OtomotifZone.com-Bangka Belitung. Meski persiapan hanya satu bulan setelah PP IMI tidak menemukan Pengprov mana yang mampu menggelar grand final setelah IMI Sulawesi Utara Mundur sebagai penyelenggara, IMI Bangka Belitung akhirnya menjelma sebagai penyelamat babak akhir dari seluruh rangkaian Kejurnas Grasstrack antar region.
Sirkuit GP Kaltar Desa Air Bara Bangka Selatan Sabtu-Minggu, 23-24 Februari 2019 yang usai digelar ini menjadi saksi bersama 10 ribuan penonton yang menyaksikan gelaran nasional hasil muntahan pengprov lain karena berbagai alasan, dijawab tuntas oleh IMI Babel dibawah kepemimpinan Wahyu Dwi Cahyono selaku Ketua IMI Babel berjuang dan mempersiapkan dengan taktik sangkuriang.

Tantangan sebagai penyelenggara Grand Final GTX 2018 ini terbukti, bahwa keseriusan IMI Bangka Belitung bahu membahu dengan seluruh jajaran pengurus dan komunitas GTX Babel mampu memberikan gelaran yang menghasilkan tontonan menarik, pertarungan seru antar juara Region dari seluruh wilayah minus region 3 ini memang menjadi klimaks dari seluruh rangkaian gelaran antar region.

“Praktis persiapan kami hanya 1 bulan, tapi kami memang sangat serius agar grand final ini harus tetap terselanggara, sangat disayangkan apabila para pembalap sudah bertarung ditiap regionnya dan menjadi juara tapi tidak mendapat gelar nasional secara utuh, makanya IMI Babel sangat concern untuk membuat acara pamungkas harus sukses, dan terbukti, Alhamdulillah, kami bisa menggelarnya dengan aman, sukses dan menghasilkan juara nasional sejati 2018, disisi lain, para pembalap kita juga bisa bertarung dengan para pembalap jagoan region lain, terbukti pembalap kita tidak kalah”, papar Wahyu Dwi Cahyono, Ketua IMI Babel diamini Deny Suhendy, Kabid R2.

Suksesnya gelaran Grand Final Grasstrack 2018 ini juga mendapat apresiasi positif dari PP IMI, tidak tanggung-tanggung, Wakil Ketua Umum bidang Roda 2 dan Wadir Grasstack menjadi saksi suksesnya event akbar tersebut, “kami sangat berterima kasih kepada IMI Babel, mau menjadi penyelenggara Grand Final Kejurnas GTX 2018 setelah IMI Sulawesi Utara yang awalnya meminta jadwa menjadi tuan rumah grand final mengundurkan diri, kesiapan IMI Babel tentunya sangat membantu program grasstrack nasional, terbukti yang dipersiapankan serba dadakan sangat sukses”, ungkap Medya Saputra diamini Iwa K.

Suksesnya gelaran Grand Final Kejurnas Grasstrack 2018, sebuah jawaban, IMI Babel memang mampu dan bertanggung jawab demi kemajuan grasstrack Indonesia.
Maju terus grasstrack Indonesia.

