OtomotifZone.com-Sentul, Bogor. Kebanggaan dan perebutan seat menuju Rotax Max Grand Final Sarno, Italia akhir tahun mendatang sudah terlihat di Sentul International Karting Circuit Minggu kemaren (17/4).
Meski Rotax Max Challenge 2016 baru bergulir seri perdana, namun 2 kelas yang mendapat seat menuju rotax dunia ini sudah memperlihatkan betapa keras dan sengitnya persaingan untuk mendulang point penuh untuk mempermudah lenggang kangkung di 3 seri berikutnya.
Kelas Junior Max dan Senior Max menjadi kelas yang paling mendapat perhatian hampir semua penonton yang hadir dan menyaksikan dibuat menahan nafas melihat aksi-aksi overtake silih berganti para pegokart muda Indonesia hingga bendera finish dikibarkan.

Junior Max setelah ditinggalkan gank monster naik kelas Senior Max, tidak serta merta kelas ini sepi perhatian, munculnya Muhammad harits (Go!!! Motorsport), Prassetyo Hardja (Hard Racing) dan debutan baru Akheela Chandra (UT Racing) yang bermain agresif membuat gelaran RMC round 1 sejak heat hingga final mempertontonkan aroma persaingan seru dan sengit.
Persaingan 3 pegokart Junior tanpa kehadiran Gezha Sudirman karena sakit, tetap memperlihatkan betapa kerasnya kelas ini, tidak ada kata menyerah sebelum bendera finish berkibar, saling susul, ancam dan dorong dengan penuh tekanan membuat siapa yang siap mental dan performa engine maksimal dialah pemenangnya, itu dibuktikan M Harits menjadi juara Junior Max round 1.

Kehadiran Senna SN (Riser Shadaff Motorsport) dikelas Senior Max juga menjadi semakin seru dan menegangkan ketika dirinya mampu membuat M Ferrel Fadhil (UI Racing) frustasi sepanjang lap saat final, jam terbang super tinggi yang dimilikinya membuat waktu terbaik Ferrel Fadhil terbuang sia-sia akibat betapa kecangnya kunci blocking sempurna senjata ampuh Senna SN, sayangnya duo TKM (Kezia dan Keanon Santoso) tidak menggunakan kesempatan tersebut untuk overtaking dan memperbaiki posisi, meski pada akhirnya mampu podium 4 dan 5, sementara Nabil Hutasuhut harus terlempar dari persaingan setelah roda belakang bagian kiri lepas karena patah dudukan velg, sementara Agi Borneo (MBG Racing) juga kurang menggigit dan tampil kurang maksimal akibat sakit flu yang dideritanya.
Berbagai cara yang dilakukan Ferrel rupanya semakin memberi peluang pegokart dibarisan 3 hingga 7 semakin merangsek kedepan dan membuntutinya hingga akhirnya dibeberapa tikungan terakhir, Silvano Christian (UI Racing) berhasil overtake Ferrel diposisi kedua dan hampir menyentuh garis finish bersamaan dengan Senna SN yang menjadi juara dikelas ini.

Persaingan seru di round 1 RMC, membuat 3 seri sisa akan jauh lebih seru dan kompetitif, apalagi saat round 2, Gezha Sudirman pulih dari sakit dan membuat persaingan semakin seru.
Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan

