OtomotifZone.com – Purwokerto. Acuan modifikasi Honda GL-Max rakitan tahun 1997 yang kental bergenre kustom ini terinspirasi dari cerita Petruk Dadi Ratu. Petruk sendiri adalah salah satu tokoh pewayangan dari Punakawan dan anak dari Semar yang diceritakan bermimpi menjadi seorang Raja.
Dengan mengutip kesimpulan cerita dari kisah itu yang lantas membuat Endri Setiawan selaku pemilik motor asal Purwokerto, Jawa Tengah kepincut untuk permak tampilan besutan pribadinya ini dengan konsep custom tulen dan tidak lupa terselip aura dari sosok Petruk.

“Saya pribadi tertarik dengan tema custom ala chopper tapi emoh yang biasa saja. Jadi harus yang nyaman dan bisa dipakai boncengin pasangan.” ujar Acong, nama hits dari Endri Setiawan, sekaligus pemilik brand apparel Kilometer 15 ini.

Meski tidak full murni chopper pada umumnya, namun aksen itu terlihat pada setang dan tangki dan dipadukan dengan sentuhan ala scrambler di perangkat motor yang sudah berusia 24 tahun ini. Agar lebih sempurna pembuatannya, Acong serahkan penggarapan di Daeng Kustom Mastery yang memang spesialis dalam urusan modifikasi motor.

“Kebetulan motor ini juga diikutsertakan di ajang Kustomfest 2020 Jogja, beberapa waktu lalu dan Alhamdulillah lolos. Dalam proses pengerjaannya pun lebih dimaksimalkan lagi biar makin berimbang antara konsep dengan cerita dari kisah Petruk Dadi Ratu yang lantas di sematkan pada motor ini,” ujar Iing, builder Daeng Kustom Mastery yang sekarang ini kian ramai berkolaborasi dengan para seniman kota Mendhoan.

Rangka asli bawaan motor tetap digunakan, hanya sasis belakang yang di ganti baru dengan ukuran 22 inch. Menurut Iing bentuk sub frame sedikit terinspirasi dari rangka belakang kepunyaan Yamaha XS-650 namun agak di ubah lagi untuk sesuaikan konsepnya.

Hasilnya, modifikasi Petruk Dadi Ratu ini bisa tampil mewah meskipun tetap sederhana layaknya cerita dalam kisah tokoh pewayangan. Salut, sob!

Penulis : Bani | Foto : Bani | Editor : Obeth
Data modifikasi :
Sokbeker depan : Honda Tiger
Segitiga sok depan : Suzuki GT Twin
Velg depan/belakang : DID 1.85×18 / 2.15×18
Ban depan/belakang : Primax 400/18
Tromol depan : Honda GL 100
Teromol belakang : Yamaha Jupiter MX 135
Sokbeker belakang : Takegawa 280
Lampu depan : Mini daymaker
Lampu belakang : LED model Honda C-70
Tangki : Custom peanut
Jok : Special custom series by Luqman creative seatmaker
Knalpot : Special custom series by CLX muffler
Cat : Black kardiac
Finishing : Chrome
Modifikator : Daeng Custom Mastery, Jl. Kauman No.25, Rempoah,
Baturaden, Purwokerto, Jateng
Telepon : 0857-2716-9678

