OtomotifZone.com-Banjarpatroman. Melihat suksesnya penyelenggaran grand final kejurda balap motor IMI Jabar seri 5 minggu kemaren (27/12), rasanya kita diingatkan kembali masa kejayaan sirkuit Mandala Krida Yogyakarta tempo dulu.
Layout sirkuit non permanen Sport Center Langensari, Kota banjar yang didesign untuk penyenggaraan ajang pembibitan pembalap berbakat yang ada di wilayah tatar Sunda tersebut mendapat banyak reaksi positif, baik dari para pembalap, pengprov IMI sebagai regulator. hingga para pelaku balap itu sendiri, seperti Juri yang bertugas, RC dan orang-orang yang berkecimpung dan terlibat didalamnya.

“sport center Langensari sangat layak kedepannya untuk digelar event skala nasional, seperti MotorPrix maupun OMR dan sejenisnya, melihat lahan yang masih terbuka luas untuk pengembangan dan perbaikan serta penataan kembali agar bisa berfungsi maksimal, seperti banyaknya pembatas jalan seperti trotoar, sebaiknya dipapas dan diaspal, sehingga semua flat, rata dan kedepannya bisa buka tutup, jadi bisa untuk dragbike, slalom, drifting maupun kegiatan otomotif lainnya, saya yakin pemerintah Kota Banjar lewat IMB bisa mengakomodir itu”, harap Wawan Hermawan, pembalap nasional asal kota Banjar.


Harapan senada juga terlontar dari Roes “apih” Bangin, sang juru pengadil event kemaren, “sport center ini akan menjadi mandala krida atau kemayoran, asal jangan ada sekat trotoar atau pembalas jalan, dibikin rata aja semua diaspal, jadi multi fungsi, sirkuit non permanen ini bakal menjadi sirkuit andalan kedepan, asal IMB atau promotor lain minimal mampu menggelar 3 event dalam setahun sambil cari layout yang mendekati sempurna, saya yakin itu, Kota Banjar sangat beruntung punya sport center, daripada kota Bandung gak punya lahan “.

Tidak ada yang tidak mungkin ko, apalagi kita sama-sama tahu, pentolan Ikatan Motor Banjar (IMB) dibawah komando Ir.Soedrajat deket dengan penentu kebijakan, apalagi Dadang Kalyubi selaku ketua DPRD Kota Banjar juga mantan crosser nasional sangat mendukung dan support abis, pasti tidak akan sulit untuk membuat suatu kebijakan, beda dengan kota/kabupaten lain yang hanya sekedar janji demi sebuah pencitraan semata.

“Sesuai penyataan pa ketua Dewan, kita akan mengikuti saran beliau dan semoga secepatnya akan ada perbaikan dari segala sisi, doain ya bro”, harap Ir. Ajat “Doglo” Seodrajat sang ketua Ikatan Motor banjar optimis.
Kita tunggu gebrakan perubahan sirkuit sport center Langensari Kota Banjar Jawa Barat, agar Jabar banyak punya sirkuit alternatif.
Penulis dan Photo : Edi Batrawan

