OtomotifZone.com-Jepang. Tepat kemarin (07/10) memperingati hari meninggalnya mantan pembalap MotoGP Norick Abe yang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jepang pada tanggal 7 Oktober 2007 silam. Saat itu Abe dilaporkan bertabrakan dengan sebuah truk saat mengendarai sepeda motor di dekat kota Kawasaki. Insiden terjadi setelah truk di depannya mendadak putar arah.
Abe dianggap salah satu pahlawan balap paling terkenal di Jepang. Norifumi ‘Norick’ Abe lahir pada tanggal 7 September 1975 di Tokyo. Dia mulai balap motor ketika ia baru berusia 5 tahun. Ayahnya adalah seorang pembalap profesional. Setelah ia selesai SMA tahun 1991. Ia pergi ke California untuk belajar balap, termasuk dirt-track. Kembali di Jepang saat berusia hampir 18 tahun. Dia ambil bagian dalam balap pertamanya All-Japan Championship pada tahun 1993 di kelas 500c dan memenangkan gelar.

Abe booming saat sebagai pembalap wild card dengan Honda NSR 500 tahun 1994. Yaitu saat Grand Prix Jepang di Suzuka. Dia berjuang memimpin sepanjang balapan dengan Mick Doohan dan Kevin Schwantz, Sial, ia kecelakaan tiga lap sebelum finish. Tapi aksinya membuahkan hasil dengan kontrak tim Yamaha Kenny Roberts untuk musim berikutnya.

Abe beralih ke tim Wayne Rainey Yamaha tahun 1997 dan 1998. Lalu pindah ke d’Antin Yamaha 1999-2002. Sebanyak 17 kali naik podium selama karir grand prix. Dengan posisi terbaik di posisi 5 klasemen akhir (1996). Dan akhirnya Abe berjuang untuk beradaptasi dari mesin 500cc 2tak ke mesin 990cc 4tak pada tahun 2002. 2003 rehat namun ia di tunjuk sebagai test rider Yamaha. Setelah menghabiskan 2003 sebagai wild card pengendara untuk proyek YZR-M1, Abe kembali MotoGP dengan Tech 3 tahun 2004 hanya di posisi 13 secara keseluruhan dan pindah ke World Superbike, dengan Yamaha Perancis, untuk musim2005 dan 2006.
Pada Tahun 2000 Norick Abe diundang oleh Yamaha Indonesia sebagai tamu Final Yamaha Cup Race di sirkuit Park Kenjeran Surabaya untuk mengisi Coaching Clinic. Namun ternyata ia ikut balap. sayangnya ia terjatuh dengan pembalap andalan Bandung waktu itu, Benny ‘Baong’ Pria team Aneka Jaya. Dan pada tahun 2003 ia kembali lagi ke Indonesia tepatnya di Yamaha Asean Cup di sirkuit Kemayoran Jakarta bersama pembalap Gp250 asal Jepang lainnya, Naoki Matsudo.
Salah satu dari banyak orang yang kagum dengan Abe adalah seorang pemuda bernama Valentino Rossi waktu itu, yang kemudian dia memakai julukan ‘Rossifumi’ (‘Norifumi’ adalah nama depan Abe). Rencana Rossi akan memakai rossifumi sebagai penghormatan di balap Motegi nanti.
Penulis : Hafid | Foto : MotoGP, Crash, Yamaha


