OtomotifZone.com-Polman, Sulbar. Persiapan secara teknis perijinan kurang dari seminggu, praktis panitia penyelenggara deg-degan tak karuan kejurnas MotoPrix seri 6 region 5 2018 bakal bisa digelar atau tidak, kekhawatiran akhirnya sirna setelah ijin Kepolisian setempat keluar setelah hari raya Idul Adha.
Sejak saat itu panitia sibuk kordinasi lintas keamanan, baik kepolisian maupun pihak TNI AD, kenapa itu dilakukan, karena tragedi yang menyeret kekisruhan MotoPrix 2015 silam berujung keranah hukum akibat memakan korban jiwa, panitia berusaha keras untuk melakukan konsolidasi, pihak kepolisian tidak akan mengeluarkan izin tanpa rapat kordinasi dengan pihak TNI, Batalyon dan pihak instanti terkait yg terlibat dievent tersebut, karena tragedi MotoPrix 2015 silam adalah keributan antara oknum institusi keamanan.
Setelah pihak TNI AD diwilayah tersebut menyatakan siap mendukung, akhirnya panitia kordinasi kembali dan membahas masalah keamanan bersama kegiatan tersebut, dan berkat kerjasama dan kekompakannya, hajatan kejurnas MotoPrix region 5 seri 2018 yang digelar Sabtu-Minggu. 1-2 September di Sirkuit Sport Center Polewali Mandar, Sulawesi Barat sukses digelar.

Semua bernafas lega, ketegangan sepanjang race tak terbukti seperti 3 tahun lalu, karena praktis setelah kejadian tersebut, IMI Sulbar seakan tiarap, sunyi senyap hilang dari kegiatan Road Race, dan suksesnya event ini sekaligus menghapus trauma mendalam otomotif Sulawesi Barat, semua berkat dukungan semua pihak, hal tersebut disampaikan Andi Ibrahim Masdar, selaku Ketua IMI Sulbar, “terima kasih yang tak terhingga kepada pihak kepolisian, TNI dan warga masyarakat Polewali Mandar dan Sulbar secara umum, suksesnya event nasional ini berkat dukungan dan partisipasi seluruh warga, yang bisa menciptakan keamanan dan kenyamanan adalah kita bersama, kita buktikan di event kejurnas ini, semua berjalan sukses dan aman”.

Pernyataan ketua IMI Sulbar dan juga Bupati Polman ini diamini petinggi IMI Sulbar lainnya, Andi Ian Rusali MP selaku Ketua Harian juga menuturkan, “tragedi dan trauma 2015 memang masih belum hilang dari catatan pahit otomotif wilayah Sulbar, namun kejurnas MotoPrix kali ini adalah bukti pembuktian kami serius memberikan bukti, bahwa event berjalan aman, lancar dan sukses, kerja keras team melakukan kordinasi dan konsolidasi dengan pihak keamanan baik Kepolisian dan TNI berjalan dengan baik, kami bisa bernafas lega, semoga setelah event ini berakhir, akan bermunculan agenda serupa sehingga otomotif Sulbar menggeliat kembali”.

Senyum ceria tersungging dari pamangku kegiatan setelah event ini usai, “Deg-degan itu pasti, trauma tragedi MotoPrix 2015 masih ada dalam ingatan saya, setelah kejadian tersebut saya gak berani pulang kerumah karena dicari pihak keamanan untuk dimintai keterangan kejadian yang sebenanya, namun dengan suksesnya gelaran MotoPrix ini sebuah pembuktian kita bisa menggelar kembali dengan aman, lancar dan tanpa ada halangan, kami bersyukur atas suksesnya event kejurnas ini, saatnya kita bangkit kembali”, Ikhsan Muhamad Rahim, ketua penyelenggara diamini S. Prawira Negara, kabid R2 yang lebih sohor dipanggil Okky meski sendirinya juga bingung atas panggilan tersebut.

Tidak ada yang tidak bisa selama kita terus berusaha, komunikasi intensif sangatlah penting agar semua bisa cair.
Selamat dan selamat menghirup udara kehidupan Motorpsort Sulawesi Barat, setelah sukses gelar kejurnas, banyak lahir kegiatan event serupa agar IMI Sulbar melahirkan bibit-bibit baru dikancah road race nasional.
photo : Edi Batrawan

