OtomotifZone.com – BLITAR – Gebrakan nyata ditunjukkan oleh unit “Herex” hasil racikan Sofan Sauri, atau yang akrab disapa Madhe, builder asal Jember, Jawa Timur. Dalam gelaran bergengsi RDC Walikota Blitar Cup 2026, motor garapannya sukses mendominasi kelas bergengsi Sport 4T 300cc Non DOHC Mix Rider.
Berlaga di lintasan Non-Permanent (NP) Jalan Supriadi, Blitar, motor yang bernaung di bawah bendera tim Sekar Anom HMS95 ini tampil tak terbendung. Eksekusi manis dari sang eksekutor, Yudies Kurcaci , pembalap asal Lombok, NTB, berhasil mencatatkan waktu fantastis 06.706 detik. Hasil ini sekaligus menempatkan Yudies di posisi Podium pertama.
Kemenangan ini bukan sekadar faktor keberuntungan. Madhe mengungkapkan bahwa ada penyesuaian besar-besaran yang dilakukan tim untuk menghadapi musim balap 2026, terutama terkait regulasi penggunaan bahan bakar Pertamax Turbo dari Pertamina.
”Kemenangan di Blitar ini merupakan langkah awal kami beradaptasi dengan regulasi musim 2026. Salah satu tantangannya adalah mengoptimalkan performa mesin dengan bahan bakar Pertamax Turbo,” ungkap Madhe kepada tim media.
Beralihnya bahan bakar menuntut perubahan pada sektor dapur pacu. Madhe menjelaskan bahwa dirinya harus menghitung ulang rasio kompresi dan mencari kombinasi setelan karburator yang presisi agar motor tetap bertenaga di putaran atas maupun bawah.
”Dengan bahan bakar Pertamax Turbo ini, kita tata ulang lagi mulai dari segi kompresi, nyari settingan karbu yang pas, serta beberapa detail lainnya. Semuanya demi memastikan motor tampil garang di sirkuit,” tambah sang juru racik asal Jember tersebut.
Strategi ini terbukti ampuh. Berdasarkan data Live Timing dari RJ Timing System Semarang, tim Sekar Anom HMS95 tidak hanya meraih posisi pertama lewat Yudies Kurcaci, namun juga menempatkan Deska Anak Langit di posisi kedua dengan catatan waktu 06.752 detik. Dominasi ini membuktikan bahwa riset Madhe terhadap regulasi baru telah berada di jalur yang tepat.


