BerandaHeadlineReuni Pembalap Jogja : Kumpul Bareng Pembalap Di Empat Generasi

Reuni Pembalap Jogja : Kumpul Bareng Pembalap Di Empat Generasi

_MG_4475OtomotifZone.Com-Jogja. Malam minggu tepatnya tanggal 18 Oktober 2014. Acara langka yang belum pernah di gelar, Jogja Racing Club Reuni Penggemar Otomotif & Dunia Balap di Luxor Garden Piramid Jl. Parangtritis KM.5,5 Bantul, Jogjakarta. Acara dimana berkumpulnya para pembalap, mekanik, crew era 70-an atau jaman pertama kali jogja mengenal arena balapan sampai yang sudah stop balap. Bukan hanya mereka saja yang datang, bahkan penonton di era jadul tersebut banyak yang datang. Penggagas acara ini bukan lain adalah mekanik dari tahun 70-an sampai akhir 2002. Ini dia F. Simbah Suwarsono. Mekanik yang dulu menggegerkan pertempuran kejurnas bebek 4-tak tahun 2002 dengan motor Jialing tunggangan Tri Wahyudi.

Simbah dan Om Gandhoel. Ide bersama sesepuh mekanik lawas
Simbah dan Om Gandhoel. Ide bersama sesepuh mekanik lawas

“Ini atas ide bersama bukan atas keinginan saya saja. Tapi ide dari semua teman-teman yang menginginkan acara ini. Namun karena saya yang di tuakan mereka menunjuk saya untuk menjalankan acara ini,” kata Simbah yang sekarang berbisnis susu di Jogja setelah memutuskan pensiun setelah Jialing mampu kalahkan Shogun di kejurnas Kemayoran 2002.

Dari yang sepuh dulu ada dedengkot team balap paling fenomenal, Tepepa Jogja yang berdiri sejak tahun 1971 seperti Eyang Sambo atau sering disebut Pak Mbo hadir bersama kawan-kawan Tepepa Family. “Kalau kumpul bareng teman-teman Tepepa sih sering, kalau acara seperti ini belum pernah,” kata Pak Mbo yang masih sering datang di acara Grasstrack Jateng-DIY bersama Minimoto 104tech Tepepa Racing. Sri”Gandhoel”Hartanto pawang GRM Jogja hadir bersama putri tercintanya. Mekanik yang hadir awal 80-an yang sudah pernah menangani Johny Pranata di era 80-an akhir sampai 90-an awal, Irwan Ardiansyah di tahun 90-an, Hendriansyah di akhir 90-an dan awal 2000. Sampai Agus Setyawan dan terakhir Rezha Danica.

Meriah dengan temu kangen orang-orang balap jaman dulu.
Pak Mbo Tepepa, Om Gandhoel, Simbah dkk. Meriah dengan temu kangen orang-orang balap jaman dulu.

Lalu Pak Sudirman Bawarie, ayahanda dari Hendriansyah, Irwan Ardiansyah, Aldi Lazaroni. Lalu sederet pembalap 90-an dan 2000-an seperti Hendri, Irwan Ardiansyah, Kiswandi (ayah Doni Tata), Agung Setiawan(ayah ervantona),Rully Ricardo, Feryando, dan sederet orang-orang di dunia racing tak terkecuali pembalap cewek Lina Siwi dan kawan-kawan pembalap cewek jogja. Sayangnya acara bentrok dengan final kejurnas purwokwerto, pembalap lama seperti Dicky hestu, Penta Wijaya, Adi AW. Duo Bima, Bima Aditya dan Bima Octvianuz yang juga andalan Jogja pada masanya tak nampak. Bima”Gede”Octavianuz baru di jakarta bersama anak istri. Sedang Bima Aditya dan Andika Bintang Budaya atau Gandhoz berada di Solo.

IMG_4503

Tak hanya itu, pembalap muda Jogja yang masih aktif balap juga hadir. “ Bagus banget mas acara seperti ini. Jadi kita tahu sesepuh balap jaman dulu. Di samping itu juga memper erat tali silaturahmi antar pembalap lama dan pembalap era sekarang,” ucap Aldy Lazaroni ditemani Florianus Roy dkk.

MC kocak Aldo Iwak Kebho (tengah) memandu Pak Mbo dan Simbahberbagi cerita balap jaman dulu.
MC kocak Aldo Iwak Kebho (tengah) memandu Pak Mbo dan Simbahberbagi cerita balap jaman dulu.

Di pandu MC balap motor jaman dulu juga yang tak kalah kocaknya, Aldo Iwak Kebo. “ Seneng bisa melihat mereka masih sehat dan kembali berkumpul,” kata MC kondang era balap 90-an yang bikin tertawa terpingkal-pingkal. Apalagi saat Pak Mbo dan Simbah berbagi cerita pertengahan tahun 70-an. “ Kejadian konyol Pak Mbo saat balap liar itu ketika ada orang sedang bongkar-bongkar rumah. Tiba-tiba ada yang melintas sedang menggotong lemari. Pak Mbo lewat di bawahnya yang bawa lemari sampai terguling-guling!,” ucap Simbah yang pernah satu team bersama Pak Mbo di tahun 1978. Masih banyak cerita-cerita yang bikin perut sakit karena terbahak-bahak. Acara lalu di tutup dengan aksi sexy dancer dan foto bersama. “Terima kasih untuk rekan-rekan yang mau hadir, maaf kalau ada yang kurang berkenan. pokoknya saya berterima kasih mau menghadiri acara reuni pembalap jogja malam ini,” tutup Simbah sampai bertemu di lain kesempatan..

_MG_4477
Pak Sudirman Bawarie turut memberikan sambutan.

_MG_4471

_MG_4571

_MG_4522

reuni

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot