BerandaRacing Roda 2Drag BikeSiapa Juara Umum Dragbike AHRS Cargloss 2015 ?

Siapa Juara Umum Dragbike AHRS Cargloss 2015 ?

OtomotifZone.com – Semarang. Salah satu event dragbike bergengsi yang diminati pembalap adalah “AHRS Cargloss Championships” bikinan event organizer Erdeve. Dari rangkaian tour nya di Jawa dan Bali, bulan Desember nanti tinggal menyisakan 1 seri. Selain adu kebut motor 201 meter, juga digelar drag race mobil. Inilah salah satu alasan mengapa evet drag race dan dragbike dengan titel AHRS Cargloss Championship 2015 bisa dikatakan bergengsi. Makin jos karena Juara umum dragbike nya digelontor hadiah mobil baru.

Dion Aditya Erdeve
Deon Aditya Erdeve

“Tayangan dragrace memang menjadi tujuan kami untuk meramaikan dunia drag race sekaligus menghidupkannya. Kan tahu sendiri drag race minim sekali eventnya. Kebanyakan yang main memang komunitas namun pesertanya cukup banyak,” jelas Deon Aditya dari EDEVE Event Organiser pada OtomotifZone.com

Kembali ke tayangan inti yaitu dragbike 201 meter siapa saja kandidat juara umumya?. Mereka yang masuk dalam 3 besar adalah Alvan Cebonk, Yogi Kecot dan Hendra Kecil. Ketiga pembalap tersebut punya peluang membawa pulang hadiah mobil bila mampu menjadi juara umum. Point tertinggi masih dipegang oleh Alvan Cebonk dengan point 412. Yogi Kecot menduduki peringkat runner up nilai 314. Hendra Kecil menempati posisi klasemen 3 dengan perolehan angka 264.

“Masih menyisakan satu partai final pada bulan Desember tanggal 5 dan 6. Lokasinya belum pasti tapi ada dua pilihan tempat. Kalau nggak Purwokerto mungkin kita pakai Solo. Untuk juara umum dragbike 201 meter memang kita beri hadiah mobil baru. Yang klasemen 2 dan 3 nunggu dari pihak AHRS apakah mereka dapat sepeda motor atau uang,” jelas Deon Aditya dari Erdeve.

Alvan Cebonk pemegang klasemen tertinggi
Alvan Cebonk pemegang klasemen tertinggi

Karena kategori juara adalah gabungan dari beberapa kelas bisa jadi Alvan Cebonk yang memegang puncak klasemen tertinggi masih belum aman posisinya. Bila ia melakukan kesalahan misalnya jump start dibeberapa kelas wajib atau catatan waktunya jelek nilainya bakal bisa direbut kandidat lain. Prediksi OtomotifZone.com si Alvan Cebonk yang baru saja meraih predikat juara umum Kejurnas dragbike kelas 150 cc 2 Tak TU tentu akan main aman. “Starteginya jangan sampai berbuat kesalahan terutama jump strat, itu saja. Kalau masalah waktunya cepet atau lambat kan nanti digabungin jadi satu dari beberapa kelas,” senyum Alvan Cebonk.

Alvan Cebonk pembalap dari tim Kolor Ijo Nganjuk memang pernah trauma gagal. Waktu itu ikut event TDR Internasional dragbike 201 Meter Championship. Tapi kalah point dengan Adi S Tuyul gara garalengannya cedera saat latihan dijalan dan terjatuh. Akibatnya remaja mungilini tidak bisa ikut satu seri. Mangindari trauma gagal maka Alvan cebong nggak mau lagi sembrono latihan di jalan raya. Ia pilih main aman dan latihan di trek resmi saat final dragbike AHRS Carglos nanti.

Alvan Cebonk saat beraksi di event bergengsi dragbike AHRS
Alvan Cebonk saat beraksi di event bergengsi dragbike AHRS

Peluang Yogi Kecot juga masih terbuka lebar, hanya terpaut 98 point saja dengan Alvan Cebonk. Tetapi untuk bisa dapat nilai penuh 25 di empat kelas sekaligus bagi Yogi Kecot bukanlah perkara yang mudah. Maklum Yogi Kecot ini termasuk naik turun grafik prestasinya. Bahkan kadang ketika dapat pacuan kenceng bukannya catatan waktunya membaik tetapi malah lambat. Celakanya kadang acap jump start dan ini yang harus dihindari oleh Yogi Kecot. Pretasi terbaiknya adalah dapat tiket balap di Thailand tapi pilih tidak berangkat.

Yang paling berat peluangnya adalah Hendra Kecil dari Magelang. Menempati klasemen 3 dengan total poin264, cukup jauh dibanding Alvan Cebonk. Remaja yang bernaung di tim Kawahara ini hanya punya semangat saja. Ketika sudah tidak mampu mengejar point yang dibidiknya adalah memperbaiki peringkat.

Hendra Kecil, peringkat 3
Hendra Kecil, peringkat 3

Sebenarnya Hendra Kecil adalah pemegang klasemen pertama event dragbike lokalan. Namun diabaikan demi konsennya ke dragbike bergengsi AHRS Calrgloss. Peluang Hendra kecil terbuka lebar bila Alvan Cebonk tidak bisa ikut seri final. Praktis Hendra Kecil akan duel dengan Yogi Kecot, dan point Yogi dengan Hendra hanya terpau t 50 poin.

Memang didunia dragbike yang regulasi juara umumnya adalah gabungan beberapa kelas pemegang klasemen tertinggi bisa saja kalah ketika race day. Faktanya adalahduel antara Eko Kodok VS Niko Sakauw di event dragbike GDS Creampie Klaten. Eko Kodok total poinnya paling banyak dari 2 seri tayang dan Niko Sakaw berada dibawah Eko Kodok peringkatnya. Pas final berlangsung justru yang keluar sebagai pemenang adalah Niko Sakaw.

Tanggal 5 dan 6 Desember sudah dekat dan Final Dragbike AHRS CARGLOSS Championship 2015 pasti bakal seru. Makanya pantengin terus OtomotifZone.com ya. Sip.

Penulis : Unang | Foto : Unang

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot