OtomotifZone.Com – Pangandaran. Tidak finish di gelaran Grasstrack Motocross Okta Property Pangandaran Jawa Barat yang berlangsung pada Sabtu-Minggu (23-24/12/2023) tetap bisa dapat uang tunai. Namun tentunya pihak panitia penyelenggara menerapkan aturan main bagi pembalap yang berlaga di Sirkuit Baru Okta Property Parigi.
Pembalap akan membawa uang tunai setiap kelas yang pembalap ikuti sebesar Rp. 500 ribu meskipun tidak berhasil finish. Bahkan pembalap yang tidak bisa menyelesaikan satu laps atau satu putaran pun masih memiliki kesempatan membawa uang tunai tersebut.

Sehingga, gelaran pun semakin seru, pasalnya masing-masing pembalap pada setiap kelas tampil ngoyo dan berupaya agar melakukan start sesempurna mungkin. Panitia penyelenggara menyediakan hadiah lainnya yaitu holeshot pada setiap kelas yang membuat daya tarik tersendiri bagi pembalap.
Holeshot adalah, pembalap yang paling cepat keluar dari rombongan dan keluar dari R (tikungan) pertama selepas start. Sehingga, dengan start yang sempurna dan lebih dulu masuk R 1 serta lepas dari rombongan mendapatkan uang tunai Rp. 500 ribu.
Tidak Finish di Grasstrack Okta Property, Ryan Meong 4 Kali Holeshot
Meskipun tidak berhasil finish, asalkan berhasil tercepat keluar R1, pembalap akan mendapatkan uang tunai Rp. 500 ribu karena berhasil holeshot.
Salah satu yang berhasil mendapatkan hadiah holeshot adalah pembalap Ryan Meong dari tim Dinas Kaulinan Pangandaran MMS Racing Style Pangandaran. Pemilik nomor start 146 itu berhasil tercepat keluar tikungan pertama sebanyak 4 kali.
Sehingga meskipun tidak banyak podium pertama, tapi Ryan berhasil membawa uang tunai dari holeshot sebesar Rp. 2 juta. Ryan pun menyampaikan tipsnya sehingga ia berhasil menerima uang tunai dari holeshot yang menjadi uang tambahan.

“Alhamdulillah saya berhasil sebanyak 4 kali holeshot, sehingga menambah hadiah,” jelas Ryan Meong kepada Otomotif.Zone. com. Ryan pun membeberkan tips serta strateginya, selain tentunya dengan kondisi motor yang memadai dan juga strategi lainnya.
“Motor jelas harus fit, begitu juga fisik dengan kondisi sirkuit yang licin maka kita pun sebagai pembalap fisik harus bagus,” tambahnya. Ryan juga menyampaikan, pada posisi start ia akan mengusahakan berada di samping kiri atau kanan operator gatestart.
“Saya pilih posisi di gate start, yaitu berada di samping atau kiri operator gate start,” ungkap Ryan. Kemudian tentunya pengalaman serta kepiawaian membawa motor pun sangat penting karena seluruh pembalap akan berlomba untuk menjadi yang tercepat.
Penulis: Yeyep Foto: Yeyep

