OtomotifZone.com – Jakarta. FIM CEV musim 2019 akan segera memasuki pertengahan musim dengan menyelesaikan empat dari delapan putaran. Gerry Salim, yang turun di kelas Moto2 European Championship terus menunjukan perfoma terbaiknya, sementara Mario Suryo Aji tahun ini menjalani debut musimnya di FIM Moto3 Junior World Championship.
Kedua pebalap mencatat hasil bagus setelah bekerja keras, begitu juga dengan proses adaptasi mereka di kelas masing-masing. Mario bahkan mencatat rekor sebagai pebalap Astra Honda Racing Team dengan hasil terbaik saat menjalani debut, dengan finis di posisi keempat pada putaran pembuka.
Gerry Salim menjalani musim perdananya di Moto2 European Championship dengan kerja keras dan determinasi. Setelah mengantongi pengalaman hasil membalap sejauh 328,2 km selama menjalani empat putaran pertama musim, pebalap Indonesia tersebut kini berada di peringkat ke-15 klasemen dengan 16 poin. Gerry sudah dua kali mencatat hasil finis di posisi ke-10, yaitu di Estoril Circuit (di mana dia juga meraih posisi keempat saat kualifikasi) dan di Barcelona-Catalunya Circuit.
Pebalap Astra Honda Racing Team tersebut juga mewujudkan mimpi dengan menjalani debut di Moto3 World Championship, saat bersaing pada Grand Prix Italia di Mugello Circuit, dan mencatat performa gemilang dengan finis hanya 0,076 detik dari pebalap peraih poin.
Sedangkan, Mario Suryo Aji melakoni musim pertamanya di balapan Eropa, dan sudah mendapatkan pengalaman balapan sejauh 216,1 km dari empat putaran, di sirkuit yang dipakai balapan Grand Prix yang juga dipakai untuk MotoGP World Champioship.
Pebalap muda Indonesia, yang kini berusia 15 tahun tersebut, mencatat start yang kuat dalam karier balap di FIM CEV, dengan finis di posisi keempat di Estoril Circuit, yang merupakan hasil debut terbaik yang pernah dicatat pebalap Astra Honda Racing Team di FIM CEV. Namun, momentum awal Mario dihentikan pebalap lain di Le Mans, ketika dia ditabrak pada lap pembuka putaran di Prancis.
Nasib kurang baik kembali menghampiri Mario di Barcelona, ketika dia menderita cedera pergelangan tangan kiri setelah terjatuh, yang membuatnya tidak bisa turun pada balapan Moto3. Namun, meskipun tidak mendapatkan poin dari tiga balapan tersebut, Mario bisa berada di peringkat ke-20 klasemen dengan 13 poin.
Mulai akhir pekan ini, Astra Honda Racing Team bersiap untuk menjalani empat putaran tersisa musim ini, dengan target tetap mengembangkan para pebalap muda yang tengah menjalani debut di kelas masing-masing. Gerry Salim dan Mario Suryo Aji akan dengan bangga mengibarkan bendera Indonesia di setiap putaran FIM CEV, sekaligus mendekati mimpi mereka untuk ikut World Championship
Penulis : Nana Triana |Foto : Presna Motorsport

