Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Karapan drag bike milik Bodisa Motor Sport selaku Event Organizer balap ternama asal Kota Tangerang Selatan, Banten menjadi sebuah kegiatan kejuaraan balap lurus yang dinanti-nanti oleh para pecandunya. Berlangsung di Sirkuit Non Permanen Lanud TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat (2-3/1/2021) menjadi awalan bagi para team untuk menyambut tahun 2021.
Banyak torehan-torehan terbaik yang tercatat dikerasnya Sirkuit milik Bravo 90, hingga munculnya para juara-juara baru di New Normal Drag Bike 201 Meter Bodisa Seri 3. Salah satunya di kelas yang sangat diunggulkan setiap pagelaran drag bike milik Bodisa Motor Sport dan Banten sekitarnya.
Sang Raja yang tidak pernah tersentuh tahta kekuasaan podiumnya yang tidak pernah tergoyahkan, pada balapan kali ini Raja dari kelas Raja Ardian 99 harus lengser dari kursi kerajaan. Ardian 99 dikudeta paksa oleh pendatang baru asal Kampung Kawang, Kalideres, Tangerang yakni SJM Speed. Namun bagi para pecandu balap Banten khususnya Tangerang tentunya sudah mengetahui siapa ini.
SJM Speed menjadi team yang tidak diperkirakan akan mampu mengambil title juara Rx-King Frame Standard 140cc Tune Up, mampu tampil tenang dan baik bersama pembalapnya Kadir Child dengan waktu terbaiknya juga 07,951 detik. Tampil seperti pahlawan bagi tim yang dibelanya, muncul di seperempat laga hingga mampu bertengger diurutan terbaik sampai akhir laga.

“Puas serta senang banget tapi target masih terus di 7,8. Rx King ini baru banget ketemu bagusnya mas. Proses dari awal kurang lebih 3 bulan. Pertama seri 2 Bodisa hasilnya kurang, lanjut Gass Tipis kemarin masih kurang, nah sekarang banget baru dan langsung ketemu enaknya,” tutur Kadir langsung kepada Penulis.
Kadir pembalap asli Banyumas namun sudah lama menetap di Tangerang menambahkan, “motor masih ada kurangnya mas. Di atasnya masih belum maksimal di operan 4-5nya kurang sambut. Motor juga masih penyesuaian di bawah startnya soalnya kuat banget. Karakter saya sukanya lembut, jadi sampai saat ini masih ikutin karakter motor. Biar bisa makannya rajin setting terus mas,” tutup pembalap bertubuh kecil ini.

