OtomotifZone.Com – Pangandaran. Pembalap Kejurnas (Kejuaraan Nasional) Grasstrack (GTX) di Pangandaran Jawa Barat harus berjuang untuk menaklukan sirkuit, Sabtu-Minggu (20-21/8/2022). Pasalnya, gelaran yang berlangsung di Sirkuit GTD Pinusone Pasuketan Batukaras Cijulang Pangandaran itu berbarengan dengan turun hujan yang terus menerus.
Hujan yang turun terus menerus sejak Minggu pagi membuat pembalap mengeluarkan tenaga lebih agar dapat menyelesaikan setiap race. Pembalap Jawa Barat, Lutfi Petrik yang memperkuat tim asal Surabaya Jawa Timur yaitu Honda STW 88 Kaisar Motor pun meraskannya. Menurut Lutfi, sirkuit menjadi licin saat menuju sore karena hujan turun terus menerus, sehingga harus ekstra mengendalikan laju motor.

Strategi Lutfi salah satunya menjaga dengan memilih racing line yang tepat agar motor tidak jatuh. “Yang pertama berusaha agar tidak jatuh, karena hujan yang turun terus menerus membuat kekerasan lintasan berubah,” jelasnya. Menurut analisa atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 Cabang Olahraga Motocross itu karena turun hujan terus menerus dan terlindas ban. “Karena hujan terus menerus, tanah yang awalnya keras pun sering terlindas ban motor menjadi lumpur,” jelas Lutfi.
Pembalap Kejurnas Gagal Finish
Karena hujan yang terus mengguyur sirkuit, banyak pembalap Kejurnas yang kewalahan dan tidak dapat melanjutkan laps sampai dengan finish. Tidak dapat melanjutkan sampai selesai laps karena motor bermasalah dan ada juga yang tidak dapat mengendalikan motornya hingga terjatuh.

Bahkan tim medis harus mengevakuasi pembalap yang terjatuh dan membawa ke tenda medis untuk mendapatkan penanganan pertolongan pertama. Tim medis sigap, meskipun dengan susah payah harus melewati lintasan yang becek dan licin serta waspada karena race masih berlangsung.

Meskipun banyak yang gagal finish karena trouble atau terjatuh, tapi Pimpinan Lomba Asep Hidayat tidak menghentikan jalannya lomba. Menurut Asep, masih aman untuk terus melanjutkan lomba meskipun hujan dan juga banyak yang mengalami trouble sehingga tidak mencapai finish. “Meskipun hujan dan banyak pembalap kejurnas yang gagal finish, namun lomba masih layak untuk terus lanjut sampai seluruh race,” pungkasnya.
Penulis: Yeyep Foto: Yeyep

