Otomotifzone.com-Salatiga. Melihat jersey yang di pakai team ini mengingat pembalap Moto2 asal Malaysia bernama Hafizh Syahrin. Pembalap yang pernah tanding di Indoprix Kenjeran 2007 silam bernaung di team Petronas Raceline Malaysia. Lha kok team mereka nongol di Seri 1 Kejurnas Powertrack Salatiga kemarin? Otomotifzone harus cek paddock. Setelah permisi kok logatnya bahasa Jawa. Duh, ternyata wong Klaten…
Kok bisa mereka balap di Indonesia apalagi balap Grasstrack. Langsung tanya pemilik, manager sekaligus mekaniknya yaitu Disman Ardiyanto alias Pak Arjos. “Raceline itu nama team di malaysia, karena saya kerja di team tersebut maka saya minta ijin untuk membuka cabang di Indonesia. Makanya nama menjadi Raceline Indonesia.” ungkap Pak Arjos yang turun di grasstrack mem-backup Wibowo Gosong asal Klaten.

Oh ternyata… Asal tahu saja. Raceline adalah team balap yang masih aktif di dunia balap Malaysia. Malaysian Cup namanya. Kalau di Indonesia Motoprix namanya. ”Raceline awalnya sebuah bengkel dan showroom motor besar.“ ucap pak mekanik yang pernah gabung bersama Benny Djati Utomo ini. Ya, Showroom milik Mr. Barry Leong ini adalah tempat yang sudah terkenal di negaranya sana. Bukankah team Raceline di jalur aspal pak Arjos? Bagaimana tanggapan dari Malaysia sana? “Pada intinya promo, jadi apapun itu yg pasti ada hubungan dengan motor.” Lanjutnya. “Saya mengawali dengan promo dulu di jalur murah (Motocross dan Grasstrack) biar Raceline Indonesia di kenal,” katanya setelah selesai seri 1 kejurnas Powertrack Salatiga.

Namun sayang, team ini gak mau turun kejurnas grasstrack. Fokus untuk Powertrack dan Kejurda Jateng dan Indiel series. “Untuk Powertrack belum target karna perlengkapan seperti motor 110cc dan sport kita belum siap, sementara untuk seri – seri kejurda jateng, Indiel insyaAllah kita terus berangkat,” Ucap Pak Arjos yang memiliki base camp di Samberan, Kranggan, Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah.

Selain grasstrack Raceline Indonesia juga turun di Kejurnas Motocross. “Iya untuk MX kejurnas khususnya kita berangkatkan. Untuk mencari jam terbang Wisnu Aji. Progresnya pembibitan racing sejak dini, karena di indonesia belum ada pocket bike atau minigp, maka saya mengambil jalur Motocross kelas 50cc. Intinya membiasakan diri naik motor. Selanjutnya kalau sudah cukup umur sekitar 12 tahunn mau saya alihkan ke roadrace. Motocross tetep jalan untuk fisik.”
Setelah team dan promosi team ini sudah mapan apakah grasstrack akan di tinggalkan? “Grasstrack tetap jalan. Intinya semua jalur balap motor kita masuk nantinya,” tutupnya. Ide mantab di luar mainstream negaranya sana ya.. grasstrack memang beda!
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

