OtomotifZone.com-Gunung Kidul. Tidak ada kata menyerah. Seri 3 di sirkuit Lanud Gading Gunung Kidul Jogjakarta Minggu kemarin pasukan Yamaha Putra Anugrah sangat berat. Membawa senjata dua Seeded (Alhdila Eka Dharma-Tommy Salim) dan dua Pemula (M. Faerozi-Aldi Hendra) melawan kerasnya persaingan lawan dan panasnya sirkuit. MP1 Tommy terlibat tabrakan beruntun di start. Dilla alami trouble engine. MP3 Faerozi terkena jump start. Sedang Mp5 dan Mp6 Aldi Hendra tahap adaptasi motor.
Walau tidak memberikan hasil maksimal seri ini team bermarkas di Puh Pelem Wonogiri tersebut masih punya kekuatan di klasemen. “Mp1 masih ada harapan di empat putaran sisa seri. Tetap berusaha tampil maksimal walau hari ini gagal point. Di klasemen masih di 3 besar dan poin rapat soalnya.” ucap Tommy Salim andalan Putra Anugrah di 150cc yang pointnya diatas.
Frits Yohanes si pemilik team tetap optimis dengan crew dan pembalapnya. Mp1 dan Mp2 tahun ini luar biasa pertarungannya. Paling utama jaga point di Mp3. “Fokus di pemula jangan lupa. Faerozi tetap jadi ujung tombak di Mp3 perhitungan point.” kata Frits selesai balap Walau hanya mengemas 13 point pucuk klasemen masih dipegang pembalap bernomor 1 tersebut.

Sementara squad baru pemula di Mp5 dan Mp6 yaitu Aldi Hendra seperti dikatakan tadi dirinya memacu motornya baru seri ini. “Untuk Mp5 (150cc) setelah konfirmasi gabung dengan Putra Anugrah langsung dapat komando bikin motor buat Aldi di akhir bulan puasa. Selesai baru hari Rabu kemarin,” ungkap Heru Kate, pawang mesin Yamaha Putra Anugrah.

Konsentrasi team ini lanjut ke seri 1 YCR Purwokerto 23-24 Juli 2016 Minggu ini. Tentu seperti memulai persiapan baru yang lebih untuk tetap mengamankan gelar ganda tahun lalu serta gelar 2 tahun berturut-turut team Puh Pelem ini.
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

