Otomotifzone.com-Banjarnegara. Kejurnas memang sepi di kelas senior. Boleh berbangga event ini masih ramai di padati peserta lokal dan penonton yang berjubel sejak hari sabtu di Final Kejurnas Grasstrack Region 2 di sirkuit Pranggen, Sumberejo, Batur, Banjarnegara 19 – 20 September 2015. Kelas tukang ojek dan kelas lokal Batur bisa di bilang kelas penyelamat. Kedua kelas ini sampai melewati penyisihan lho, busyet..

“Memang antusias petani disini sangat tinggi kalau di adakan acara seperti ini. Kemarin latber juga dipadati peserta,” ujar Ainurofik, pemilik lahan yang di jadikan sirkuit. Perkebunan kubis seluas 4 hektar ini beruntung juga panen tepat waktu, sehingga ruang untuk penonton juga banyak. “Hari ini (sabtu,19/9) penonton 3000an mas, memang masyarakat sini haus hiburan,” ucapnya lagi. Lumayan steril untuk balap seri ini. Pagar BRC full mengelilingi sirkuit. Orang-orang di belakang start tak ada yang coba nongol. Siap-siap di plototin mister hulk..

Apalagi setiap sisi pagar juga di jaga rombongan MMC Body Guard yang terus di cek oleh komandan mereka, Mas Agung. Pengamanan ketat, penikmat balap juga enak nontonnya. Yang pasti penontonnya mau diatur, mantab! “Sehabis event ini lahan akan kembali di jadikan perkebunan. Jikalau akan di adakan lagi untuk balap sepertinya kami siap,” tutup Pak Rofik, sapaannya.

Sensasi balap di dataran tinggi memang banyak ceritanya. Pembalap kemarin cukup dibuat dingin dengan cuaca 20° celcius. “Semua mekanik merubah settingan di karbu. Dibuat lebih kering karena cuacanya lembab,” ucap Eas, crew Edi Aryanto di bengkel Sabdodadi pak Mbolok. Cuaca dingin mungkin sedikit terhibur dengan datanganya mbak-mbak syantik di dataran tinggi dieng. Mata sepet karena udara dingin jadi agak melek. Nggak kalah sama yang di kota. Hehe . .
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

