
OtomotifZone.com-Jakarta-Masih tak lekang dari ingatan rivalitas dua pegokart senior antara Silvano Christian dan Ananda Julio Prost pada musim balap 2014. Pertarungan seru memperebutkan titel juara akan tersaji di event manapun mereka bertemu. Walaupun begitu, musim persaingan mereka berdua tahun lalu telah berakhir dengan hasil yang sangat dramatis, dimana Silvano berhasil menjadi Juara RMC Indonesia dan berhak mewakili Indonesia di Kejuaraan Dunia Rotax Max Grand Final Valencia Spanyol, sedangkan Julio mengoleksi double champion sebagai Juara Nasional dan Juara Umum Eshark Cup 2014. Dua-duanya mengalami out dan makan rumput diseri akhir RMC dan Kejurnas Eshark 2014.
genderang perang musim balap 2015, apakah rivalitas mereka akan berlanjut? Kira-kira target apa yang akan mereka kejar ditahun ini? Dan apa persiapan-persiapan mereka untuk menopang best performance? Berikut tanggapan mereka berdua.

Silvano Christian, lajang kelahiran 20 Mei 1993 akan memfokuskan latihan-latihan fisiknya diluar latihan gokart setiap minggu di Sentul International Karting Circuit. Maklum saja, menurut pembalap berlesung pipit ini, titel Juara AMC Asia akan menjadi target utamanya ditahun ini. Kesibukan kuliahnya di Universitas Indonesia Jurusan Tehknik Industri Semester 8 mengharuskannya untuk absen di beberapa seri RMC Indonesia dan Eshark Cup. Tugas skripsi menjadi prioritasnya demi menyelesaikan program kuliahnya tersebut. Namun demikian, pegokart dengan typical sabar dan smart ini akan tetap tampil total di kejuaraan-kejuaraan yang akan diikutinya.
“ Tahun ini mungkin tahun terakhir ku balap gokart, dan aku sangat berkeinginan mengakhiri karier balap ku ini dengan menjadi yang terbaik di RMC Asia. Tugas skripsi yang menyita waktu mungkin juga bisa menyebabkan aku absen di beberapa seri RMC dan Eshark. Tapi itu semua lihat situasi dan kondisi nanti.” Tukas Silvano yang tergabung di UI Racing Team.
Ketika ditanya tentang siapa pesaing terberatnya tahun ini, Silvano menjawab dengan tegas bahwa ” Julio, Senna SN, Zahir Ali dan David Sitanala akan menjadi lawan-lawan tangguh baginya dalam usaha menembus podium 1.”
Sementara itu, Ananda Julio Prost pegokart andalan MBG Racing Team Barito Utara Kalteng memiliki optimisme tinggi dimana karier balapnya akan bersinar ditahun ini. Tak berbeda dengan Silvano, Julio pun menekankan peningkatan latihan fisiknya demi menunjang konsistensinya dalam balapan. Analisa kekurangan segi teknis akan diatasi dengan prepare engine yang lebih matang dan maksimal. Namun agak berbeda dengan Silvano, tahun ini Julio akan lebih berkonsentrasi di event-event dalam negeri yaitu RMC Indonesia dan Eshark Cup. Target mengulang sukses seperti tahun lalu menjadi motivasi terbesar bagi lajang tampan kelahiran 14 Juli 1995 ini. Kesibukan kuliahnya di Universitas Atmajaya Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis Semester 2 disinyalir akan membuat pegokart satu ini terkendala untuk total di seri-seri AMC Asia namun itu juga lihat kondisi seiring berjalannya waktu.
“ Rencanaku tahun ini akan total tampil di seri-seri RMC dan Eshark. Menjadi yang terbaik tetap menjadi target. Untuk itu aku akan lebih maksimal disamping mempertahankan konsistensi, menghindari fight-fight yang tak perlu dengan mentalitas yang lebih dewasa.” Ujar Julio penuh keyakinan. Masih menurutnya, “seluruh pegokart senior adalah pesaing-pesaing terberatnya, apalagi grafik progress para pegokart senior tengah dalam kondisi naik diawal tahun ini.”
Harapan akan prestasi cemerlang Putra Hadi Prost ini persembahkan untuk Bpk. H. Nadalsyah, Bupati Barito Utara Kalteng, owner MBG Racing Team yang yang juga Ayahnda Agi Borneo pegokat Junior Max ini sudah memberikan dukungan penuh karier balapnya selama ini, juga untuk almamaternya tercinta Universitas Atmajaya.
Dari keterangan mereka berdua, tergambar telah terjadi beda konsentrasi khususnya pada kejuaraan-kejuaraan yang akan mereka ikuti. Bila Silvano lebih focus ke AMC Asia sedangkan Julio lebih memilih RMC Indonesia dan Eshark Cup. Lalu akankah rivalitas mereka berakhir? Belum tentu juga, mengingat mereka berdua adalah para pegokart professional yang haus gelar. Dalam kesempatan mereka bertemu di satu kejuaraan maka pertarungan klasik akan menjadi tontonan yang seru. Tetapi, terlepas dari persaingan panas mereka berdua dan kontroversi yang menyertainya, acungan jempol sudah selayaknya kita berikan pada mereka, karena semua itu hanya terjadi dilintasan sirkuit dan tidak pernah terbawa ke area paddock. Itulah mengapa branding pegokart professional layak kita sematkan pada mereka berdua, karena mereka telah bertarung dan bersaing secara professional juga. Kita doakan saja semoga Silvano dapat menuntaskan Gelar Asianya dan Julio menjadi yang terbaik di negeri ini, ataukah keterangan mereka berdua juga merupakan strategi perangnya diluar lapangan? kita lihat kenyataan yang sebenarnya di seri pertama Eshark yang akan digelar 22 Februari mendatang.
Sukses dibalap suskes juga dikarir kuliah….selamat berkompetisi dengan sportif….
Penulis: @bravo-romeo |Photo : Emol

