Otomotifzone.com-Pati. Seri 5 Yamaha Cup Race di sirkuit lingkup Stadion Joyokusumo Pati, Jawa Tengah, 29-30 Agustus 2015 ini bagaikan judi lokasi. Tiga kali pemilihan sirkuit gagal karena beberapa faktor miss komunikasi dan kalah tempat. “Awalnya memang disini, lalu dilihat kondisi tracknya sedikit kacau lalu kita cari solusi masih sekitar dekat sini. Dapat pilihan di Manahan Solo tetapi selang beberapa waktu dapat kabar bahwa waktu itu akan ada sepak bola. Sangat mepet dengan acara YCR. Pindah ke Purwodadi, lagi-lagi tepat tidak bisa dipakai karena belum boleh ada event di daerah Purwodadi. Pilihan terakhir kembali ke Pati,” jelas Supriyanto, Manager Motorsport Yamaha.

Kembali ke Pati juga menuntut sejumlah perubahan sirkuit. Tadinya straigh bisa sampai ujung ternyata tak bisa. Permukaan aspal sepertinya gak bisa buat balap. “Inipun dadakan nembel bagian aspal yang bolong-bolong biar ready buat balap,” terang Pak Supri, sapaannya saat ngobrol dengan Otomotifzone di stand Yamaha. Yang penting tetap jalan pak dihajar situasi kayak gini. Gas…

Pembalap disuguhkan sirkuit mengadu berbagai skill. Licin nggak sih, bumpynya lumayan bikin konsentrasi buyar. “Hari pertama belok di U-Turn aku jatuh. Motornya mental-mental buat engine break,” kata Daffa Krisna Putra. “Pembalap pemula rata-rata jatuh di R terakhir. Motor gak bisa tenang,” tambah Rizky Dimas, pembalap Yamaha Yamalube Kartika. Itu kendala pemula bisa diatasi oleh para seniornya. Namun ganti di R3 mereka terpontang-panting. Syahrul Amin yang gedubrak saat kualifikasi bersama rekan-rekannya yang serupa ingin nyelonong ke karung pembatas. Pelajaran kualifikasi setidaknya bermanfaat saat balap digelar.

Lepas tentang aspal bumpy tampaknya tidak dimanfatkan sepenuhnya Yamha Cup Race oleh peserta lokal. Tapi cukup lumayan stater yang sudah datang ikut balap,”Masih kurang mas, biasanya kalau latihan bisa sampai 15 orang. Mereka takut untuk bertarung dengan pembalap luar. Rugi sekali menurut saya kalau gak datang. Jamternang mereka gak bakalan bertambah kalau takut,” jelas Rizky Kevin, pmbalap lokal Pati dari team Srijaya AG Tuned Vnd Bocel MTR NHK SSS EXCEL KATE.

Bagaimana gak rugi? Pendaftaran 300.000 dapat pertamax plus gratis dua kali, makan siang sabtu-minggu. “Motoprix belum tentu lho 300rb dapat seperti ini. Coba lihat saja pendaftarannya yang sampai 500rb lebih.” ucap Gandung, manager APK AKR Kalsel yang mendampingi M. Alvi turun di YCR Pati. Yang pemula dari Kalimantan Selatan aja dateng lho di kelas pemula. Nyesel deh..
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

