OtomotifZone.com – Blitar. Di Ajang bergengsi balap motor GM FKPPI FDR Honda Road Race & Supermoto Open Challenge 2015 seri ke 3 di kota Blitar kemarin (24/5), tim balap Putra Anugerah asal Wonogiri Jawa Tengah menjadikan ajang riset motor. Kali ini motor yang di uji coba adalah Jupiter Z1 Injeksi garapan Heru Kate asal Jogjakarta. Motor yang sedianya dipersiapkan untuk Kejurnas Motorprix region 2 Jawa minggu kemrin berjaya di podium ke 2. “Kelebihan handlingnya lebih mantab terutama di rolling speed, sedangkan di putaran balik versi sirkuit tarkam juga masih bisa mengimbangi kelincahan Jupiter Z lama,” bilang Aldhila Eka Darma sebagai pembalapnya.

Dari data yang belum sempurna didapat dari Heru Kate sebagai tunernya, bahwa Throttle body tetap buatan Yamaha berdiameter velocity 28 mm dan di sumpal filter udara after market buatan Daytona. Sedangkan ruang bakar yang mendapat sentuhan khusus adalah penggantian piston versi racing juga produk Yamaha berdiameter 53,44 mm. Namun Pakdhe Heru sebagai tuner enggan menyebutkan klep beserta pir yang dipakai dan hasil Dyno test kemampuan mesin. “Sebenarnya ini masih dalam taraf uji coba dari riset yang selama ini dilakukan, jadi masih banyak pembenahan, untuk sirkuit Blitar final gir memakai 14 : 44 T dan shock belakang kita mengandalkan Kayaba tipe Zeto dan menurut pembalapnya sudah mantab di tikungan putar balik dan chambernya,” terang Heru sebagai tuner.

Dalam uji coba jelas Dilla dibarengi Faisal mencoba benar – benar bersaing di sirkuit. Pembuktian ini di test saat duel selama 10 lap di Mp1 bersama – sama Sulung Giwa, Juni As dan Faisal yang mereka masih mengandalkan Jupiter Z karburator dan sama – sama berkarakter pembalap agresif. “Sangat berbeda saat buka dan tutup throttle motor injeksi dan karburator, karena kesan mlintir di putaran balik dengan bukaan skep penuh. Sedangkan Injeksi terkesan lebih halus namun tetap bertenaga,” lanjut Dilla.
Semoga sukses di MotorPrix seri selanjutnya.
Penulis : Diki | Foto : Diki


Mas kalau masalah injektornya tu gimana apa tetep pake yang standar kalau motor garapan kan sudah jelas harus lebih minyaknya sedangkan yg ngontrol kan injektornya