BerandaHeadline4 Gelar Rotax Asia Siap Diboyong Pegokart Indonesia

4 Gelar Rotax Asia Siap Diboyong Pegokart Indonesia

OtomotifZone.com-Malaysia. Tinggal selangkah lagi para pegokart Indonesia akan menutup gelaran Asia Max Challenge 2016 dengan membawa harapan besar dipundaknya demi berkibarnya sang saka Merah Putih berkumandang dikancah Internasional.

Minggu Besok (3/9) adalah minggu krusial bagi para pegokart-pegokart Indonesia untuk mengharumkan Indonesia, putaran 6 adalah seri pamungkas gelaran AMC yang akan digelar di Sepang Kart Circuit, Malaysia, dimana 4 kelas, driver Indonesia menguasai 3 perolehan point championship dan posisi 2, namun kesemuanya mempunyai peluang sangat besar menjadi juara dimasing-masing kelasnya.

Bapak anak siap boyong gelar
Handi Hardja dan Prass

Junior Max

Dikelas ini, Prassetyo Hardja adalah satu-satunya pegokart Indonesia yang mempunyai peluang besar untuk menjadi juara Asia tahun ini, karena pegokart Indonesia lainnya seperti Akmal Ashibly, Akheela Chandra dan Ariel Andika Bahran tidak mengikuti seluruh rangkain seri AMC.

Dalam klasemen point sementara hingga putaran 5, Prass berada diposisi 2 dibawah Kane Shepherd (Thailand) dengan selisih hanya 2 point saja, jika Prass tampil konsisten seperti 3 seri sebelumnya, peluang memboyong juara Asia dalam genggamannya.

siap kawinkan gelar
Silvano siap borong

Senior Max

Ambisi untuk menyatukan gelar Juara kelas Senior Indonesia dan Asia adalah mimpi yang harus diwujudkan Silvano  Christian, apalagi setelah Minggu kemaren (28/8) berhasil menjuarai RMC Indonesia, target Minggu ini di Sepang adalah menggandengkan dan mengkawinkan tahta juara tersebut, apalagi peluang Is sangatlah besar dimana dirinya unggul dengan selisih 9 point dari Ricky Donison ( India), peluang untuk mewujudkan impian bukan isapan jempol belaka, namun akan menjadi sejarah dirinya.

Senna SN
Senna SN

DD2 Senior

99 Persen sempurna, itulah gambaran prestasi yang diraih Senna SN, hanya sempat kehilangan di putaran 3 dengan finish ke-2 saat Prefinal dan selebihnya adalah sapu bersih, membuat peluang “hattrick” kelas DD2 Senior sangatlah terbuka luwebar buwaaanget nget, rival terdekatnya harus bersusah payah mengejar ketinggalan 42 point.

Jika putaran 6 AMC ini ditutup dengan manis, Senna akan menorehkan prestasi membanggakan bagi Indonesia, dengan mengikuti Rotax Grand Final ke-7 kalinya, dimana keikutsertaan pertama tahun 2008 dikelas Junior Max, kemudian tahun 2011 s/d 2013 dikelas senior dan 2014 hingga 2016 turun dikelas DD2 Senior.

DD2 Veteran

keikut sertaan pegokart Veteran Indonesia ini patut diacungi jempol, sempat mendapat larangan melakukan kegiatan berat karena masih dalam perawatan dokter dan pengawasan keluarg akibat sakit yang dideranya, Handi Hardja tetap nekat berangkat sendiri meski tiket sebelumnya dcancel oleh pihak keluarga, hal itu dilakukan saat AMC putaran 5 Elite speedway circuit awal bulan lalu.

Masih ada sisa jarum suntik ditangannya dan kondisi badan belum fit benar, Handi Hardja nekat turun dikelas DD2 Veteran dan berhasil menorehkan prestasti yang patut diacungi jempol, apalagi dengan unggul 26 point dari Eric Mancini (Singapura), peluang untuk memboyong title juara Asia tinggal menunggu waktu saja, bermain aman cukup baginya menutup musim balap internasional dengan manis.

Micro Max

Dikelas pembibitan ini, Indonesia harus menyerahkan tangga juara pada pegokart negara lain, Sergio, Aditya Wibowo serta Calvin Wibowo harus bersabar menungg musim balap tahun depan, apalagi melihat lonjakan kemajuan yang dimiliki Aditya Wiwobo, tidaklah muluk-muluk kita bisa sapu bersih tahun depan.

Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan

 

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot