan program vaksinasi supaya kita bisa mencapai herd immunity. Kombinasi protokol kesehatan dan vaksinasi sudah cukup untuk mengubah pandemik ini menjadi kehidupan new normal.

Ketiga, selalu ingat Sang Pencipta, selalu ikhlas jalani kehidupan penuh kebermanfaatan dan tidak perlu takut berlebihan, Kuatkan spiritual dan kekuatan fisik, maka dengan begitu kita bisa hidup berdampingan dengan virus ini.

“Selain penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk seluruh layanan di BMW Astra, semua karyawan BMW Astra telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 supaya kami bisa semakin memberikan ketenangan dan kenyamanan untuk seluruh pelanggan BMW Astra,” tutup Fredy.

Penulis: Hendra Sonie | Foto: Wix, BMW Astra