OtomotifZone.com – Jakarta. Persoalan mengenai penggunaan winglet yang dilakukan oleh Ducati terlebih ketika membawa Andrea Dovizioso menjuarai seri pertama di Losail, Qatar, gaungnya masih terus terdengar hingga sekarang. Padahal keputusan yang telah dikeluarkan oleh Pengadilan Banding Federasi Balap Motor Internasional (FIM), pada Selasa (26/3) lalu telah mengesahkan legalitas penerapan winglet tersebut yang sempat diprotes oleh empat pabrikan kompetitor peserta MotoGP yakni Honda, Suzuki, Aprilia dan KTM.
Dengan hasil akhir keputusan dari FIM ini, membuat pasukan berlogo kepak sayap tunggal alias Honda juga berencana untuk bisa mendapatkan legalitas yang sama dengan cara menyertakan benda serupa seperti komponen yang digunakan Ducati di seri MotoGP selanjutnya, yaitu di Argentina.
Namun hal itu sepertinya mengalami kendala saat perwakilan tim Honda yang telah menemui Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge, pada Kamis (28/3) kemarin, justru mendapat penolakkan mengenai perangkat aerodinamika pada area swingarm milik Honda tersebut. Karena tidak dapat dijelaskan secara detail akan fungsinya.
Dan sepertinya apa yang dilakukan oleh Honda ini merupakan upaya yang disengaja sekaligus ingin menyoroti masalah soal regulasi dan juga keputusan dari FIM.
Massimo Rivola yang menjabat CEO Aprilia Racing, juga mengatakan jika nantinya bakal ada pabrikan balap lain yang akan mencoba membuat desain yang sama persis seperti yang ada di winglet Ducati yang pada intinya berfungsi sebagai alat untuk aerodinamika.
“Saya berusaha untuk mencoba ingin tahu apa yang akan terjadi apabila seseorang menghadirkan solusi yang sama dengan miliknya Ducati, namun dengan alasan sebagai pendingin ban belakang yang secara terbuka mengakui tujuannya juga untuk menghasilkan aerodinamika,” sebut Rivola.
Saat ini juga sepertinya Aprilia mulai mengerjakan perangkat yang sama persis untuk fungsi aerodinamika di area swingarm, namun dengan konsep desain sendiri. Bahkan kemungkinan besar lainnya Suzuki maupun KTM juga bakal ikut membuat pemasangan fungsi aerodinamika yang sama.
Tim Yamaha justru enggan berkomentar dan memilih diam dengan persoalan fungsi aerodinamika yang dilakukan oleh Ducati, serta terkait pada keputusan dari FIM.




