Otomotifzone.com — JAKARTA TIMUR. Sekarang ini di dunia perotomotifan Nusantara, sedang ramai para pecandu modifikasi bermain Yamaha Mio. Skuter Metik Jepangan ini, lahir pertama kali sekitar pertengahan tahun 2000an di Indonesia.
Terus berkembang dan diminati oleh Masyarakat Indonesia hingga 2013. Tidak hanya untuk dipakai berkendara harian saja, tapi juga digemari oleh pecinta kebut-kebutan, untuk bergelut di perbalapan Tanah Air.
Dari sektor balap Drag Bike hingga Road Race sekalipun. Tentunya dari perjalanannya hingga sampai sekarang ini, Inovasi demi Inovasi bermunculan.
Maka dari itu, peminatnya sendiri dari kalangan Muda hingga Tua tidak sepi. Peminatnya tersebar kemana saja. Terutama pasar Asia sendiri. Salah satunya Indonesia.

Otomotif Zone punya tips khusus, spesial untuk Otozoners pengguna dari Yamaha Mio. Tentunya kita paham betul, akselerasi dari Mio ini begitu jauh dengan kompetitornya si Sayap Tunggal.
Walau telah bermain perubahan dari CVT, hingga ke mesin, dengan menggunakan karburator standar. Pastinya tetap kalah. Artikel kali ini ada tips dari, Kriswantoro — Mekanik asal Jakarta Timur.

“Kalau udah set up CVT, lalu bagian mesin mengikuti juga. Tentunya masih ada kurang rasanya untuk akselerasinya saat pakai Karburartor Standar. Di sini saya sarankan, lakukan pengampalasan pada bagian permukaan vakumnya,” jelas dari Wawan sapaan dekatnya, ex dari Aloon Racing tersebut.
Siapkan amplas halus sekitar ukuran 1000, papan lurus sebagai tatakannya. Lalu bensin untuk media cairan sebagai bantuan saat proses pengamplasan.

“Cara ini kita pakai dulu sekali, saat bermain 500 meter, ketika ingin memaksimalkan peforma karbu orisinil Yamaha Mio,” lanjut dari Wawan yang saat ini dengan nama Sagara Motor — Kp. Makasaar, Halim Perdana Kesuma, Jakarta Timur.
“Efeknya ialah akselerasi atasnya semakin tajam dan menitik. Tentu tenaga atasnya semakin jalan cepat. Posisi vakum ukuran standar jika dilihat saat buka full gass masih ada sisa karena mentok tutup atasnya. Setelah amplas disesuaikan pastinya bisa sampai habis ketika full gass,” tandasnya Wawan — Sagara Motor Kp. Makassad, Halim Perdana Kesuma, Jakarta Timur.

