BerandaNewsSlamet Suroto-Mithyanto, Kekompakan Wujudkan Team Solid

Slamet Suroto-Mithyanto, Kekompakan Wujudkan Team Solid

Mithyanto dan Slamet Suroto, kompak terus.
Mithyanto dan Slamet Suroto, kompak terus.

OtomotifZone.com-Jogja. Inilah duo “behid the man” Astra Racing Team Jogjakarta yang tiga tahun ini mocer di dunia Motoprix pulau jawa. Sebetulnya bukan hanya mereka saja sih yang bekerja di belakang layar suksesnya Willy Hammar sejak awal di bertarung di region dua. Teman-teman mekanik asuhan Slamet Suroto ini juga ikut serta. Tetep yang kita bahas mereka berdua karena merekalah power team profesional ini. Berawal dari team Arya Racing Team dengan pembalap Arya Dwi Mahendra mereka mulai kerja bersama.

“Tahun 2001 bapaknya Arya bikin team, saya disuruh pegang manajemennya. Antok baru lulus STM terus direkrut,” kata pak manager berkaca mata ini. “Anto masih asisten mekanik,dia yg merawat Underbonenya. Jadi sering dikirim ke CMS. Belajar langsung sama Kerry Hutama,” lanjut pria yang sering disapa Pak Totok tersebut. Ceritanya Arya Dwi beli motor dari Champion Motor Sport milik Kerry Hoetama yang ditunggangi Hendriansyah waktu itu. Nah, Mas Anto yang merawatnya di team Arya Racing Team, bukan Astra Racing Team lho..sama-sama ART nya.

Kepercayaan Honda untuk membangun Astra Racing Team Jogjakarta
Kepercayaan Honda untuk membangun Astra Racing Team Jogjakarta

Waktu terus berjalan dan pada akhirnya Pak Totok berhenti dahulu. “Saya tahun 2008 mundur dari ART. Vacum road race 2 tahun,” kenangnya. Walau berpisah dengan Mas Antok namun persahabatan mereka tersambung kembali. “Kejurnas 2010 sudah jalan 3 seri diajak Wawan Hermawan, untuk benahi manajemen Honda Rinjani,” ucap Pak Totok. Karena team Arya sudah mulai goyah, Mas Anto kembali di panggil Pak Totok. “Kejurnas MP kurang 2 seri. Antok mulai tak suruh bikin Honda Blade. Tahun 2011 Rinjani main IP dia tak rekrut ke Honda Rinjani,” tandasnya. Mainan baru karena bertahun-tahun berkubang di Yamaha, tetap membutuhkan proses. “Walau hanya bantu setting karbu dan pengapian, tapi tetep saya kasih motor blade untuk riset,” kata Pak Totok.

Dan bertemulah kombinasi mereka dengan pembalap cilik waktu itu si Willy Hammar tahun 2012. Baru beberapa seri MP dan HRC di Jawa ramuan mereka cocok dengan Willy. Mengantarkan team mereka juara MP maupun HRC. Yang mengejutkan adalah kembalinya Wawan Hermawan di team mereka tahun 2015 karena Willy Hammar pindah ke Yamaha. Ibarat reuni di awal kejayaan bersama Honda,komposisi mereka sepertinya akan semakin solid. ”Wawan Hermawan bersama Adly M Taufik bermain di Motoprix dan Honda Racing Championship,” ungkap Pak Totok. Tentu dengan target juara umum. Suasana baru dan harmonis yang akan membawa mereka juara.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot