BerandaMotorHonda Vario Techno PGM FI 125 Helm In The Real Amphibi

Honda Vario Techno PGM FI 125 Helm In The Real Amphibi

OtomotifZone.com-Bandung. Anggapan Motor matic hanya enak di pakai keliling dalam kota salah besar bro. Terbukti, lewat terobosan baru yang dilakukan Main Dealer sepeda motor Honda Jawa Barat PT.Daya Adicipta Mustika dengan berani melakukan Riding Impression and press Gathering  dalam title “Journalist Leisure Riding” Rabu (26/12).

Dilepas Wiriadi Sucipto selaku Service Network Development Manager didampingi  Aris Djatmiko dari Corporate Communication Head PT. DAM di kantor yang bermarkas di jalan Raya Cibeureum no.26 Bandung, berlangsung singkat namun padat.

JLD (Journalis leuisir Riding) yang menempuh rute Bandung-Garut-Singaparna-Ciwulan-Karangnunggal-Cipatujah pesisir barat pantai Tasikmalaya hingga finish di pantai barat Pangandaran. Ini menjadi satu bukti bahwa Honda Vario Techno PGM-FI 125 Helm In berbasis injeksi  mampu menguasai segala medan, cuaca dan kondisi jalan bervariatif.

Perjalanan Bandung Garut yang memakan jarak tempuh 67,5 km mampu dilahap dengan enteng dan tanpa halangan berarti meskipun sempat terhalang banjir didepan PT Kahatex Rancaekek, selebihnya motor honda yang tergabung “The PGM-FI Family tour” ini melenggang sampai AHASS 1863 Surya Wijaya Garut dengan mulus semulus body Agnes Monica.

Bingung dengan family PGM-FI ? Kami melakukan gathering dengan 7 kendaraan gres dengan 5 varian motor berbasis injeksi PGM-FI, adalah dengan menurunkan kekuatan 2 unit New CB150R, 2 unit Honda Beat, 1 unit Vario Techno helm in, 1 unit Spacy helm in dan 1 unit supra X 125.

Rehat Sejenak dengan suguhan teh manis hangat, surabi oncom serta peyek kacang renyah menambah tenaga kami untuk meneruskan perjalanan mengasyikan. Cuaca extreme, terik membakar kulit dan tiba-tiba hujan deras selepas Pos 1 Garut hingga Setiawaras. 20 km menjelang AHASS 6913 Karangnunggal, ketangguhan Honda vario Techno PGM-FI benar-benar diuji di etape ini. Rombongan dihadang derasnya hujan dan hancuranya jalan yang dilalui mirip aliran lahar dingin gunung merapi.

Bebatuan yang menyembul diantara kerikil dan tanah lumpur diatas permukaan jalan aspal yang tergerus aliran air hujan terobati pemandangn indah membuat kami dapat melibas dengan santai tapi penuh perhitungan. Kontrol putaran mesin dan rebound suspensi yang nyaman memudahkan melakukan manuver ketika roda depan menemukan lobang menganga. Sekitar 37 km jalan rusak menyambut rombongan media selepas pertigaan Polres Tasikmalaya Hingga Ciwulan 20 km kearah pos 2.

Kepedulian PT Daya Adicipta Mustika (DAM) cukup memberikan rasa haru, salut diantara kami para awak media yang diajak adventure pantai barat, Ketika  Mas Miko panggilan Akrab Aris Djatmiko yang membidangi kegiatan ini dengan menjalankan program CSR berupa bantuan alat-alat sekolah dengan jumlah 8 paket kepada SDN 2 Karangnunggal Kabutapen Tasikmalaya.

Betapa mulia dan luhur dedikasi PT DAM terhadap kemajuan dan ikut mencerdaskan bangsa.

Rasa penat sedikit sirna, saat singgah di AHASS 6913 Pasundan Motor karangnunggal.  Meskipun terpencil, bengkel ini mempunyai kesibukan luar biasa dengan membludaknya konsumen yang melakukan cek fisik dan service kendaraan Honda dari berbagai varian dan dalam seharinya mampu melayani 40 sampai 45 motor. Info penting bro,  pasien bengkel Ahass ini didominasi motor matik.

Suguhan Lapis Daun pandan dan sebotol minuman soda sungguh melegakan dahaga, karena kami terbungkus rapat jaket seragam dan jas hujan komplit yang menempel ditubuh. Berbalik 180 derajat dengan kondisi motor Vario Techno PGM-FI 125 helm in yang tetap cool.

Sedikit informasi bro, full tank bbm yang diisi sebelum berangkat hingga KM 97.6 indikator BBM di speedometer hanya turun 1 strip atau bar lho !!!, gila Vario techno PGM-FI 125 Helm In emang benar-benar irit.

Jalur tengkorak

Selepas rehat perjalanan dilanjutkan menyisir pantai Cipatujah dengan jarak tempuh hampir 90 km dan 90 persen medan yang kita lalui benar-benar OFF ROAD dan jalur tengkorak.

Perjalanan 26 km sampai pantai Cipatujah tempat pos 3 kita melakukan makan siang masih belum terasa keganasan medan yang sebenarnya, Panitia sangat pandai dan pintar meninabobokan peserta dengan suguhan sea food dengan citra rasa asli pantai membuat kami gasspoll melahap hidangan.

Rehat kurang lebih 30 menit ternyata sudah dihadang oleh dahsyatnya jalan yang dilalui. Hijaunya alam pegunungan sebelah kiri dan hamparan buih deburan ombak pantai Cipatujah dan gundukan Pasir besi yang digali dari sepanjang bibir Pantai Cipatujah yang membentang panjang lebih dari 70 km penuh dengan rapuhnya jalan yang dilalui, variasi jalan yang kata orang sunda “euweuh pilihaneun” alias rusak parah benar-benar dangat menguji ketahanan fisik, mental dan emosi pengendara serta ditunjang ketanggugan performa kendaraan Vario Techno PGM-FI 125 helm in membuat jalur tengkorak ini dianggap ajang akrobat dan uji nyali.

Ketangguhan motor berlogo Sayap tunggal menggasak medan yang berebut dengan lalu lalang dump truk yang berisi berton-ton pasir besi yang memperparah jalur bibir pantai Tasikmalaya Jawa Barat “benar-benar teruji dan mampu meredam ganasnya” jalan pesisir pantai barat Jawa Barat.

Sebelum melanjutkan 3/4 perjalanan panjang, kami dimanjakan di taman wisata pantai Karang tawulan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya sambil menunggu Sunset dengan mengabadikan moment dan panorama alam pantai dengan bentang pantai memanjang membuat badan kembali fresh sambil menikmati kopi panas. maknyoss bro.

Perjalanan dari pagi, siang, sore hingga malam hari terus kami libas tanpa ampun sampai pertigaan Cijulang Grand Canyon Ciamis pun kita masih disuguhkan parahnya jalan raya yang kita lalui.

Sebelum habis jalur tengkorak Pesisi pantai Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, rombongan juga melawati  AHASS terpelosok, AHASS Setia Pusaka  Cijulang 50 km jelang masuk pantai Pangandaran.

Rentang jarak 40 KM dari pertigaan cijulang-cikambulan-parigi hinga 6 km menjelang pintu masuk Pantai Barat Pangandaran pun kami masih disuguhkan oleh buruknya jalan, namun dengan ergonomisnya jarak setir dengan posisi duduk pengendara hingga sepeda motor Honda Vario Techno PGM-FI 125 helm in disandarkan diloby Hotel, kendaraan ini tetap prima dan segar bugar, anggapan motor matic motor kota, SALAH BESAR BUNG, kami sudah membuktikan 12 jam perjalanan dengan menempuh 282.7 KM dan bahan bakar tetap irit, badan terasa tetap vit karena ditunjang dengan jok yang nyaman serta shock absorber yang mampu meredam liarnya jalan yang dilalui.

Perjalanan yang mengasyikan. Survey membuktikan, Honda Vario Techno PGM-FI 125 helm in adalah motor matic 2 alam, sanggup digeber dijalur aspal mulus dan mampu melibas terjalnya jalan serta iringan tebing curam dan juga ganasnya track.

Diakhir perjalanan sekaligus mengusir penat, kambing guling sudah melambai-lambai bak semilir angin pantai barat Pangandaran, ajibb bro… thank you badag lah bro pokoknya.

Penulis: Edi Batrawan | Foto: Edi Batrawan/imunk/ipong

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot