
OtomotifZone.com-Indramayu. Gelaran LA Light Open Road Race 2012 sei 2 Region 1 yang digeber di Sirkuit Sport Center Kota Indramayu mengisyaratkan banyak sekali potensi Jawa Barat.
Event yang didukung penuh perusahaan rokok ini sangat memanjakan Montesz sebagai penyelenggara event yang cukup spektakuler dengan menggelar 9 event yang direncanakan ini banyak mengandung sisi pembinaan sekaligus menyuguhkan pada pembalap, team, penonton untuk mendapat 2 keuntungan apabila mengikuti event Montesz ini, ko bisa bro..?? pasti bisaalahh.

Niihh alesannya….Selain pembalap-pembalap Jabar yang sudah tahu betul kualitas event Montesz, Irfan Riyadoh, M Ervin, Reza Gareng dan pembalap Jawa tengah pun tertarik untuk berencana mengikuti seluruh seri ini karena banyak menyajikan kompetisi syarat pembinaan dan juga tentunya benefit lainnya dengan hadiah yang cukup besar dengan mengganjar 3 unit sepeda motor tiap juara region dan 3 unit motor ketika para jawara tiap region digabung untuk bertempur di Champ of the Champ.. aje gilee kann.
Kalau melihat Gelaran LA Light ini bak layaknya event setaraf Kejurnas kelas Motorprix dan Indo Prix, layaknya sirkus yang tiap seri selalu hadir, kenapa..?? karena pembalap yang mengikuti sejak seri awal akan merasa sayang dan dibuang sayang karena sudah mengantongi point ditiap seri nya apabila naik podium dan juga pastinya finish, nah disinilah daya tariknya gelaran Montesz ini, sehingga pembalap pun akan selalu mengikuti seluruh seri di tahun 2012 tanpa harus susah-susah cari pembalap karena semua sudah terikat dengan sendirinya..
Dari situlah pembinaan akan terbina dan terbangun karena para mekanik dan pembalap akan selalu berpacu dan berkompetisi dengan pembalap yang sama dalam waktu yang telah ditentukan, sehingga tiap serinya akan menjadi tolok ukur, baik setingan mesin, suspensi, strategi maupun stamina agar selalu siap kapan dan dimana event Montesz digelar.
Pembinaan yang menjadi prioritas tidak menjadikan event ini monoton dan membosankan, kenapa ?? nah penasaran kaan?? disetiap gelaran montesz, penonton dan penggila adu balap aspal selalu disuguhkan sisi hiburan lainnya dengan tujuan agar pembalap, team, crew dan penonton tidak jenuh dan tidak perlu repot-repot harus berdesakan dikamar hitung ketika race usai,karena di start/finish gate dan big screen yang dipasang di beberapa titip sirkuit selalu menampilkan race by race posisi pembalap jagoannya ketika berlomba, dan juga banyaknya lap di tiap racenya juga diselingi dengan hiburan live DJ music dengan tujuan semua merasa terhibur dan tidak menjemukan. setuju kaannn????

“PT Djarum sangat memanjakan dan mengerti kebutuhan kami, selama kami berinovasi dan punya ide-ide brilian yang tujuannya demi suksesnya event LA Light secara keseluruhan, Djarum akan mengakomodir dan meralisasikan apa yang kami inginkan sepanjang kami berinovasi, hal inilah yang membuat kami selalu terpacu untuk menciptakan ide-ide gilanya demi kepuasan pembalap, penonton dan khalayak ramai, tetapi kami pasti mengutamakan sisi pembinaan dan pembibitan atlit/pembalap Jawa Barat sebagai prioritas utama dan sisi hiburan sebagai faktor yang dibutuhkan”.jelas Handoko Halim disela-sela rehat race.
Menyikapi Surat Himbauan yang lebih berat ke pelarangan balap malam oleh PP IMI, Ka Han pun ber argumen ciamik ” Montesz selalu mengedepankan pembinaan dan pembibitan, tak jarang kami melewatkan sisi entertain demi race nya, kalau dibilang rugi pasti rugi, tapi kami selalu komitmen dengan tujuan awal pembinaan dan pembibitan, dan montesz yang rajin menggelar Balap malam pun siap mengikuti syarat-syarat yang ditentukan PP IMI apabila balap malam mendapat tempat, kalau alasan kurang lampu, gampang ko, tinggal beli dan tambahin berapa kebutuhan yang ditentutan, mau pengamanan apalagi yang disyaratkan, tinggal kita tambahin, jadi tidak ada alasan untuk tidak menggelar balap malam kalau semua pesyaratan sudah terpenuhi, balap malam the show must go on”. senyumnya penuh arti.

Nahhh… alangkah baiknya seh sebelum melarang balap malam, alangkah lebih baiknya para promotor daerah diajak rembuk duduk 1 meja dan bikin aturan yang jelas, dan kalau bisa pengurus PP IMI tonton deh gelaran balap malam, kasih masukan dan ide dan tidak menerima masukan dari pihak-pihak yang mungkin punya kepentingan. setuju gak yaa??? (edi)

