BerandaRacing Roda 2GrasstrackPromotor Grasstrack Resmi Galau, balap Liar Tak Kunjung Sirna

Promotor Grasstrack Resmi Galau, balap Liar Tak Kunjung Sirna

OtomotifZone.com-Tasikmalaya. Miris melihat jumlah peserta DMD Alumunium Motocross, Grasstrack dan Minimoto open 2018 Minggu kemaren (21/1) di Cisempur, Cibalong kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat.

Berharap gelaran awal tahun akan menuai banyak peserta, gigit jari yang didapat, event yang biasanya paling sedikit dibanjiri 350 starter, berbeda jauh dari kenyataan dilapangan yang dilihat, hanya dihadiri 167 starter dari total 68 pembalap yang mengikuti kegiatan tersebut.

Senna Production selaku club penyelenggara hanya pasrah dan geleng-geleng kepala, bukan karena faktor sedikit banyaknya partisipan, namun faktor dibalik kurangnya peserta yang jadi masalah besar, karena club ini bukan kali ini saja dirugikan, karena beberapa waktu lalu, event yang Asep Oding gelar dihantam kasus yang sama, bentrok dengan kegiatan serupa namun tanpa rekomendasi dari IMI Jawa Barat.

“Saya sedih, miris, kecewa dan marah, betapa tidak berdayanya kami selalu club penyelenggara kegiatan, kami mengikuti prosedur administratif, namun kami selalu dirugikan dengan adanya event lokalan/liaran yang mengepung event kami, hari ini saja kita dikepung event liaran di Ciamis dan Indramayu, padahal kami sudah menginformasikan kepada organisasi, ada belap tanpa rekom, namun kami belum merasakan hal positif langsung sebagai penyelenggara”, geram Asep Oding, dari Senna Production.

Asep Oding (ke-2 dari kiri) promotor gelaran
Asep Oding (ke-2 dari kiri) promotor gelaran

Ketika OZ mencoba mengkonfirmasi hel tersebut kepada Kabid R2 Pengprov IMI Jabar tentang kegiatan liaran, “nanti coba kita komunikasikan dengan panpel yang merasa dirugikan, karena kasus seperti ini sudah ada Pansus yang menanganinya”, papar Irvan Oc.

Seperti yang ramai di Medsos, kabupaten Bogor lewat komunikasi yang baik, balap tanpa rekom bisa diantisipasi karena bersatunya pegiat garuk tanah dan mempunyai visi dan misi yang sama untuk memajukan grasstrack, namun masih kah tetap berdaya jika pelaku balap liar menggiatkan kembali dan sengaja membentrokkan dengan balap resmi.

Kabid R2 IMI Jabar
Irvan Oc, Kabid R2

Pembalap sendiri lebih memilih kejar setoran hadiah, tak peduli event tersebut ada rekom atau tidak, karena diakui atau tidak, pembalap lebih kejar setoran daripada menterangnya title event.

Kuncinya ada diregulator, ketegasan dan tindakan konkrit untuk melindungi club anggota yang sudah mempunyai kewajiban membayar iuran sebagai anggota, mereka butuh dilindungi dengan kepastian, dinarengi ketegasan sangsi untuk pembalap yang mengikuti balap liar.

Maju terus Grasstrack Jawa Barat.

Penulis : Edi Batrawan | photo : Edmol

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot