OtomotifZone.com – Semarang. Pembibitan pebalap memang menjadi nilai plus. Sebab ini bisa menimba bibit baru untuk Indonesia sendiri. Nah kali ini Laturama kembali tambah skuad dengan pebalap muda. Pebalap cilik untuk pembibitan dilakukan pasukan dari Semarang.
Omar Bule menjadi pebalap baru yang masuk skuad Honda Laturama. Pebalap cilik ini akan turun dikelas ECU STD 12 tahun. Omar akan menggunakan Honda Supra GTR 150 untuk tarung diajang Nasional.
” Sepak terjang dan skill Omar Bule sangat bagus. Anak ini memiliki skill yang sangat baik. Oleh sebab itu kita tinggal olah untuk lebih baik lagi. Rencana dia akan gabung di Laturama untuk main diajang Kejurnas kelas ECU STD,” ujar Rafael selaku manajer tim Honda Laturama.
Padahal sebelumnya mereka sudah melakukan penambahan pebalap dikasta Novice. Berarti ini kali kedua mereka menambah pebalap. Adly Musfiq menjadi pebalap yang sebelumnya melengkapi skuad tim asal Semarang itu. Dan sekarang mereka akan menambah satu Pebalap lagi
Lalu kira kira apakah semua pebalap Laturama ini akan bersaing di region Jawa? Yang mana kita tau region ini terkenal keras dan panas akan persaingan. Kita tunggu saja kabar selanjutnya hanya di Otomotifzone
OtomotiZone.com – Bandung. Akhirnya tim VR46 yang merupakan milik Valentino Rossi secara resmi telah bergabung dan jadi tim satelit Ducati MotoGP untuk musim 2022 mendatang. Kesepakatan itu sudah resmi terjalin dengan waktu selama tiga musim.
Sebelumnya, tim VR46 sudah sepakat untuk disponsori oleh Aramco, salah satu perusahaan minyak dan gas bumi dari Arab Saudi. Dan kini akan bertambah kuat lagi karena bakal menggunakan mesin Ducati, yang nota bene pernah menjadi bagian dari karir Valentino Rossi di ajang MotoGP beberapa tahun lalu, meski saat itu The Doctor gagal membawa hasil positif bagi tim asal Italia tersebut.
Tim VR46 akan memakai dua spek motor Ducati yang berbeda, yakni Desmosedici pabrikan terbaru dan Desmosedici GP21. Tipe terbaru akan digunakan oleh Luca Marini, rider tim VR46 MotoGP yang juga adik tiri Valentino Rossi. Lalu Desmosedici GP21, bakal dibesut Marco Bezzecchi yang kini masih di tim VR46 Moto2 dan tahun depan bakal naik kelas ke MotoGP.
“Sebenarnya iya, saya merasa kami telah dekat untuk meraih kata sepakat. Saya juga merasa Anda bisa menantikan kabar yang penting ini sebelum seri Assen,” ungkap Paolo Ciabatti, Direktur Olahraga Ducati, dilansir dari MotoGP.
Selanjutnya untuk posisi manager tim VR46 nanti, sepertinya masih akan dipercayakan kepada Pablo Nieto, karena telah lama sudah menukangi Sky Racing Team VR46 di Moto2 dan Moto3. Dan di ajang MotoGP musim nanti, berarti Ducati telah mempunyai 4 tim sekaligus. Satu tim pabrikan, lalu tiga lainnya merupakan tim satelit yang masing-masing adalah tim Pramac Ducati, Gresini Racing dan kini ada tim VR46.
Lantas, bagaimana dengan karir dan masa depan Valentino Rossi sendiri yang musim depan nanti sudah berakhir kerjasamanya dengan Petronas Yamaha SRT?
OtomotifZone.com – Jogja. Sobat otozoner apakah pernah merasakan perbedaannya jika hendak pergi berkendara dengan motor maupun mobil, kondisi badan belum mandi atau sudah mandi. Yang jelas, akan berbeda sekali situasi dan perasaan keduanya.
Tentunya paling enak dan nyaman itu kalau mau pergi kemanapun, biasakan mandi dulu yah sob! Selain untuk menjaga kebersihan dan badan kita sendiri, juga dapat membantu konsentrasi di jalan karena badan akan lebih rileks ketika sudah mandi. Baik itu akan melakukan perjalanan jarak dekat maupun jauh.
Seperti yang dirasakan langsung oleh rekan kami. “Sebelumnya saya memang kadang mandi dan belum kalau mau pergi riding kemana juga. Tapi itu bukan untuk di tiru, loh ya. Harus dibiasakan mandi sebelum bepergian jarak dekat atau jauh, biar badan lebih segar dibanding nggak mandi. Pikiran ikut tenang, badan wangi dan nggak lengket,” kata Ucis, sapaan akrab rekan asal Klaten, Jawa Tengah.
Kita memang tidak sedang membahas situasi lengkapnya, namun sebatas untuk lebih membiasakan diri bagi siapapun agar dapat menjaga kondisi tubuh dengan mandi supaya tetap segar saat berkendara dan itu juga mampu untuk menjaga daya konsentrasi saat di perjalanan.
Habis mandi ketemu area seperti ini… Mantab…
Cerita di atas merupakan sisi lain dari sedikit kisah para bikers atau pengguna kendaraan lain, yang sering terkesan cuek beibeh sekaligus kurang lebih memperdulikan kesehatan badan dengan jarang mandi ketika akan bepergian. Meski ada pula yang merasa jika hal itu tidak memengaruhi mood saat berkendara.
Namun perlu di ingat, kesehatan diri dan menjaga kebersihan badan dengan cara mandi pagi sebelum beraktivitas bisa membuat tubuh menjadi wangi dan segar, juga bisa lebih fokus serta mampu redam emosi.
OtomotifZone.com-Belanda. Melihat direkrutnya Garret Gerloff menjadi pengganti Franco Morbideli bisa jadi pertanyaan bagi pemirsa balap. Ada pembalap Yamaha Di World Superbike yang jauh lebih baik prestasinya tidak di ambil. Dia adalah Toprak Razgatliouglu..
Alasan tak menunjuk pembalap asal Turki yang kini menjadi ujung tombak Yamaha di Superbike karena posisi dirinya sangat vital bagi Yamaha. Toprak kini ada di posisi runner up di bawah Jonathan Rea dan hanya berselisih 20 angka saja. Takutnya jika ada sesuatu yang diluar rencana bisa menggagalkan target Yamaha Di WSBK.
Garret Gerloff tetap rekomendasi pas..
Sebenarnya dari team sudah mengusulkan Toprak Razgatliouglu, namun sangat disayangkan apabila konsentrasi utama andalan Pata Yamaha ini sedikit terganggu. Karena tanggal 2-4 Juli jadwal WSBK sudah menanti.
OtomotifZone.com – Jakarta. Belum lama ini pemberitaan ramai mengenai Franco Morbidelli yang harus absen dari ajang MotoGP. Pebalap yang sedang naik daun akan performanya harus absen karena cidera. Morbidelli harus absen bersama tim Petronas Yamaha karena cidera lutut kirinya.
Oleh sebab itu, Garrett Gerloff akan menggantikan Franco Morbidelli untuk beberapa waktu. Nah, pebalap 25 tahun itu sendiri merupakan pebalap WorldSBK. Dirinya akan berlaga kembali dengan motor MotoGP. Sebab Garrett Gerloff sendiri pernah menggunakan motor MotoGP sebagai pebalap pengganti juga.
Garrett Gerloff sendiri pernah menggunakan motor MotoGP untuk menggantikan sang maestro, Valentino Rossi. Kala itu Garrett Gerloff berlaga menggantikan Rossi pada tahun 2020. Dirinya menggantikan Rossi pada latihan bebas. Dan hasilnya sangat luar biasa.
Gerloff tampil impresif sepanjang dua sesi saat ia beradaptasi dengan cepat dengan mesin MotoGP, sebelum Rossi menerima tes PCR negatif – sehingga pembalap Italia itu kembali beraksi untuk hari Sabtu dan Minggu.
Lalu apakah Garrett Gerloff akan tampil sangat apik? Kita tunggu saja kabar beritanya hanya di OtomotifZone.com
OtomotifZone.com – Jakarta. Pada dunia Drag Bike nama Zaenab yaitu motor dari tim Wahana Baru sudah tidak asing. Karena motor ini kerap sekali menjadi ancaman serius dan menjadi juara dikelas Matic 200 cc. Kali ini motor tersebut kembali berulah di Drag Bike BODISA (20/6/21) di Sirkuit Lapangan Terbang TNI AU Cicangkal.
Motor ini sangat luar biasa saat bermain dikasta Matic 200 Pemula. Pasalnya motor itu terlihat sangat kuat. Dan saat digunakan Riki Butonk, motor ini bisa menjadi motor terkencang. Catatan waktu 7.248 detik membuat Butonk keluar sebagai juaranya.
Riki Butonk
“ Motor ini tidak seperti biasanya mas. Motor sangat kuat mas. Pada putaran bawahnya motor sangat kuat. Tapia da masalah pada putaran atas yang kurang jerit mas. Ini terjadi setelah Zaenab alami permasalahan di event Gadhuro waktu itu. Motor diperbaiki dan sekarang motor lebih kuat bawahnya,” ujar Riki Butonk ngobrol santai dengan tim Redaksi.
Dan saat turun di Bodisa motor masih tahap setting. Pasalnya saat ada sesi latihan bebas, Butonk bersama tim ikut dalam latihan untuk mencari settingan terbaik. “ Saat latihan itu motor bisa tembus 7.3 detik mas. Motor masih kekeringan. Makannya saat race motor aku basahain. Tapi kayaknya saat race itu masih kurang basah mas,” tutup Butonk.
Wah makin seru ni persaingan dikelas Matic 200. Apakah di event selanjutnya Matic 200 cc dari Wahana Baru bisa kembali bersaing? Kita tunggu saja kabar berita selanjutnya hanya di OtomotifZone.com
OtomotifZone.com – Bandung. Jelang bergulirnya seri ke dua MXGP 2021 yang bakal berlangsung di sirkuit Matterley Basin, Inggris, akhir pekan ini (27/6), peluang besar bagi Tim Gajser untuk amankan posisi klasemen berikutnya. Apalagi saat mengawali putaran perdana di sirkuit Orlyonok, Rusia, (13/6) lalu, pembalap kelahiran Ptuj, Slovenia, 8 September 1996 silam ini sukses memimpin peringkat pertama dengan torehan sempurna, 50 poin.
Tim Gajser yang memiliki pengalaman sebagai juara dunia motocross empat kali dan juara bertahan MXGP tiga musim (2016, 2019, 2020) tampil cukup atraktif dalam gelaran MXGP Rusia. Hal itu karena didasari dirinya yang ingin merebut poin sejak awal seri, guna menjaga asa dan peluangnya dalam mempertahankan gelar juara dunia.
Dan bagi pembalap yang bernaung di Team HRC ini, Jeffrey Herlings, crosser asal Belanda, andalan tim Red Bill KTM Factory Racing, akan menjadi rival terberatnya karena menguntit di posisi kedua dengan terpaut selisih 10 poin.
Tim Gajser (atas) dan Jeffrey Herlings (bawah)
Saat bertarung di race 2, Tim Gajser sempat tercecer di awal lap dan harus bersabar untuk dapat menyalip para pesaing yang berada di depannya. Berkat pengalamannya, Tim Gajser akhirnya dapat menempel di belakang Antonio Cairoli yang sempat memimpin jalannya balapan.
Tidak perlu waktu lama bagi Tim Gajser untuk melibas Antonio Cairoli dan berada di posisi terdepan hingga memenangi seri tersebut sebagai juara pertama sekaligus memuncaki klasemen sementara.
Dan jelang seri dua di Matterley Basin pada akhir pekan ini, akankah Tim Gajser mampu untuk naik podium kembali ataukah Jeffrey Herlings yang justru bakal mengulang kemenangan di tahun 2020 lalu untuk berada di posisi teratas dan akan mengubah urutan klasemen sementara MXGP 2021.
Sebagai catatan juga, dari seluruh rangkaian gelaran MXGP musim 2021 yang sebanyak 19 putaran ini rencananya ada dua seri yang akan singgah di Indonesia dalam seri MXGP Asia di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, 28 November dan putaran penutup dalam MXGP Indonesia di Bali pada 5 Desember mendatang.
Jadwal kalender MXGP 2021
Berikut adalah posisi 10 besar klasemen sementara MXGP 2021 :
Tim Gajser Team HRC (Honda) 50
Jeffrey Herlings Red Bull KTM Factory Racing 40
Romain Febvre Monster Energy Kawasaki Racing Team 37
Alessandro Lupino Marchetti Racing Team KTM 34
Jeremy Seewer Monster Energy Yamaha Factory MXGP 31
Thomas Kjaer Olsen Rockstar Energy Husqvarna Factory 27
Jorge Prado Red Bull KTM De Carli Factory Racing 25
Pauls Jonass Standing Construct GasGas Factory 20
Jeremy van Horebeek Beta SDM Corse MX Team 20
Antonio Cairoli Red Bull KTM De Carli Factory Racing 20
OtomotifZone.com – Surabaya. PT Surapita UniTrans, main dealer motor Kawasaki wilayah Jatim, NTT dan Ambon memberi kesempatan media untuk menjajal performa Kawasaki Ninja ZX-25R.
OtomotifZone.com yang mendapat kesempatan kencan pertama kali, sengaja melakukan test ride di sirkuit Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Seperti apa ulasannya? Yuuk disimak
Posisi Berkendara.
Posisi berkendara cukup nyaman
Pertama kali duduk di jok Kawasaki Ninja ZX-25R, busa joknya tebal dan empuk. Dengan tinggi badan test rider OZ 158cm, posisi riding masih cukup nyaman, meskipun kaki harus jinjit. Namun tangan masih dapat meraih dan mengendalikan setang dengan baik karena posisinya cukup rendah (underyoke).
Jok tebal dan empuk
Performa dan Handling
Di trek lurus ZX-25R dengan mudah mencapai kecepatan 126 km/jam
Begitu mesin dinyalakan dan pelintir handel gas, mesin 250cc 4 silinder segarisnya terasa sangat responsif. Tenaga maksimalnya 36.8 kW (50PS) sanggup digeber hingga 18.000 rpm, yang disalurkan melalui 6 percepatan.
Kawasaki membekali ZX-25R dengan Power Modes, F (Full) dan L (Low). Pada posisi F, mesin akan mengerahkan 100 persen dari tenaga 51ps (50,3dk) yang dimiliki. Sementara pada mode L hanya 65 persen yang akan dimuntahkan atau sekitar 33,15ps (32,7dk).
Teknologi itu dipadukan dengan teknologi Kawasaki TRaction Control (KTRC) yang punya 3 tingkat dan dapat dinonaktifkan.
Tombol untuk mengatur Power Modes dan Kawasaki TRaction Control
Karena kondisi sirkuit ada beberapa genangan air setelah diguyur hujan, OZ menggunakan setting Power Modes pada posisi L dan Kawasaki Traction Control (KTRC) di level 3.
Dikisaran 3000-9000 rpm mesin terasa kalem bin jinak. Saat keluar tikungan langsung pelintir handle gas, motor tetap tenang dan tenaga gak menghentak. Selanjutnya melahap trek lurus sirkuit Gelora Bung Tomo, saat rpm menyentuh angka 10.000rpm karakter bengis Kawasaki langsung terasa. Motor seketika berubah jadi garang dengan tenaga berlipat-lipat. Gak heran, badan seperti didorong kedepan.
Nafas yang dihasilkan Kawasaki Ninja ZX-25R ini cukup panjang, sayang jarak panjang sirkuit hanya 400 meter. Itu sebabnya OZ hanya bisa menggunakan gigi 3 dengan kecepatan maksimal 126km/jam sebelum masuk R1 sirkuit Bung Tomo, Surabaya.
Fitur quick shifter untuk menambah dan mengurangi gigi membuat perpindahan terasa lebih halus yang didukung teknologi auto blipper.
Terbukti saat OZ mengurangi gigi tanpa tarik tuas kopling, secara otomatis putaran mesin teriak untuk menyesuaikan engine brake.
Suara knalpot lembut diputaran bawah, melengkin khas moge di 6000 rpm keatas
Berbicara soal handling, motor ini juga sangat anteng dan ‘nurut’ ketika keluar-masuk tikungan. Tidak ada gejala ‘ngepot’ saat keluar tikungan. Apalagi saat ban sudah mencapai suhu ideal (setelah 3 putaran sirkuit) OZ makin pede pelintir gas dan rebahin motor.
Handel gas dipelintir saat keluar tikungan, motor tetap stabil berkat power modes dan kawasaki traction control
Meskipun bobotnya 182 kg untuk tipe ABS SE, ZX-25R, namun saat dipakai berkendara handlingnya cukup lincah. Ini berkat disupport dua sokbreker yang mumpuni.
Suspensi.
Upside down tetap stabil termasuk saat melakukan pengereman ekstrim.
Upside down tipe Separate Function untuk front Fork – Big Piston (SFF-BP) 37mm mampu meredam dengan baik dan terasa empuk. Hal ini dirasakan OZ saat keluar masuk tikungan sirkuit. Motor tetap stabil termasuk saat melakukan pengereman ekstrim.
Tentu ini dipadu dengan Monosok berkonstruksi Horizontal Back-link dengan 5 tingkat setelan preload. Setelan standar tingkat 2 masih terasa terlalu empuk untuk bobot OZ 68 kg. Solusinya kalau ingin lebih stabil harus naik 1 tingkat.
Monosok berkonstruksi Horizontal Back-link dengan 5 tingkat setelan preload.
Meskipun merasakan sedikit bergoyang saat melibas tikungan sirkuit namun redamannya yang padat dan lembut tetap memberi kestabilan yang baik.
Pengereman.
Dibekali Cakram semi-floating 310 mm yang diapit kaliper radial mount 4 piston,
Soal pengereman terutama bagian depan terasa sangat istimewa. Dibekali Cakram semi-floating 310 mm yang diapit kaliper radial mount 4 piston, performanya gak perlu diragukan. Tuas rem tetap ringan saat ditekan, namun daya cengkram rem sangat pakem.
Keistimewaan fitur Antilock Braking System (ABS) ZR-25R sudah aktif sebelum roda mengunci. Ini karena modul ABS dapat memprediksi bahwa roda akan mengunci.
OtomotifZone.com-Belanda. Ujung tombak Petronas SRT Yamaha ini terpaksa harus absen pada seri 9 MotoGP di sirkuit Assen, Belanda 26-27 Juni 2021 pekan besok. Franco Morbideli mengalami cedera lutut kiri saat ini. Team langsung menunjuk Garret Gerloff sebagai pengganti Franky di jok YZR-M1.
Garret Gerloff, pakai YZR-M1 lagi…
Penunjukan ini menjadi moment bahagia yang sempat hilang bagi Garret. Tahun lalu dirinya sempat menjadi pengganti Valentino Rossi karena Covid-19 dan dua hari menjelang balap Vale putuskan balap yang membuat harapan pembalap Amerika ini pupus lakoni perjalan perdana di MotoGP.
Mulai jumat Garret sudah mulai jajal motor di free practice 1 sirkuit Assen Belanda.
Otomotifzone.com – Bangka Belitung. Tiga unit sepeda motor jadi rebutan di Kejuaraan Daerah (Kejurda) Grasstrack Pantai Beribu Senyuman 2021 yang di gelar di sirkuit Pantai Pasirpadi, Pangkalpinang, Bangka Belitung (19-20/06/21). Yang di maksud rebutan disini tentunya bagi pembalap yang berlaga di kelas Senior, Junior dan Supporting Standar Bebas Umur Non Senior dan Junior.
Event bertajuk kejurda ini memang sudah lama ditunggu oleh para pecinta balap motor di lintasan tanah, yang ada di wilayah Babel ini. Namun menariknya, sirkuit yang digunakan justru tidak biasa karena berada di bibir pantai. Dan ditambah lagi adanya hadiah utama 3 unit sepeda motor bagi pembalap yang beruntung di kategori kelas tersebut.
Di kelas Senior Open, Putra Wijaya, berhasil menjadi Juara Umum dan berhak atas 1 unit motor dengan bertarung cukup berat saat bermain di kelas utama itu. Setelah bermain di Moto 1 yang hasilnya terpaut selisih 9 poin dengan Ande Lumut, Putra Wijaya harus tampil fight di Moto 2 demi mengamankan nilai untuk dapat merebut gelar juara umum.
Putra Wijaya, juara umum kelas Senior Open Grasstrack Babel
“Alhamdulillah, saya bisa tampil all out untuk finish terdepan di kelas Standar 2T dan 4T Open, juga di kelas Modifikasi 4T Open. Dengan total 131 poin di semua kelas Senior Open, saya bisa jadi sebagai juara umum. Terima kasih untuk tim serta mekanik atas kerjasama yang baik dan raih juara kali ini,” sebut Putra dari Gemara76 DRV CLD RKKDW Fika Motor.
Sedangkan di kelas 2T & 4T Standar Junior Open, Rian WP dari tim RSRT Belitung keluar sebagai juara umum setelah sukses kumpulkan nilai 138 poin yang didapatnya saat di Moto1 dengan 75 poin dan diikuti Verdiansyah, rivalnya yang mendapat 62 poin.
Rian WP, juara umum kelas Junior Open
Pada final Moto2, Rian WP berada di atas angin karena posisi dari Verdiansyah mengalami trouble engine, sehingga tidak bisa selesaikan balapan. Pembalap asal Pulau Laskar Pelangi, Belitung ini pun tampil maksimal, dengan bermain di tiga kelas Junior ini akhirnya membawa pulang 1 unit motor.
Dan di kelas Bebas Umur Non Senior & Junior, Firanda Manaf dari Sakila Rizal Kasir MX Racing Team berhasil merebut gelar juara umum dan berhak bawa pulang sepeda motor. Pembalap yang gunakan nomor start 264 ini sanggup mengatasi 21 pembalap lainnya pada saat final, terlebih lagi dengan Deni Febriansyah dan Egit A.D, pesaing terdekatnya.
Firanda Manaf, juara umum kelas Bebas Umum Non Senior & Junior
Berkat kejeliannya itu, Firanda Manaf dengan leluasa tampil sebagai pemenang sekaligus menjadi juara umum.