OtomotifZone.com – Bandung. Ada pepatah mengatakan “Banyak jalan menuju Roma” begitu juga ada banyak cara untuk mendapatkan best time atau waktu terbaik dalam event drag bike, pastinya dengan settingan kuda besi yang tepat. Malah bisa jadi tidak menemukan settingan yang maksimal membuat para tunner kuda besi di 201 Meter kebakaran jenggot.
Tidak hanya skill pembalap yang membuat kuda besinya semakin ngacir lhoo. Mekanik pun harus kerja keras untuk meracik mesin dan merubah chassis untuk menemukan setingan yang maksimal. Apalagi dikelas paling bergengsi di Jawa Barat kelas Sport Tune Up 155 cc Open. Salah satunya tunner Taufik SP dari team IUS Motor Ft SP76 Tex’s D2T.

“Untuk settingan motor Kawasaki Ninja dikelas 155cc Tune Up yang saya racik ini masih dalam proses. Tim kami juga mendapatkan kepercayaan dari pemilik knalpot D2T untuk meriset knalpotnya. Walaupun masih dalam tahapan riset saya cukup puas dengan hasil yang diraih event Ngabuburit bareng Drag Bike Sumber Production,” buka Taufik SP atau lebih akrab disapa Opik.

Setelah mencoba menggali lebih dalam dengan Opik, akhirnya portal ini diberikan rahasia-rahasia dibalik kesuksesan mereka di event-event drag bike, walaupun tidak semua dibeberkan secara rinci. Ternyata sang tunner akan melakukan riset dengan memaksimalkan kompresi. Opik memboyong Read Valve Racing V-Force 3 untuk memaksimalkan pengabutan bahan bakar demi mencapai pembakaran yang sempurna. Ingat Otozoner pembakaran yang sempurna, bukan mimpi yang sempurna. Hehehee eh itu ex Pet*r**N.

Andalkan Karburator PWK 38 dengan main jet 148 dan pilot jet 58 serta final gear depan 14T belakang 41T untuk karakter di sirkuit Brigif 15 Kujang II Cimahi. “Nantinya saya akan mencoba meriset bagian kompresi untuk meningkatkan power dari engine Kawasaki yang saya buat. Selepasnya saya serahkan kepada joki kami, Asep Robot untuk memaksimalkan di trek,” ujar Opik saat ditemui OtomotifZone.
Lanjut dengan diperjelas oleh Astro alias Asep Robot, “Pembiasaan settingan mesin yang baru dengan dirubahnya kompresi membuat saya lebih tertantang untuk mencapai target yang diharapkan dari tim, walaupun ada penyesuaian kembali dengan karakter mesin yang berbeda dari sebelumnya,” tutup Asep Robot.
Spesifikasi
Karburator : PWK 38
Read Valve : V-Force 3
Knalpot : D2T
Ban Belakang : IRC eat my dust 70/80
Ban Depan : Comet M1 50/60
Penulis : Ajie NS | Foto : Ajie NS

