Otomotifzone.com-Temanggung. Seri 3 Viar Corsa Supergrasstrack yang di pentas di sirkuit Gopaan, Pringsurat, Temanggung pada 28-29 Agustus 2015 kemarin salah satu event yang terkena dampak kemarau. Debu tebal sirkuit yang kebal terhadap semprotan air dari truk tangki saat siang hari tak mampu meredam amukan debu tebal cakaran ban motor para peserta grasstrack. Memang kalau sudah terbentur musim apaun cara untuk “Ngupayani” tetap sulit. Pembalap yang di kelasnya pesertanya sedikit bisa bernafas lega. Dan pandangan jernih. Beda dengan kelas yang pesertanya sampai 12 stater. Yang di posisi 3,4,5 dan seterusnya siap-siap bagian kentut.. “Posisi kedua saja aku sulit melihat mas, karena yang ada di depan motor terus membuat pandangan kabur. Baru saat bisa di depan pandangan mulai jelas,” terang Lotar Mardiyanto, pembalap asal di team JART CPG B-PAZZ D1. Tak kurang 3 kali penyiraman tetap sulit karena matahari ekstra panas.

Dan bisa di bilang ini adalah sirkuit lama rasa baru. Line sirkuit tidak ada perubahan sejak di pakai final tahun lalu. Cuma kemiringan mungkin yang agak geser. Sirkuit Gopaan ini rata-rata menuntut ketepatan leanding. Salah posisi leanding siap-siap terjengkang karena posisi camel sulit di tebak akbibat terpaan debu. Untuk pembalap yang pintar mengendalikan motor bisa untung karena gak sampai gedubrak. Plus lumba-lumba yang panjang menuntut motor tetap di pacu hampir menyentuh limiter. “Saat pertama balap di sirkuit ini pas dengan gaya ku mas, tapi sekarang beda dengan yang dulu. Ada lobang yang harus di hindari,” ucap Vernando Lasut Tulandi, pembalap Manado bernomor 200 yang tahun kemarin sukses “Ngelop” dengan bebek standarnya saat di kelas pemula. “Benar-benar sulit di tebak mas,” ucapnya setelah terjatuh saat melawan gempuran Edi 94.
Kejuaraan grasstrack garapan Yahman ini tak lain adalah lanjutan menarik para peserta yang ikut sejak seri pertama. Berusaha memperebutkan 4 unit sepeda motor yang sudah disiapkan Viar dan Yahman Production. “Masing-masing tingkatan dari kelas Pemula, Junior, Senior atau Open sampai Eksebisi. 2 unit motor sport untuk kelas Senior dan kelas Junior dan 2 motor matic untuk kelas Pemula dan Eksebisi. Masih dua seri saya usahakan tidak berbenturan dengan event sejenis baik kejurda maupun kejurnas. Supaya peserta tidak bingun,” kata Yahman yang memang mirip Bruce Lee.. Brus lek from Temanggung!
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

