Beranda blog Halaman 99

Perebutan Gelar Juara Umum Jadi Sorotan di Grand Final Drag Race IMI Kepri

OtomotifZone.com – Batam. Persaingan menuju gelar juara umum dipastikan menjadi sorotan utama pada Grand Final Kejurprov Drag Race IMI Kepri, yang digelar Sabtu, 29 November di Sirkuit NP Temenggung Abdul Jamal, Batam. Event penutup musim ini diorganisir oleh Barelang Motor Sport (BMS) dan menjadi puncak kompetisi drag race di wilayah Kepulauan Riau.

Panitia menyiapkan tiga kategori utama perebutan gelar bergengsi, yaitu Juara Umum Drag Race, Juara Umum Bracket, dan Juara Umum Barelang.

Untuk Juara Umum Drag Race (All Class), pembalap dengan performa terbaik di semua kelas akan membawa pulang 1 unit sepeda motor. Kategori ini menjadi incaran utama karena mewakili prestasi tertinggi lintas kelas di ajang Kejurprov tahun ini.

Sementara itu, Juara Umum Bracket dan Juara Umum Barelang akan dinilai dari perolehan poin di masing-masing kelas bracket dan regional Barelang. Para pemenang akan diganjar hadiah uang tunai hingga Jutaan rupiah serta trophy bergengsi dari penyelenggara.

Selain juara umum, panitia juga menyiapkan penghargaan Fastest of The Day Trophy bagi pembalap tercepat sepanjang event, dengan hadiah tambahan Rp 1 juta dan trophy khusus. Rekor terbaik saat ini adalah 6,583 detik atas nama Din Ong YM Autowork, dan pembalap lain akan berusaha memecahkannya di final nanti.

Dengan dukungan penuh dari IMI Kepri, Pemprov Kepri, serta berbagai sponsor otomotif, event ini menjadi ajang pembuktian siapa yang benar-benar tercepat dan paling konsisten di lintasan 201 meter Batam.

Catat!!! Barelang Motor Sport Gelar Grand Final Kejurprov Drag Race IMI Kepri 2025

OtomotifZone.com – Batam. Ajang balap lurus paling bergengsi di Kepulauan Riau siap memanaskan Sirkuit NP Temenggung Abdul Jamal, Batam. Event Grand Final Kejurprov Drag Race IMI Kepri ini akan digelar pada Sabtu, 29 November, di bawah penyelenggaraan Barelang Motor Sport (BMS).

Event yang menjadi penutup musim drag race 2025 ini bakal diikuti oleh para pembalap terbaik dari berbagai daerah. Berbagai kategori akan diperlombakan, mulai dari kelas FFA (Free For All), Bracket Time, hingga kelas mobil modifikasi dan open class. Selain itu, panitia juga menyiapkan kelas wanita untuk memberikan ruang bagi pembalap perempuan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Gelaran ini tidak hanya memperebutkan gelar juara umum tiap kategori, tapi juga Juara Umum Drag Race (All Class) yang akan membawa pulang 1 unit sepeda motor, serta Fastest of The Day Trophy dengan hadiah uang tunai Rp1 juta dan piala bergengsi bagi pemegang rekor tercepat hari itu.

Kegiatan ini juga menjadi ajang perebutan Juara Umum Barelang dan Team Trophy, yang menjadi penanda prestise tertinggi antar tim di wilayah Kepri.

Dengan dukungan penuh dari IMI Kepri, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, serta sejumlah sponsor otomotif ternama, Grand Final ini dipastikan menjadi puncak persaingan para dragster di penghujung tahun.

Pendaftaran peserta telah dibuka dengan biaya bervariasi sesuai kategori, dan informasi lebih lanjut bisa diperoleh melalui Hendrik (0811-7700-715) untuk drag race dan Udin (0822-6621-1117) untuk scrutineering.

Ajang ini dijamin bakal menjadi tontonan seru bagi pecinta otomotif, menampilkan kecepatan, adrenalin, dan semangat kompetisi sejati di lintasan lurus Batam.

Alami Diskolasi Bahu, Putra Pea Mampu Berikan Perlawan

Otomotifzone.com – SENTUL. Kejadian yang tidak diharapkan, menimpa pembalap asal Jawa Barat, Putra Pea dalam balapan vespa 2025 putaran keempat (25/10/205).

Sirkuit Internasional Sentul Karting, Bogor – Jawa Barat yang memiliki wajah baru. Menjadikan tantangan besar untuk setiap pembalap yang berlaga di dalamnya.

Termasuk Putra Purnama Alam. Secara mengejutkan, dalam sesi penting, dan kelas pamungkas. Dirinya mengalami crash, yang mengakibatkan diskolasi bahu.

Atau bahasa lainnya ialah, pergesaran tulang pada bahunya. Ini terjadi saat menunggangi motot WP garapan Chix Scooter Racing dalam 2T Small Frame FFA.

Meski demikian dirinya mampu mencatatan waktu terbaik kedua, dengan 59.037 detik. Beruntung Superpole ini perjalanannya tertunda sebentar.

122 langsung bergegas memperbaiki konstruksi tulangnya. Seperti sulap, tiba-tiba dia datang dengan kondisi terlihat bugar. Superpole pun diikutinya, dan mendapati posisi kedua juga.

“Ada pergeseran sedikit. Ini lumayan besar/jauh geraknya. Jadi harus ke orang yang tepat. Biasanya sendiri bisa kalo kecil gesernya. Selesai itu, langsung ke Sirkuit balap lagi,” ucap Putra Purnama Alam langsung kepada Penulis.

Azis Kasih Kejutan 2T FFA Small Frame di Superpole

Otomotifzone.com – SENTUL. Begitu mengejutkan hasil dari Superpole 2T Small Frame FFA, pada putaran keempat balap Vespa (25/10/2025) di Sirkuit Internsional Sentul Karting, Bogor.

Muhammad Abdul Azis dengan FFA dari Dr. Polan, secara mengejutkan tampil sebagai pemenangnya.

Meski belum memberikan peforma maksimal, dan catatan fantastis. Terpaut di angka 59.308 detik. Tapi faktanya, ini miliknya.

“Belum maksimal karena mesin masih std belom diapa-apain. Sekarang lagi cari data dulu untuk kedepan nya di garap,” buka #19 kepada Penulis langsung saat ditanyai.

Dirinya melanjutkan, “Sementara ini standar, hanya memainkan gap piston TMA dan TMB aja. Paling intake yang sekarang dibubut, dibenerin dan perhitungan rasio yg tepat, tentu nya dengan Finishing di lapangan,” lanjutnya.

Meski demikian, yang belum 100% puas. Azis dan Polan siap untuk final besok, dengan spek apa adanya di Quattrini 144cc.

Penuh Gempuran, Bolang Tangguh Bersama RAW di Hari Pertama 4T 220 Open

Otomotifzone.com – SENTUL. Damar Abi Yoga atau yang biasa dipanggil Bolang, dalam balap vespa putaran keempat 2025 hari pertama (25/10/2025). Begitu tangguh dalam semua agenda kelas 4T 220cc TU Open.

Bersama RAW Racing, asal Duren Sawit – Jakarta Timur. Dirinya tidak terkejar dalam perhelatan Free Practice, QTT, hingga Superpole.

Masing-masing catatan #133 ialah 57.149 detik saat Free Practice. 57.085 detik sesi QTT. Dan superpole 57.224 detik.

Waktu yang begitu stabil dan konsisten yang dicetak Bolang, saat berada di atas motor garapan RAW Racing di Sentul Internasional Karting, Bogor – Jawa Barat.

“Motor kali ini beda dari sebelumnya. Sudah sempat latihan beberapa hari jelang balapan. Jadi sekarang sudah bisa penyesuaian,” ucap Bolang langsung kepada Penulis.

Dirinya kembali melanjutkan, “Selain motor juga sekarang penyesuaian ke Sirkuit. Karena Sentul ini baru renovasi,” tandasnya saat berbincang.

Hasil yang begitu mengesankan, membuat seluruh tim yang bertugas. Begitu yakin dan optimis akan sesi race day nantinya.

Rere Kembali, QTT 2T FFA Small Frame Miliknya

Otomotifzone.com – SENTUL. Pembalap dari Moto Kids Racing Team dalam kelas 2T FFA Small Frame, Reynaldi Pradana alias Rere. Mengejutkan balap vespa putaran keempat 2025, dalam sesi QTT.

Pada Qualifying Time Trial, #171 tampil cukup menjanjikan. Ia berhasil cetak waktu 58 detik sendirian. Tepatnya 58.520 detik (25/10/2025).

Tidak perlu waktu yang lama dalam putaran QTT baginya. Hanya butuh pemanasan, di 1-2 lap. Ia langsung berhasil cetak waktu terbaiknya dalam putaran Sirkuit Sentul Karting Internasional.

“Motor cuma beda di sasis aja pakai baru setelah sebelumnya crash. Buat sekarang ini lebih penyesuaian ke sirkuit karena baru ya,” ucap Rere langsung kepada Penulis.

Namun meski memiliki catatan mengesankan. Dirinya harus tidak mengikuti sesi Superpole di akhir rundown acara.

“Tadi sebenarnya harusnya superpole tapi engga ikut karena sudah lagi dibongkar. Dapat info engga jadi soalnya. Ini cuma check up aja buat final besok,” tandasnya saat berbincang ringan.

Tanpa Jeda, Azis Bungkus QTT dan Superpole Large Frame TU Open Sekaligus

Otomotifzone.com – SENTUL. Pembalap asal Jawa Barat, Muhammad Abdul Azis. Berikan perlawanan tidak main-main dalam pertarungan 2T Standar Tune Up di balapan Vespa seri 4 2025 kali ini.

Dirinya tampil begitu menjanjikan, karena konsisten dalam seluruh edisi balap hari pertama (25/10/2025) di Sirkuit Sentul Internasional Karting, Bogor – Jawa Barat.

Kembali menunggangi Large Frame dari tim Hoentoe14 GUNSSPEED. Kelas itu benar-benar miliknya. Setelah pemanasan di Free Practice, dirinya tidak main-main hingga QTT dan Superpole.

Hasilnya posisi pertama diraih olehnya. Hal tersebut tentunya memberikan satu langkah lebih mudah untuknya, karena menjadi pemimpin barisan di grid pertama dalam balapan nantinya.

“Motor sebenarnya bisa 59 detik. Kendala kali ini di Sirkuit. Karena baru, dan ada beberapa sektor yang lumayan susah. Untuk motor ini dari sebelumnya justru turun spek,” ungkap Azis langsung kepada Penulis.

Pemilik nomor 19 bertaduk ini melanjutkan, “Sebelumnya pakai Nitro, tapi sekarang Pertamax Turbo. Buat final paling sekarang cek-cek mesin aja. Utamanya di Seher dan Kopling. Bismillah untuk final,” tandasnya.

Akankah kemenangan di race final 2T Standar Tune Up, akan menjadi miliknya? Dan menuntaskan seri 4 kelas tersebut, benar-benar mikiknya? Nantikan hanya di Otomotif Zone.

Sprint Race MotoGP Sepang Kembalinya Juara Di tanggan Pecco

OtomotifZone.com – Malaysia. Kembali tanpa Marc Marquez membuka peluang untuk pembalap lain bisa bersaing di podium pada seri MotoGp sirkuit Sepang, Malaysia. Pada Sprint Race kali ini Francesco Bagnaia mendapat spirit baru karena dirinya bisa menjadi yang tercepat di kualifikasi.

Ternyata moment comeback setelah beberapa seri terseok-seok terbayar pada sesi ini. Memimpin sepanjang race dan tanpa tekanan siapapun Bagnaia kembali menjadi pemuncak hasil balap kali ini.

Tentu ini bisa mematik semangat soskk Pecco yang cukup stress di musim ini menghadapi beberapa kendala pacuan Desmosedici-nya. “Saya sangat bangga, thank buat team dan crew. aku tidak tahu apa yang terjadi saat ini. saya suka pekan ini,” potongan kata-kata dari Pecco.

Ducati Berkuasa di Kualifikasi MotoGP Sepang, Bagnaia Come Back!!!

OtomotifZone.com – Sepang. Dominasi Ducati kembali terasa di Sirkuit Internasional Sepang. Dalam sesi kualifikasi MotoGP Malaysia 2025, tiga pebalap Ducati berhasil menguasai barisan depan (front row) dengan penampilan impresif mereka di lintasan yang bersuhu tinggi.

Pebalap andalan Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, tampil luar biasa dan mencatatkan waktu tercepat untuk mengamankan posisi pole position. Pebalap bernomor start 63 itu menunjukkan performa solid sejak sesi latihan, dan konsistensinya berbuah hasil manis pada babak kualifikasi.

Bagnaia tak bisa bersantai, karena Alex Marquez dari tim Gresini Ducati hanya terpaut tipis di posisi kedua. Sang adik juara dunia delapan kali, Marc Marquez, menunjukkan kecepatan stabil dan adaptasi kuat terhadap motor GP24 miliknya.

Sementara itu, Franco Morbidelli melengkapi dominasi penuh Ducati dengan finis di posisi ketiga. Pebalap tim Pertamina VR46 Ducati tersebut tampil tajam di sektor akhir lintasan, memastikan seluruh posisi barisan depan diisi oleh motor pabrikan asal Borgo Panigale itu.

Hasil ini mempertegas kekuatan Ducati di musim 2025, di mana motor-motor mereka terus mendominasi baik dari sisi kecepatan maupun konsistensi. Pertarungan di balapan utama esok hari dipastikan akan berlangsung sengit, terutama di antara tiga jagoan Ducati yang siap memperebutkan kemenangan di Sepang.

Dominasi Fermin Aldeguer di Sepang Terhenti oleh Hujan Tiba-Tiba

OtomotifZone.com – Sepang. Sesi latihan pembuka MotoGP Malaysia 2025 di Sirkuit Internasional Sepang berlangsung dramatis, Jumat (24/10), setelah hujan deras tiba-tiba mengguyur lintasan dan memaksa sesi berakhir lebih awal. Sebelum kondisi memburuk, Fermin Aldeguer tampil impresif dengan mencatat waktu terbaik dan memimpin daftar perolehan waktu.

Pebalap muda asal Spanyol itu menorehkan catatan waktu yang cukup cepat dan unggul 0,256 detik dari Francesco Bagnaia yang berada di posisi kedua. Aldeguer dan Bagnaia sama-sama menggunakan kombinasi ban medium di depan dan belakang, menunjukkan keseimbangan performa yang konsisten di lintasan yang kala itu masih kering.

Sementara itu, Bagnaia terlihat menguji dua motor Ducati GP25 dengan spesifikasi berbeda di garasinya. Pebalap pabrikan Ducati itu memulai sesi dengan motor yang disebut-sebut masih menggunakan spesifikasi lama seperti yang dipakainya sejak seri Motegi. Meski sempat mencatatkan waktu kompetitif, laju Bagnaia sedikit melambat beberapa detik sebelum hujan turun.

Di belakang duo terdepan, Joan Mir (Honda) dan Pol Espargaro (KTM) berhasil menempati posisi tiga dan empat. Keduanya memilih ban hard di depan dan medium di belakang, strategi yang tampaknya memberi mereka stabilitas di lintasan panas sebelum kondisi berubah drastis.

Dengan sesi latihan pertama yang berakhir lebih cepat dari jadwal, para tim kini dihadapkan pada tantangan untuk menyesuaikan setup motor menghadapi kemungkinan cuaca tak menentu sepanjang akhir pekan di Sepang.

Berikut hasilnya: