OtomotifZone.com-Bandung. Sebuah terobosan baru dilakukan bidang roda 2 IMI Jabar diajang kejurda balap motor 2022, dimana hadiah untuk juara pertama dikelas wajib terjadi kenaikan untuk merangsang semangat para pembalap yang ada diwilayah Jawa Barat.
Terobosan tersebut sudah diterapkan langsung saat gelaran Kejuaraan Daerah Balap Motor IMI Jawa Barat seri 1 20222 yang gelar Sabtu-Minggu kemaren (21-22/5/2022) disirkuit permanen Bukit Peusar kota santri Tasikmalaya, dimana hadiah untuk juara pertama tiap kelas wajib Kejurda nominalnya disesuaikan dengan kelasnya, tidak disamaratakan antara kelas Expert, novice, rookie maupun beginner, tentunya pertimbangan tersebut juga mengacu pada pembinaan atlet, agar nilai perjuangan juga patut dihargai.
Apakah ada protes adanya perbedaan hadiah dari yang dijuklak kejurda dengan terobosan baru, tentunya dijamin 1000% tidak ada yang protes jika hadiah ditambah, berbeda jika dikurangi, dan itu terbukti, saat briefing peserta, usulan dan adanya kepedulian organisasi masalah kenaikan hadiah untuk juara 1 tidak mendapat reaksi negatif justru para pembalap semakin bersemangat.

Hal tersebut sesuai yang diutarakan Irvan OC, Kabir R2 IMI Jawa Barat, ” Betul, kami menampung usulan dari teman-teman komisi agar hadiah untuk juara 1 kelas wajib kejurda ada perubahan sesuai kategorinya, ini juga atas dasar pertimbangan agar para pembalap bisa lebih bergairah saja untuk mengikuti event pembinaam dan hadiah menjadi salah satu faktor penyemangat para pembalap”.
Apakah nominal juara 1 tiap kelas sama, Irvan OC menambahkan, “Di juklak, hadiah expert dan beginner masih tetap sama, namun kita rubah itu, dengan dasar menampung aspirasi teman-teman komisi dan biro R2, namun semunya masih dengan nominal keseluruhan yang sama, Daftar sama hadiah sama tapi kategori kan berbeda.,jadi mesti berbeda juga hadiahnya.”
Sebagai ilustrasi, hadiah ditiap kelas wajib kejurda, untuk juara pertama rata diangka 2 juta dan juara berikutnya disesuikan dengan juklak, namun usulan dan kebijakan baru tersebut berubah seperti tabel dibawah ini.

Data diatas OtomotifZone.com didapat dari Aries Aditya, selaku Wakabiro Balap Motor mewakili Teddy Darmansyah selaku Kabiro Balap motor yang pada kegiatan tersebut menjadi supervisi kegiatan kejurda diseri awal, “Memang wacana ini jauh sebelum saya menjadi pengurus, bagaimanapun pembalap harus mendapat apresiasi dari organisasi, agar tumbuh dan berkembang bibit-bibit baru pembalap dari Jawa Barat, semua usulan dari komisi disampaikan kepada Kabiro, kabid dan diputuskan dirapat Pleno tentunya, dan usulan tersebut mendapat persetujuan, dan semoga penyesuaian hadiah perkategori kelas wajib kerjuda ini bisa menambah semangat para pembalap untuk berpartisipasi dan berprestasi”.

Sebuah terobosan keberpihakan organisasi terhadap assetnya, semoga ini menjadi awal kembalinya supremasi kejurda menjadi rohnya event tertinggi diprovinsi kembali bersinar, dan semoga diakhir seri hadiah juara umum tidak hanya diberikan kepada pembalapnya saja, namun ada hadiah atau reward untuk principal atau team yang membawa pembalap tersebut menjadi juara, karena tanpa team, pembalap juga tidak akan berprestasi.
Maju terus menjadi Jabar juara.

