
OtomotifZone.com – Surabaya. PT Astra Honda Motor (AHM) bersama diler utama motor Honda wilayah Jatim dan NTT, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) menggelar “Sarasehan Guru SMK Jurusan TSM Honda se-Jawa Timur” di Hotel Bisanta Surabaya, Selasa (24/2). Tidak hanya di Surabaya, acara yang diperuntukkan bagi para guru SMK tersebut juga diadakan di Jember(26/2), dan Kediri(28/2), dengan diikuti sebanyak 66 SMK Jurusan TSM.

“Menggelar Sarasehan Guru SMK Jurusan TSM Honda se-Jatim ini sangat perlu, karena disini kami berharap guru dapat memahami dan dapat menjelaskan semua keunggulan Honda Smart Technology kepada para siswanya,” jelas Dendy Sean, Director PT MPM saat jumpa wartawan.
Dalam Sarasehan tersebut, semua informasi tentang Honda Smart Technology dibahas tuntas. Ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan yang selama ini telah dirintis AHM sejak 2009.
Ada beberapa syarat harus dipenuhi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang memiliki Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) untuk dapat menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK), diantaranya harus memiliki fasilitas ruang praktik bengkel, peralatan yang lengkap, dan didukung minimal 6 orang guru Teknik Sepeda Motor (TSM).

Hal itu diamini Handy Hariko, Senior Manager Technical Training PT AHM, “Dengan syarat tersebut, kami berharap uji kompetensi bisa dilakukan di SMK. Sehingga dapat dimanfaatkan oleh siswa SMK Jurusan TSM, untuk menjadi mekanik Honda sesuai standarisasi Honda.”

Selain itu, meningkatnya kebutuhan akan tenaga kerja mekanik membuat AHM harus menyiapkan sekitar 50 SMK. “Setiap bulan kami membutuhkan sekitar 200-300 orang mekanik. Maka dari itu, dengan adanya kerjasama ini akan sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan mekanik baik untuk Pabrik AHM maupun untuk jaringan Astra Honda Authorized Service Station (AHASS). Tidak hanya itu, yang terpenting lulusan SMK disini sudah mempunyai skill, sehingga mereka bisa berwirausaha,” tutup Handy.
Penulis: Hendra Sonie | Foto: HS

