OtomotifZone.com-Kepanjen. Sejak musim lalu bocah asal Gunung Kidul ini selalu ada di baris depan. Namun maju ke tahun ini lawan dekat mulai yang mengintai line Veda Ega Pratama. Beberapa balapan juga sempat terkalahkan rider lain sebagai pemenang.
Honda Dream Cup sirkuit Stadion Kanjuruhan, 15 September 2019 merupakan trek sulit. Chamber cepat nan licin PR bagi pembalap di sana kemarin. Apalagi bocah-bocah usia di bawah 12 ini kudu mikir line tepat dan enaknya lewat mana.
Veda terbiasa latihan trek stadion. Pengalaman jelajah sirkuit juga sudah banyak. Kesulitan trek disini adalah menaklukkan chamber. “R1, R2 dan R3 nggak bisa meleng dikit. Fokus,” bilang anak Sudharmono ini.

Memang dia lolos dulu sejak start. Tapi penilaian ada di ritme balapan Veda. Bahasanya titis memadukan titik rem, titik los gas, oper perseneling, line masuk, dan menggantungkan rpm kala chamber keluar.
Gaya Veda menjadi menjadi panutan, PR dan target rekan seangkatannya. Mungkin yang bisa lihat detail pembalap yang dekat di posisinya. Akan tahu bagaimana cara membawa laju motornya.
Congratulation Veda, masih yang terbaik…
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

