BerandaRacing Roda 2Road RaceRegulasi Usia 2026 Tuai Polemik, Kupret Tegaskan Bicara Data dan Fakta

Regulasi Usia 2026 Tuai Polemik, Kupret Tegaskan Bicara Data dan Fakta

OtomotifZone.com – Bogor, Regulasi baru yang tengah digulirkan kembali memantik perdebatan di dunia balap motor Indonesia. Meski belum lama Frans Tanujaya selaku pejabat terkait sudah membuka suara mengenai arah regulasi ke depan, ketidakpuasan dari para peserta dan pelaku balap masih terasa kuat di lapangan.

Sorotan utama tertuju pada regulasi usia pembibitan di kelas Beginner. Dalam regulasi rencana musim 2026, kelas Beginner akan diikuti pebalap dengan rentang usia 11 hingga 14 tahun. Aturan ini dinilai menyimpang dari pakem yang selama ini berjalan, mengingat sejak kelas Beginner diperkenalkan, usia peserta berada di kisaran 8 hingga 12 tahun.

Perubahan ini pun menuai sanggahan. Sejumlah peserta lomba menilai celotehan yang menyebut aspek keselamatan justru tidak sepenuhnya relevan dengan fakta di lintasan. Pasalnya, pebalap pemula usia 8–12 tahun selama ini memang menggunakan motor bebek dengan bobot mendekati 120 kg, bahkan ada yang naik ke motor sport 150 cc dengan bobot hampir 140 kg. Namun hal tersebut bukan tanpa kajian.

Sanggahan tegas datang dari Suhartanto atau Kupret, engine builder yang telah lama menangani berbagai tim balap di Indonesia. Menurutnya, kekhawatiran berlebihan tidak berdasar pada data nyata.

“Dari zaman dibukanya kelas Beginner, belum ada pebalap usia 8 sampai 12 tahun yang mengalami insiden serius. Regulasi mesin juga sudah dikaji, power dibatasi sesuai aturan, jadi tidak besar dan masih pas digunakan. Dan untuk 2025 itu regulasi berat 132 untuk Beginner dan 137 untuk Rookie. Itu sudah termasuk dengan pebalap,” ujar Kupret.

Kupret menegaskan pendapatnya bukan sekadar asumsi, melainkan berdasarkan pengalamannya yang konsisten mengikuti perkembangan balap motor nasional. Ia mengingatkan agar regulasi baru tidak justru berdampak negatif terhadap ekosistem balap.

Kupret

“Jangan sampai dengan regulasi baru ini, Kejuaraan Nasional justru semakin sepi,” tambahnya.

Di sisi lain, banyak pihak menilai bahwa regulasi lama terbukti efektif dalam pola pembibitan pebalap. Sejumlah pebalap Indonesia yang kini berkiprah di ajang internasional lahir dari jenjang balap motor bebek, bahkan sejak kelas Beginner. Artinya, sistem yang sudah berjalan selama ini dinilai telah memberikan fondasi kuat bagi regenerasi pebalap Tanah Air.

Dengan berbagai masukan dari pelaku langsung di lintasan, wacana regulasi usia Beginner diharapkan bisa kembali dikaji secara menyeluruh. Tujuannya agar keselamatan tetap terjaga, tanpa mengorbankan proses pembibitan dan masa depan balap motor Indonesia.

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot