
OtomotifZone.com-Jakarta. Setelah PP IMI menyelesaikan kewajiban dan tanggung jawabnya menyerahkan 2 unit mobil sebagai hadiah dari penyelenggaraan Grand Motorprix 2013 lalu ketangan Yonk Jaya (1 April) kemaren, PP IMI akan selalu berkomitmen menuaikan kewajibanya untuk menuju kearah yang lebih baik dan profesional, baik internal maupun external yang berkenaan dengan pengawasan kegiatan otomotif tanah air.
Peran aktif sebagai regulator nampaknya sudah akan mulai diterapkan oleh PP IMI ketika OZ sengaja pancing perihal kasus selain molornya penyerahan hadiah mobil. Masih tertundanya penyerahan hadiah juara IRS kelas bebek 4T TU Seeded 110 cc dan bebek 4T TU Seeded 125 cc 2014 tahun kemaren dimana Irwan Ardiansyah dan Gupito Kresna yang mempunyai hak atas hadiah tersebut sampai sekarang belum terealisir.
“kami sebagai regulator akan menindak tegas perilaku promotor yang nakal dan tidak melaksanakan kewajibanya, tapi kami harus ada laporan tertulis dari pembalap atau team yang dirugikan, sehingga kami punya data otentik untuk melakukan tindakan tersebut, kami tetap berkomitmen meski kasus hadiah grand motorprix terlambat tapi kami sudah melaksanakan kewajibanya, secara tegas kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini”, Tegas Dony BP diamini Frans Tanujaya.
Ketika OZ konfirmasi ke Irwan Ardiansyah tentang hal tersebut juara nasional MX berturut-turut tersebut mengiyakannya,“bener pa, janjinya sih hadiah akan diberikan pas seri pertama IRS kemaren tapi sampai sekarang hanya omong doang, saya tidak mempermasalahkan hadiahnya tapi tanggung-jawab dan komitmennya, nanti kalau begini terus akan ditiru promotor yang ada didaerah, kalau PP IMI tidak menindak apa fungsi sebagai regulator, kan bahaya bagi kemajuan otomotif nasional”, tukasnya.
Nah semoga aja semua akan manis ujungnya……jangan panas-panas tahu goreng pa….tidak ada kata terlambat untuk sebuah kebaikan….mengabdi dan berkarya.
Penulis :Edi Batrawan |Photo : Edmol

